Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 46


__ADS_3

Sebelum baca author ingatkan ya...jangan lupa like komen dan vote dan tambahkan jadi favorit juga agar para readers tersayang tau kalau author up


Happy reading ya..❤️❤️❤️❤️


Suara Ana tertahan karena permintaan Mia.


" Ibu mohon Ana, ibu khawatir sama Anthoni, hanya sebentar saja ibu mohon" kata Mia yang kembali memohon.


" Tapi Ana ngakk bisa Bu, Ana benar benar minta maaf" kata Ana.


" Ibu mohon kali ini saja nak, nanti ibu bantu agar Anthoni bisa menerima keadaan "


Ana berpikir keras, dia sampai tidak hati menolak permintaan Mia.


"Tapi kalau aku pergi, mas Dion bisa benar benar menceraikan ku" batin Ana.


" Maaf bu kali ini Ana benar benar tidak bisa Ana takut bu, jika Ana menemui Anthoni bisa bisa suami Ana marah besar"

__ADS_1


" Ibu mohon hanya untuk sebentar saja nak, ibu benar benar minta tolong ya nak" kata ibu Mia memohon berkali kali. Ana menjadi tidak tega mendengar permohonan Mia.


" Kalau hanya sebentar mungkin mas Dion tidak akan mengetahuinya" pikir Ana


" Baiklah Bu, Ana datang tapi hanya sebentar saja, kirim saja alamat klinik nya"


Ana pun bersiap untuk pergi, setelah menerima alamat klinik tersebut Ana segera memesan ojek online. Kali ini Anapun melakukan kesalahan untuk kedua kalinya.


Ojek online pesanan Ana pun datang, Ana pun segera naik dan menuju klinik tempat Anthoni dirawat dan tanpa disadari Ana ada sedan hitam yang sedang mengikuti dirinya.


Tak lama melaju di atas jalanan Ana pun sampai di klinik yang dimaksud, lalu ia menanya resepsionis dimana ruangan Anthoni lalu Ana segera bergegas ke ruangan tersebut.


" Selamat pagi Bu" sapa Ana. Mendengar suara Ana, Anthoni segera bangkit dengan semangat. Wajahnya terlihat berbinar melihat wanita yang dicintainya benar benar datang di hadapannya.


"Sayang akhirnya kamu datang juga" kata Anthoni yang tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.


" Ayo masuk nak" kata Mia menuntun Ana masuk ke dalam ruangan Anthoni.Kali ini perasaan Ana benar benar tidak enak, ada perasaan bersalah yang sangat amat besar di dalam hatinya.

__ADS_1


" Mas Anthoni kabar nya gimana??" tanya Ana


" Mas udah baikan kok apalagi sekarang kamu ada disini" kata Anthoni tersenyum lebar.


" Maafin Ana ya mas, gara gara Ana mas sampai babak belur begini"kata Ana


"Ga apa apa kok sayang"


" Jangan panggil Ana dengan sebutan itu lagi mas, Ana udah punya suami dan Ana berharap ini pertemuan kita yang terakhir, Ana mohon jangan ganggu kehidupan Ana lagi"


" Iya nak, ibu juga setuju dengan Ana, dia sudah menikah dan punya keluarga kamu harus menghargai keputusan Ana " kata Mia


" Ngakk bisa Bu, Anthoni ga bisa hidup tanpa Ana, Ana mas mohon jangan tinggalkan mas" rengek Anthoni.


Tiba tiba saja ponsel Ana berdering ternyata Dion sedang menghubunginya,dengan tangan yang gemetar Ana pun mengangkatnya.


"Ha..halo mas" kata Ana dengan gugupnya

__ADS_1


" Kamu pulang sekarang, kamu benar benar tidak menghargaiku sebagai suamimu" kata Dion dengan nada yang penuh amarah.


Tanpa pamit Ana segera beranjak keluar dari ruangan tersebut, jantungnya berpacu dengan sangat cepat, pasti Dion sudah mengetahui dirinya pergi menemui Anthoni.


__ADS_2