Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 239


__ADS_3

Tiga bulan kemudian....


Andra dan Sely begitu sibuk mempersiapkan pernikahan Miko dan Sely, setelah menggelar acara lamaran secara resmi, akhirnya Sely dan Miko memutuskan untuk menikah dua bulan setelah acara lamaran dilaksanakan.


Kandungan Sely kini sudah berumur 8 bulan dan keadaan nya cukup sehat. Pernikahan Miko dan Lia akan dilaksanakan 1Minggu lagi dan hal tersebut membuat Andra, Sely, Mora dan keluarga lainnya begitu sibuk mempersiapkan pernikahan Lia, mengingat Lia sudah tidak memiliki siapa siapa selain Andra dan Mora.


Hari ini Lia melakukan fitting baju disalah satu butik ternama, kali ini Mora dan Sely menemani Lia untuk melaksanakan fitting terakhir sebelum pernikahan.


Begitu sampai disana, Sely dan Mora begitu antusias melihat Lia menggunakan kebaya putih yang begitu cantik dipenuhi dengan payet pink yang menghiasi seluruh kebaya itu.


Lia sengaja memilih menggunakan kebaya putih dengan menggunakan adat Sunda karena permintaan dari keluarga Miko yang ibunya yang adalah keturunan sunda asli sedangkan ayah Miko merupakan blasteran dari Inggris dan Jawa.


Begitu Lia keluar dari ruang ganti, mata Sely dan Mora membelak kagum karena kebaya tersebut begitu pas ditubuh Lia, tubuh montok nya begitu indah dibalut kebaya casual putih yang kelihatan begitu berkilau.


" Kamu cantik sekali Lia" kaya Mora dengan takjub


" Makasih Tante,oh ya bagaimana menurutmu Sel, apa ini cantik" Tanya Lia pada Sely


Sely tidak menjawab, ia malah memegang perutnya dan kelihatan seperti sedang kesakitan.


" Ada apa?" tanya Lia dengan panik, begitu juga dengan Mora.


" Ada apa sayang,apa kamu kesakitan??" tanya Mira sambil memegang tangan Sely yang sudah berkeringat


" Ma...ini sakit..." kata Sely dan Mora segera mendudukkan nya disofa yang berada di ruangan tersebut.


" Ma... sakitnya semakin bertambah" kata Sely dan kening nya mulai mengeluarkan keringat


" Ma, aku ganti baju dan segera menghuni mas Andra ya"


" Mbak tolong ambilkan air putih ya" kata Mora se salah satu pelayan yang ada disana

__ADS_1


" Baik Bu"


Dengan cepat pelayan itu membawa secangkir air putih dan memberikan kepada Mora.


" Minum dulu sayang" kata Mora sambil menyodorkan gelas tersebut ke mulut Sely


" Bagaimana??"


" Ah...ini sakit sekali" kata Sely dan ia tiba-tiba merasakan cairan keluar dari bagian sensitifnya dan cairan itu terasa hangat dan jumlahnya cukup banyak.


" Ma....ada cairan keluar" kata Sely sambil berdiri dan bagian bawah gaunnya basah karena terkena cairan itu


" Ya Tuhan seperti nya kamu akan melahirkan" kata Mora dengan panik


" Lia.." panggil Mora


" Ya Tante??" kata Lia yang tergesa gesa keluar


" Udah Tante, dan ia sudah menuju kesini"


" Ah... rasanya semakin sakit saja" kata Sely yang terduduk disofa sambil memegang perutnya


" Sayang kamu sabar ya, Andra akan segera datang"


" Ah... tolong sakit nya semakin kuat ma, " teriak Sely semakin menjadi jadi, ia terus menggenggam tanga Mora dengan kuat


Lia pun mengetikkan pesan agar Andra bisa segera datang karena Sely segera dilarikan kerumah sakit.


10 menit kemudian akhirnya Andra tiba dan la segera menghampiri Seli, Lia dan mamanya yang sudah menunggu nya diruang fitting.


Andra yang melihat dan mendengar Sely kesakitan langsung panik melihat Sely yang bercucuran keringat sambil menahan sakit.

__ADS_1


" Ya Tuhan apa terjadi??" kata Andra sambil memeluk Sely


" Tidak usah banyak bertanya, sekarang kita harus melarikan Sely ke rumah sakit, sudah waktunya dia melahirkan karena air ketuban nya sudah pecah"


Andra, Mora, Lia dan beberapa karyawan yang ada disana menggendongnya Sely masuk kedalam mobil dan dengan kecerdasan penuh Andra langsung melarikan Sely kerumah sakit


Selama diperjalanan Sely merasakan sakit yang luar biasa, ia terus saja berteriak membuat Andra gemetaran melihat Sely dengan kondisi seperti itu.


" Kamu sabar ya sayang, sebentar lagi kita akan segera sampai" kata Andra


" Ma... sakit.. Sely ngakk kuat ma..." kata Sely sambil terus menggenggam tangan Mora


" Kamu harus kuat sayang, kamu berdoa semoga semua nya baik baik saja"


" Setiap kamu sakit, kamu tarik nafas yang dan dalam dan membuangnya dengan perlahan itu akan mengurangi rasa sakit" kata Lia yang melihat informasi seputar mengurangi rasa sakit karena ingin melahirkan di google.


" Iya yang dikatakan Lia benar sayang, sekarang kamu coba tarik nafas dalam dan buang dengan perlahan"


Selypun menuruti apa yqnb dikatakan oleh Lia, setiap dia merasakan sakit maka ia menarik nafasnya dalam dalam dan membuangnya dengan perlahan dan itu ternyata cukup membantu nya.


Tak lama kemudian akhirnya mereka sampai dirumah sakit dengan drama yang cukup menegangkan. Andra segera melarikan Sely ke klinik bersalin dan setelah menjalani pemeriksaan akhirnya dokter memutuskan Sely untuk melahirkan secara Caesar karena air ketuban sudah mengering.


" Dok, sebenarnya usia kehamilan istri saya masih 8 bulan, apa hal itu tidak masalah??" tanya Andra


" Memang usia janin masih belum cukup dan karena ia mengalami pecah ketuban lebih awal maka mau tidak mau bayi harus segera dikeluarkan"


Jangan lupa like,komen dan vote novel ini ya... karena dukungan kalian akan sangat berguna sekali bagi author.


Jangan lupa mampir ke novel author yang 2 yang berjudul prince for an ice princess ya...udah up sampai episode 12 loh..


__ADS_1


__ADS_2