
Lisa yang mendengar tangisan Ana yang begitu memilukan segera menghampiri Ana setelah Anthoni pergi. Hati Lisa begitu tersayat melihat Ana yang terus saja menangis dengan posisi meringkuk di tempat tidur.
" Nona sudahlah jangan menangis lagi kasihan bayi yang ada di dalam kandungan nona"
" Tolong aku...tolong aku..." kata Ana sambil memegang tangan Lisa dengan kepala menengah dengan airmata yang tidak pernah kering karena meratapi nasibnya.
" Ma...maaf nona aku tidak bisa menolong mu" kata Lisa. Ia pun duduk di dekat Ana dan mulai memijit pundak Ana dengan pelan.
" Aku minta maaf nona karena tidak bisa menolong mu"
" Tapi kalau kamu mau kamu bisa melakukannya, aku janji akan memberikanmu apapun yang kamu minta" kata Ana dengan penuh harap.
Melihat kondisi Ana yang begitu menyakitkan, Lisa sebenarnya tidak tega melihat Ana begitu tersiksa karena tidak bisa kembali pada suaminya. Ia juga pernah merasakan sakit jika seseorang yang kita cinta tidak bisa bersama.
" Tidak ada yang bisa kulakukan nona, aku tidak mungkin bisa menolong mu keluar dari tempat ini. Nona bisa lihat sendiri begitu banyak pengawal yang disewa tuan untuk menjaga nona. Sepertinya dia begitu mencintai dan menginginkan nona"
" Tapi kamu tau Lisa aku tidak mencintai Anthoni, aku akan milik mas Dion dan akan selamanya jadi seperti itu. Lebih baik aku mati saja jika harus menikah dengannya"
Lisa terdiam sambil menatap wajah sayu Ana, wajah itu sangat pucat dan memancarkan kesedihan yang mendalam, ingin rasanya Lisa menolongnya namun karena terikat perjanjian dengan Anthoni dia hanya bisa menjadi saksi atas kejadian yang dialami Ana.
" Non, sebaiknya anda makan dulu"
" Aku tidak mau makan Lisa,"
" Tapi makanlah setidaknya untuk bayi dalam kandungan nona"
Ana memegang perutnya dan kembali menangis.
" Aku...aku ingin pulang Lisa, aku begitu merindukan suami dan keluarga ku" Isak Ana dalam tangisan nya"
__ADS_1
Lisa pun memeluk Ana sambil menepuk beluk pundak Ana, Lisa baru tahu kekuatan cinta mampu mengalahkan segalanya termasuk harta dan sejenisnya.
" Sebenarnya jika nona menikah dengan tuan muda, nona pasti akan bahagia dia mampu memberikan segalanya untuk anda "
" Sayangnya aku tidak bahagia Lisa, aku hanya akan mencintai dan menyayangi mas Dion, dia adalah cintaku"
Ana lalu bangkit dan berjalan menuju arah jendela kamar itu, ia lalu membuka gorden yang selalu tertutup itu.
Ia melihat keluar dan melihat mentari pagi menyinari kamarnya.
" Mas segera lah datang dan jemput aku, aku begitu merindukan mu"bisik Ana dengan pelan.
Lisa yang melihat Ana hanya mampu berdoa supaya Ana mendapatkan apa yang dia mau. Jujur saja melihat kondisi Ana yang seperti ini membuat ia merasa kasihan, ia juga dapat memaklumi perasaan Ana sebagai seorang wanita.
____________________________________________
" Sudah boss tapi untuk tempat tinggal Anthoni belum ada kepastian karena dia tinggal di beberapa kota karena perusahaan Farma grup yang dipimpinnya oleh Anthoni memiliki cabang 12 perusahaan jadi kami harus telusuri satu persatu"
Semua yang ada di rumah Andra tampak tegang mendengar percakapan antara Dion dan Bram, karena Dion sengaja menspeaker ponselnya agar semua yang ada disana bisa mendengar.
" Baiklah segera awasi dan segera temukan tempat tinggal Anthoni saat ini, jika kamu berhasil menemukannya dalam waktu cepat maka gaji akan saya naikkan dua kali lipat" kata Dion
" Siap boss saya akan usahakan yang terbaik"
" Dan satu hal lagi lakukan pengintaian dengan sangat hati hati, jangan sampai mereka mencium gerak gerik kalian" perintah Dion
" Baik boss" kata Bram
Begitu mengakhiri pembicaraan nya, suasana di ruang tamu kediaman Andra menjadi lebih tegang dari sebelumnya.
__ADS_1
" Apa kalian yakin kalau Anthoni pelakunya???" tanya Miko yang juga turut berada disana.
" Untuk saat ini dialah yang berpotensi melakukannya itu" kata Dion dengan nada rendah
" Tapi untuk apa dia melakukan itu?? Apakah dia rival bisnis mu???" tanya Miko lagi
" Setau aku memang saat ini rival dari Wiratmadja grup adalah Farma grup" kata Andra menjelaskan
" Selain itu masa lalu adalah pemicu utama dari penculikan ini" kata Dion dengan lemas
Semua mata yang ada disitu tampak.meminta penjelasan apa yang sudah terjadi di masa lalu antara Dion, Ana dan Anthoni.
Dengan menarik nafas yang dalam akhirnya Dion menceritakan apa yang telah terjadi pada mereka sejak 4 tahun yang silam, mulai dari pernikahan, insiden penusukan Ana sewaktu di mall, dan serta dirinya yang telah mencemarkan nama baik Anthoni agar sulit mendapatkan pekerjaan.
" Ya ampun kak, seharusnya kamu tidak melakukan itu pada Anthoni, seharusnya setelah keluar dari penjara dia berhak menjalani hidup yang lebih baik"
" Iya mas Dion benar benar egois" kata Lia yang juga emosi
" Tapi aku melakukan itu hanya untuk melindungi keluarga ku, aku tidak ingin dia mengganggu Ana lagi"
" Tapi hal itu salah Dion, lihat sekarang apa yang terjadi pada Ana, aku bisa pastikan dia adalah pelaku dari semuanya ini.Dan untuk melakukan ini dia sudah memikirkan dengan matang"kata Andra
Seketika itu Dion dihinggapi rasa bersalah dan sekarang dia sudah menerima
konsekuensi dari tindakan nya dimasa lalu.
" Aku memang bersalah dan aku mohon tolong bantu aku untuk menemukan istriku" kata Dion dengan nada memohon.
Terima kasih sudah mampir dan membaca novel ini. Author sangat mengharapkan Like, komen dan vote serta Follow karya ini ya...
__ADS_1