Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 115


__ADS_3

Jam hampir manunjukkan jam 03.00 sore haru, Lia dan Mora gelisah menunggu kedatangan Andra.


" Bagaimana anak yang satu ini bisa lupa hari ulang tahunnya" Kata Mora.


" Aduh gimana ini Li kalau sampai Andra ngakk datang Tante bisa malu" kata Mora semakin gelisah.


Lia lalu naik ke atas, disana ada Ana yang sedang duduk. Ia tampak begitu cantik dengan dress putih polos selutut lengkap dengan mahkota bunga diatas kepalanya.


" An, gimana ini mas Andra belum datang juga" Kata Lia dengan cemas.


" Kamu sih, kelewatan ngerjain mas Andra" Kata Ana yang tak kalah sewot.


" Ya gimana dong!!"


Anapun mengeluarkan ponselnya dan mengaktifkan kembali, ia memang sengaja mematikan ponselnya sesuai dengan arahan Lia. Begitu ponselnya menyala, mata Ana terbelak melihat ada 112 panggilan dari Andra.


" Ya ampun Li, lihat deh dari tadi mas Andra hubungi aku"


Ana dan Lia pun segera turun kebawah, tampak beberapa tamu dan anak anak panti asuhan yang sedang menunggu acara dimulai.


" An gimana nih Andra belum datang juga" Kata Mora.

__ADS_1


" Tante cobe hubungi dia" kata Ana


" Sudah An bahkan kantor Andra sudah Tante hubungi katanya Andra lagi keluar.


Ana langsung teringat pantai yang sering mereka datangi, dengan cepat Ana segera menyuruh pak Midun untuk membawanya ke pantai tersebut.


Hampir 30 menit akhir nya Ana dan Midun sampai di pantai tersebut dan ternyata dugaan Ana benar Andra sedang duduk disana menatap ombak yang sedang beradu.


Ana berjalan mendekat menghampiri Andra yang sedang duduk di bibir pantai, Ana pun duduk tepat disebelah Andra namun Andra tidak menyadari kedatangan wanita yang begitu dicintainya.


" Mas" kata Ana menoleh ke arah Andra


" Ana bahkan aku masih mendengar suara mu" kata Andra sambil terus memandang ke rah pantai.


Andra mengucek matanya berulang kali memastikan bahwa penglihatan nya tidak salah.


" Ana" kata Andra


Ana tersenyum melihat Andra yang masih kebingungan melihat dirinya.


" Ayo kita pulang,anak anak panti sudah nungguin mas"

__ADS_1


" Ini benar-benar kamukan??"


" Ya ampun mas, ini beneran Ana kok" kata Ana sambil mencubit pipi Andra dengan lembut.


" Selamat ulang tahun ya mas, semoga segala terbaik ada dalam hidup mas. Maaf Ana ngakk bisa ngasih apa apa" Kata Ana


" Mas ngak butuh apa apa, dengan kamu disini itu lebih dari cukup" Kata Andra dengan tatapan penuh arti.


" Ya udah kita pualng yuk, kasihan yang lain udah nungguin kita"


Akhirnya Ana dan Andra pun segera masuk mobil, selama di dalam mobil Andra terus saja memandangi wajah Ana dengan senyuman, baginya Ana benar benar cantik hari itu bak seorang putri.


Ana yang merasa diperhatikan jadi salah tingkah dengan tatapan Andra.


" Mas kok bisa lupa sih kalau mas hari ini ulang tahun" kata Ana sambil tersipu


" Iya nih, pikiran mas kacau dengar kamu pergi"


" Maaf ya mas ini semua idenya Lia, katanya dia ingin memberikan sedikit kejutan untuk kamu"


" Dasar bocah nakal, dari dulu sampai sekarang ngakk pernah berubah" kata Andra dengan jengkelnya.

__ADS_1


Ana tertawa lepas mendengarkan gurauan Andra, Andra yang melihat tawa Ana merasa bahagia.


__ADS_2