
Sebelum baca Author ingatkan ya jangan lupa like komen, folow.. dan vote Author sebanyak banyaknya ya....
Happy reading beb....
Mata Dion terbelak melihat wanita cantik dihapannya, dengan balutan pakaian kantor dengan atasan kemeja putih, rok span selutut dilengkap dengan blazer hitam semakin menyempurnakan penampilan.
" Selamat bpagi pak, saya kesini ingin melamar sebagai sekretaris baru bapak"kata wanita itu dengan gaya propesional.
Gio juga sangat kagum dengan penampilan wanita dihadapannya, matanya benar benar dimanjakan dengan lekuk tubuhnya yang indah.
" Benar benar cantik dan seksi, beruntungnya tuan muda memiliki wanita secantik nona Ana, dengan riasan sedikit saja dia menjelma bak putri dongeng"
" Gio jaga pandangan mu" kata Dion ketus melihat Gio yang menatap istrinya dengan pandangan tak berkedip. Gio segera sadar dan langsung mohon diri.
" Baik saya permisi, silahkan bapak interview sekretaris barunya" kata Gio sambil tersenyum.
" Kamu ini"
Gio pun segera berlalu dari ruangan Dion, dia tak ingin berlama lama disana karena hal itu akan membuat geli.
" Gimana pak Dion apakah anda berminat mempekerjakan saya" kata Ana dengan percaya diri.
" Hmmm...."
Dion berjalan mengitari Ana sambil melihat penampilan Ana yang menurutnya cukup memukau. Dion lalu mendekat dan mulai meraih pinggang Ana
" Kamu terlihat seksi sayang, aku suka..tapi kamu tidak perlu berpakaian seperti ini di depan banyak orang, cukup saat bersama ku saja"
" Maaf pak Dion kedatangan saya kesini bukan untuk mendengar penilaian anda, saya kesini untuk melamar!!"
" Sayang jadi kamu ingin jadi sekretarisku???kata Dion yang mulai menyusuri jenjang leher Ana dengan bibirnya, melihatnya sikap Dion yang semakin ganas Ana memundurkan tubuhnya.
__ADS_1
" Bisakah Anda bersikap profesional pak Dion??"kata Ana berpura pura serius.
" Oh ayolah sayang jangan terlalu serius begini!!" kata Dion sambil mendekat lagi ke arah Ana.
" Saya sangat serius pak Dion, jika anda yidak berminat maka saya akan pulang" kata Ana sambil beranjak pergi namun dengan cepat Dion menariknya
" Sayang kamu benar benar membuat ku gila, kamu punya sejuta cara untuk membuat ku penasarannya"
" Cih...anda memang sangat pandai merayu pak Dion, saya yakin jika anda punya sekretaris pasti dia akan menyerahkan semuanya untuk anda"
" Apakah itu termasuk anda nona Ana" kata Dion yang semakin erat memeluk pinggang Ana.
" Mungkin..."
" Jadi bagaimana keputusan anda.. tuan Dion apakah saya memenuhi kriteria selera bapak" kata Ana dengan seksinya membuat gairah Dion seketika bangkit.
" Kamu diatas rata rata sayang.." kata Dion tepat di telinga Ana sementara tangannya sibuk bermain di bokong Ana.
" Tidak ...cukup jadi simpananku saja"
" Ih...mas kok gitu" Kata Ana tiba tiba cemberut, dia kemudian melepaskan tubuhnya dari cengkeraman Dion.
" Jadi benar kamu ingin sekretaris??" Ana mengangguk kepalanya sementara bibirnya masih cemberut membuat Dion jadi gemas.
" Sayang kamu ngakk perlu jadi sekretaris mas, mas ngakk ingin kecantikan kamu dilihat oleh rekan rekan bisnis mas. Mas bisa mati cemburu sayang" kata Dion dengan jujur.
" Tapi mas akukan kerjanya sama mas" kata Ana memberi alasan.
" Baiklah kamu boleh ke kantor tapi bukan sebagai sekretaris mas, kamu tinggal temanin mas nanti mas akan gaji kamu"
" Ih...aku bosan mas cuman liatin mas aja, Ana juga sesekali ingin pegang komputer, jadi wanita wanita karir gitu mas"
__ADS_1
" Tapi mas tetap kurang setuju mas, Dunia bisnis itu keras kamu harus bisa kerja dari pagi sampai malam" kata Dion memberikan penjelasan
" Jadi mas ngakk percaya sama Ana, apa karena ana cuman tamat SMA mas jadi meragukan kemampuan Ana"
" Sayang bukan gitu" Kata Dion menjadi bingung menjelaskan kepada Ana.
" Mas ngakk ingin kamu kecapean" kata Dion memberikan alasan.
" Ah..mas itu cuman alasan aja"
" Sayang jika kamu ingin jadi sekretaris kamu harus sangat bentak belajar namun jika itu keinginan kamu mas akan pikirkan satu Minggu ini" kata Dion akhirnya.
" Benarkah??" mata Ana membulat senang.
" Iya tapi mungkin kamu harus sekolah lagi atau nanti mas akan pikirkan pekerjaan yang cocok untukmu"
" Gimana kalau Ana jadi OG aja mas jadi Ana ngakk perlu sekolah" kata Ana dengan polosnya.
" Sayang masa sih istri seorang CEO jadi OG mau ditaruh dimana muka mas??"
" Habisnya Ana bosan dirumah"
" Makanya kamu nemanin mas aja nanti mas kasih 30 juta satu bulan"
" Ih. itu sih maunya mas Ana juga bosan cuman liatin mas aja"
" Ya udah sayang nanti mas pikirkan lagi.."
*****Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁
See u to the next chapter*****
__ADS_1