
" Aku tidak ingin ikut mas" kata Lia
" Apa kerena Miko??"tanya Andra dan Lia hanya melipat kan tangannya dan membuang wajah Kesalnya
" Miko tidak jadi ikut kok, mas janji ngakk akan biarin Miko gangguin kamu, tadi sebelum dia pulang mas udah tonjok wajah dia" kata Andra dan Lia langsung terkejut
" Mas nonjok mas Miko??" tanya Lia dengan wajah setengah percaya
" Iya, kan mas udah bilang siapapun yang berani nyakitin kamu pasti akan mas hajar" kata Andra
" Tapi mas!!"
" Apa kamu keberatan kamu sendiri yang bilang bahwa dia menemui wanita lain jadi mas kasih dia sedikit pelajaran"
Lia hanya terdiam mendengar perkataan Andra, entah kenapa hatinya tidak terima kalau Miko menerima kekerasan pada Miko
" Jadi Minggu depan kita ke Bali, kali ini kamu ngakk boleh nolak"
" Tapi mas!!" rengek Lia
" Gini deh, mas minta tolong nemanin Sely kerena disana mas punya beberapa pekerjaan jadi kamu bisa nemanin Sely kalau mas keluar"
" Ya ampun mas, kita mau liburan atau kerja sih" sungut Sely
" Dua duanya dong sayang"Kata Andra sambil tersenyum, ia kemudian mencubit hidung Sely dengan gemas
" Kalian ini bisa ngakk sih nggak romantis di depan aku" sungut Lia yang kesal melihat kedua sejoli ini
" Ha...ha... makanya cari pacar tuh yang benar, kamu milihnya Miko sih"
" Ih mas...suka gitu deh" kata Lia
" Udah jangan sedih sedih lagi, Minggu depan kita seru seruan di Bali" kata Andra memberikan semangat pada Lia
" Alahhh mas palingan juga Lia disana hanya sebagai penonton kemesraan kalian berdua"
__ADS_1
Andra dan Sely kembali tertawa mendengar celotehan Lia.
___________________________________________
" Yei.... akhirnya dokter bolehkan kita pergi" kata Ana sambil memegang surat ijin melakukan perjalanan dari dokter Obgyn dan Dion hanya menggeleng kan kepalanya melihat kelakuan Ana
" Ya ampun kamu kayak anak kecil saja sayang" kata Dion sambil menarik.Ana ke pelukannya dan Ana pun duduk diposisi dia diatas kedua paha Dion. Dion pun mengelus perut Ana yang sudah mulai membuncit dan berat badannya pun sudah naik diusia kandungan nya yang sudah mencapai hampir 6 bulan
" Aku senang sekali mas akhirnya setelah semuanya permasalahan yang terjadi akhirnya aku bisa menikmati liburan" kata Ana sambil tersenyum sumringah, ia begitu senang dan dengan sedikit menggoyang kan badannya diatas tubuhnya diatas tubuh Dion
" Sekarang ada permasalahan lain sayang" kata Dion dengan wajah yang cukup serius
" Masalah apa???" kata Ana
Dion membimbing tangan Ana ke bagian bawah yang mulai mengeras.
" Mass" kata Ana dengan suara manja dan wajahnya sudah mulai memerah
"Sayang" kata Dion
Dion kemudian menarik wajah Ana sedikit kearah wajahnya, Dion kemudian mendekat kan bibir nya dan ******* bibir Ana dengan lembut dan penuh dengan cinta namun ketika mereka sedang asyik memadu kasih tiba tiba ponsel Dion bergetar
Dion semula tidak memperdulikan ponselnya namun kerena itu terus berbunyi dan bergetar akhirnya dengan terpaksa Dion merogoh saku celananya dan mengambil ponselnya.
" Andra sialan bisa bisanya dia menelepon saat aku sedang asyik" kata Dion dalam hati dan ia kemudian akhirnya menghentikan aksinya
" Tunggu sebentar ya sayang" kata Dion
" Halo Ndra, ada apa??" kata Dion
" Gimana rencana untuk Minggu depan apa kalian bisa ikut??" tanya Andra
" Bisa Kok, bagaimana dengan Lia dan Miko??"
" Sepertinya bisa kok, dan bagusnya mereka sedang bertengkar sekarang jadi momennya pas deh" kata Andra dengan semangat
__ADS_1
" Berantam???" kata Dion
" Iya biasa para wanita biasanya labil bila melihat kita para lelaki dengan wanita lain meskipun dengan sepupu kita sendiri" kata Andra sambil tersenyum senyum
" Emangnya Lia masih mood untuk ikut??" tanya Dion
" Sebenarnya sih tidak tapi aku bisa memaksanya dengan berbagai alasan" kata Andra
" Wah sepertinya kamu berbakat dalam hal memaksa" kata Dion menggoda
" Sepertinya begitu, jadi kamu hati hati dengan aku, aku bisa saja memaksa Ana untuk me..."
" Diam kamu..." kata Dion sementara Ana yang bisa mendengar percakapan dua lelaki itu hanya bisa tersenyum dengan sesekali menggelitik dada Dion yang sudah setengah telanjang
" Apa persiapan.sudah selesai??" tanya Dion
" Sip mulai dari hotel, restauran dan dekorasi sudah semua selesai" kata Andra dengan mantap
Ana kembali menggoda Dion dengan mengelus elus dada Dion dan kali ini ia memberikan gigitan kecil di put1ng miliknya membuat Dion seketika mendesah
" Arghhhh" kata Dion dan Andra yang mendengar desahan Dion sedikit bingung
" Kenapa kamu???" tanya Andra
" Eh...tak apa kok, ya udah dulu ya nanti kita bahas hal ini lain waktu" kata Dion langsung mematikan ponselnya
" Eh.. dasar main matikan saja apa jangan jangan" kata Andra dengan otak yang sudah mulai negatif
" Sayang kau benar benar sudah memancingku ya" kata Dion langsung menyerang Ana, ia langsung membuka gaun yang dipakai Ana dan tampaklah tubuh yang sudah mulai berisi membuat Dion seketika terkesima dengan penampilan Ana yang baru
" Kamu seksi sekali sayang" kata Dion sambil meraba seluruh tubuh Ana
"Kamu sedang mengejek ku ya sayang karena berat badanku sudah naik hampir 8 Kilo, Anakmu ini benar benar membuat ku kesusahan" kata Ana sambil malu malu
" You are so beautiful honey, aku suka"
__ADS_1
Terima kasih sudah mampir dan membaca novel ini. Author sangat mengharapkan Like, komen dan vote serta Follow karya ini ya