
Begitu pulang dari rumah sakit Ana dan Dion memutuskan untuk pulang. Begitu sampai di rumah Dion segera memberitahukan kabar gembira pada sua keluarga.
" Kamu ngakk bercanda kan Dion, pa akhirnya kita akan menjadi kakek dan nenek"kata Shanty dengan air mata yang mengalir di pipinya.
" Selamat ya Dion ,sebentar lagi kamu akan jadi seorang ayah, kamu akan punya tanggung jawab yang lebih besar" Kata Aldi yang juga ikut terharu
" Makasih pa"
" Ingat ya kak, kamu harus menjaga kakak ipar dengan baik, aduh Ray bahagia sekali sebentar lagi aku jadi om"
" Om Ray" kata Ray dengan wajah yang sumringah
" Makanya Ray kamu juga harus secepatnya menikah agar Keluarga kita tambah rame"
" Mana mungkin sih pa, Ray kerjanya hanya keluyuran ngakk jelas"
" Kalau kamu ngakk menikah tahun ini, mama sendiri yang akan cari calon untuk kamu" ancam Shanty
" Bakalan jadi korban kedua nih, mama ah...masa di jaman ini main jodoh jodohan sih, cukup kak Dion aja ma"
" Hei...anak nakal lihat kakak kamu sekarang buktinya dia bahagia dengan wanita pilihan mama"
" Iya Ray, buktinya sekarang Kakak dapat kebahagiaan yang berlipat" Dion memandang ke arah Ana dengan bahagia.
__ADS_1
" Oh ya ma nanti malam Dion udah booking restauran x untuk Dinner malam ini, Dion ingin Keluarga kita berkumpul.
" Sayang, kamu jaga baik baik ya calon cucu mama, jangan capek capek ya. Mama tak ingin kejadian itu terulang lagi" kata Shanty sambil mengusap rambut Ana
" Iya ma, doain agar Ana dan semua nya sehat dan baik baik aja
" Aminnn" kata semua orang yang ada disana
"Sayang apa kamu mengalami mual atau muntah" tanya Shanty
" Enggak sih ma, tapi Ana mudah sekali lelah belakangan ini"
" Itu hal yang biasa sayang...makanya untuk kehamilan di semester pertama ini kamu ngakk boleh kecapean"
" Masih lima Minggu ma"
" Dion kamu harus menjaga Ana dengan baik, mama ingin kamu menuruti apa saja yang dia mau, mama ngakk ingin hal yang tidak baik terjadi cucu dan menantu mama.Ingat kamu harus belajar dari masa lalu"
" Tapi kalau Ana minta jauh dari Dion, apa Dion harus menuruti nya, Jujur saja Dion sangat tersiksa dengan hal itu" kata Dion, seketika wajah Ana kembali memerah.
"Ya ampun kok mas Dion kerjanya cuman curhat aja sih"
" Harus dong, dulu mama kamu juga ngakk mau dekat dekat mama waktu di awal mengandung kamu dan hal itu berlangsung selama 2 bulan" Kata Aldi.
__ADS_1
" Hahh?? yang benar pa??"
" Iya Di, tanya aja mama kamu"kata Aldi pada Dion, Dionpun mengarahkan pandangannya ke mamanya seolah-olah meminta penjelasan
" Iya tuh, mama juga heran tapi setelah bulan ke empat mama ngakk bisa jauh dari papa. Memang setiap kehamilan itu berbeda beda. Tapi mama bersyukur memiliki papa, dia salah suami sekaligus ayah yang baik untuk kalian "
" Kalau waktu mengandung Ray, apa begitu juga ma?? tanya Ray yang juga penasaran
" Kalau kamu mama sudah lupa" kata Shanty membuat Ray seketika cemberut
" Ha....ha.....ha...pantas aja Ray bentuknya begini" Kata Dion
" Kamu ini Dion, waktu kehamilan Ray mama ngakk ngerasain apapun, ngidam juga tidak.Waktu hamil Ray mama dan papa tidak kewalahan" kata Shanty
" Tuh...dengar kak, aku ini anak yang baik tidak seperti kakak bisanya nyusahin"ejek Ray
" Udah....kalian ini seperti kucing dan tikus saja asal ketemu ngakk bisa akur. Bisa ngakk sehari aja kalian ngakk berantem pasti mama dan papa bisa merasa tenang" kata Shanty
Ana memang semua anggota keluarga nya, dia begitu bahagia memiliki keluarga yang begitu dekat dan saling menyayangi.
" Nak kamu beruntung memiliki keluarga yang hangat seperti ini, sehat terus ya sayang. Mama dan papa sangat menunggu kehadiran mu" kata Ana dalam hati sambil memandang semua keluarga
*Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁
__ADS_1
See u to the next chapter*