Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 93


__ADS_3

Dion terpana melihat kepergian Ana, kesedihan semakin terasa kuat dirumah itu.


" Ini gara gara kamu Dion, seandainya kamu tidak bisa bertindak tegas pasti Ana tidak akan pergi" kata Shanty dengan marahnya.


" Dan kamu Karin kamu itu perempuan apa kamu tidak sadar kamu itu telah merusak rumahtangga anak dan menantu saya" Shanty berteriak karena merasa kan puncak kemarahan yang sangat luar biasa.


Karin dan Dion hanya diam saja, tiba tiba saja Aldi dan Ray datang menghampiri mereka karena mendengar keributan yang ada dirumah itu.


" Ada pa ini ma kok ribut ribut disini"


" Ini ma Ana pergi dari rumah karena mendengar Karin hamil anak Dion"


" Apa??" kata Ray dan Aldi saling bersamaan


Aldi mendekat ke arah Dion dan langsung menampar wajahnya.


PLAKKKK


"Apa ini ajaran papa padamu kamu menyakiti hati wanita yang telah berkorban banyak untuk keluarga ini"


" Ma,, maafin Dion pa" kata Dion sambil tertunduk sedih.


" Seharusnya kamu bisa menilai mana yang baik untukmu dan keluarga ini. Jangan jadikan amnesia mu sebagai alasan. Pikiran kamu bisa lupa tapi hati kamu ngakk bisa berbohong" Kata Aldi begitu yang menohok kepada Dion.

__ADS_1


" Kalau kamu ingin Menikahi wanita ini pergilah jangan bawa dia ke rumah ini dan ingat hanya satu menantu dirumah ini yaitu Ana" kata Aldi sambil berlalu entah kemana.


Suasana dirumah itu menjadi hening, Shanty dan Ray juga bergegas meninggalkan Dion dan Karin.


"Dion terduduk sambil meremas rambutnya dengan kasar.


" Mas bagaimana dengan hubungan kita, aku ingin kita segera menikah" desak Karin.


" Tolong untuk saat ini biarkan saya sendiri, saya butuh waktu untuk mencerna semua masalah ini"


" Tapi mas Karin butuh kepastian,Karin ngakk ingin bayi ini lahir Tanpa seorang ayah" kata Karin sambil mengelus perutnya.


___________________________


Ana pergi meninggalkan rumah besar itu, ia tak tahu kemana arah tujuannya.Dia ingin pulang ke rumah Pamannya namun ia takut dengan bibinya, pasti dia tidak akan menerima dirinya dengan status saat ini.


" Halo Lia kamu Dimana??"


" Aku ada di kos emang kenapa, butuh teman curhat ya??" kata Lia Setengah bercanda


" Aku kesana ya Lia, kamu kirim alamatnya" kata Ana


Ana akhirnya pergi ke kosan Lia, begitu sampai disana Lia terkejut melihat wajah Ana yang sembab serta mata yang bengkak.

__ADS_1


" Kamu kenapa An?? tanya Lia


"Kamu pasti disakiti Dion lagi kan??" kata Lia memastikan


Ana menangis kemudian ia menceritakan semua yang terjadi padanya. Tak terasa airmata Lia juga ikut menetes.


" Kamu yang sabar ya An!"


" Entalah Lia seperti nya cobaan hidup ini tak kunjung selesai, rasanya aku ingin pergi saja dari semua keadaan ini"


" Jadi rencana kamu seterusnya apa??"


" Aku ngakk tau, sebenarnya aku ingin pergi jauh dari kota ini tapi ngakk ada keluarga selain Paman dan Bibiku"


" Bagaimana kalau kita kerja di toko kue Tante ku, tokonya ada di Bandung. Kebetulan aku juga akan kerja disana!"


Ana berpikir sejenak dan ia lalu mengangguk kan kepalanya.


" Baiklah Li, aku rasa pergi darisini akan lebih baik".m


" Kamu yakin akan meninggalkan Dion??" tanya Lia mempertanyakan kepastian Ana.


" Iya Li mungkin ini jalan yang terbaik" kata Ana sambil menghembuskan nafasnya.

__ADS_1


" Baiklah kita berangkat blusa sebaiknya kamu siapan hatimu untuk meninggalkan semuanya. Kamu harus bangkit dan memulai hidup yang baru" kata Lia memberi kan Semangat untuk sahabat nya itu.


Ayo like , komen dan vote author sebanyak banyaknya ya.......


__ADS_2