Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 219


__ADS_3

Akhirnya setelah hampir setengah jam memasak bersama, Lia, Ana dan Sely menyelesaikan nasi goreng buatan mereka.


Saat memasak Ana tampak sangat lihai sekali, nasi goreng kampung buatan Ana tampak begitu menggoda, sampai sampai Lia beberapa kali untuk mencobanya.


" Aduh..dasar gembul kalau begini mas Dion dan Andra ngakk akan kebagian" kata Ana sambil menggelengkan kepalanya


" Habisnya enak banget sih An, udah lama juga aku ngakk makan masakanmu. Aku kangen sekali" kata Lia sambil menyendok nasi goreng itu lagi ke mulutnya


" Wah ternyata kak Ana jago sekali memasak, selain cantik kakak juga pandai memasak" puji Sely


" Wah sejak kapan kalian main kakak adek" kata Lia sambil tertawa cekikikan


" Emangnya salah ya??" tanya Sely


" Enggak sih malahan aku senang melihatnya, tidak ada lagi salah paham diantara kalian" kata Lia sambil mengedipkan sebelah matanya kepada Ana dan Sely


" Ya udah ayo kita panggil Mas Dion dan panggilin mas Andra supaya kita makan bersama, entar semua nasi goreng ini habis diembat Lia" kata Ana


Ana dan Selypun memanggil suami mereka masing masing. Ana masuk ke kamar dan melihat Dion sedang rebahan, ia menghampiri Dion dan ternyata dia sudah tertidur.


Ana memandang wajah Dion dari dekat, hatinya dipenuhi oleh rasa bahagia yang tidak bisa diungkapkan. Ia mencium pipi Dion yang sedang tertidur lelap dan alangkah terkejutnya Ana tiba tiba saja Dion menarik nya dan memeluknya dengan erat.


" Ya ampun mas ternyata kamu belum tidur" kata Ana sambil malu malu karena ketahuan mencium Dion.


" Cium aku sekali lagi"kata Dion


" Ih...mas curang!" kata Ana sambil memukul dada Dion dengan lembut.


" Kita makan yuk mas, aku dan Sely sudah memasak untuk kalian"


" Loh bukannya Lia yang harus nya bantuin kamu" kata Dion keheranan

__ADS_1


" Iya bantuin makan mas" kata Ana sambil tertawa


" Apa Sely masih marah??" tanya Dion


" Sepertinya sih tidak mas, malahan sekarang dia memanggil ku kakak"


" Kok bisa??" tanya Dion


" Aku udah kasih pengertian dan sepertinya dia menerimanya, Sely hanya wanita yang takut kehilangan suaminya, dia hanya parno aja dia pikir mas Andra masih mencintaiku"


" Kamu memang wanita luar biasa sayang, kamu punya pesona yang luar biasa" puji Dion


" Ya udah mas lebih baik kita makan yuk pasti mereka sudah nungguin kita"


Akhirnya Ana dan Dion pergi ke meja makan dan ternyata benar Sely, Lia dan Andra ternyata sudah menunggu Ana dan Dion


" Ya ampun kalian lama amat sih, Kita sampai jamuran nunggu nya" celoteh Lia


" Ya udah kita makan yuk" kata Andra


Setelah mengambil makanan masing masing, mereka pun akhirnya makan bersama meskipun hanya nadi goreng dan telor ceplok makan malam itu terasa hangat dan nikmat, apalagi ada acara suap suapan diantara dua pasangan tersebut.


" Kalian ini bikin iri aja" kata Lia yang cemburu melihat kedua pasangan itu saling memperhatikan.


" Makanya kamu cari jodoh Li, biar bisa kayak kita" ejek Andra


" Habisnya mas Miko belum seriusin aku mas"


" Apa?? aku tetap tidak setuju kalau kamu sama Miko" kata Andra


" Memangnya kenapa sih mas, kayaknya Miko orang nya baik kok, mereka adalah pasangan yang serasi" kata Sely

__ADS_1


" Iya nih mas Andra! Kenapa sih Miko sekarang udah banyak berubah bahkan belakangan ini dia tidak mau lagi pergi ke club'" kata Lia membela Miko


" Apa kau tertarik padanya??" tanya Andra dengan serius


" Ya begitulah.." kata Lia


" Ya ampun ternyata sahabat ku si gembul ini bisa jatuh cinta juga" kata Ana dengan senang.


" Aku harap kau lebih hati hati dalam memilih pasangan, mas tidak ingin kamu salah pilih"


" Iya mas Lia ngerti, Lia juga masih ingin melihat keseriusan Miko sama Lia"


" Baguslah dan mas pastikan jika Miko masih belum berubah lebih baik kamu tidak usah dengannya" tegas Andra


" Mas jangan gitu ah, aku bisa lihat kok dia sangat menghargai dan menyayangi Lia jangan buat alasan yang tidak tidak mas, biarkan Lia dan Miko menentukan masa depan mereka" kata Sely


" Benar tuh Andra, sejauh yang aku lihat Miko tampaknya serius Lia walaupun aku hanya meliha nya beberapa hari ini tapi aku punya feeling dia serius sama Lia" kata Dion


Andra mengela nafas panjang, memang selama beberapa bulan terakhir ini Miko memang tampak intens mendekati Lia namun segala kebiasaan buruk Miko membuat Andra khawatir terhadap mas depan Lia.


" Terserah kamu saja Lia, aku tidak akan mengekang atau melarang mu, kau berhak menentukan masa depan mu sendiri. Mas hanya tidak ingin kau salah dalam memilih pasangan, karena menikah itu adalah pasangan seumur hidup" kata Andra pada akhirnya


Dan begitu makan malam itu selesai, mereka kembali ke kamar mereka masing masing. Ana dan Dion begitu berpelukan sangat erat karena selam beberapa malam mereka tidur terpisah.


" Akhirnya aku bisa memeluk mu lagi sayang" kata Dion dengan bahagia pandangannya tidak lepas wajah cantik Ana


" Jangan pernah pergi lagi, aku bisa gila atau bahkan bisa mati tanpa dirimu" lanjut Dion


" Kalau aku mati, kau pasti menikah lagi" kata Ana dengan asal.


" Jangan berkata begitu sayang, kau tahu aku begitu mencintaimu"

__ADS_1


Terima kasih sudah mampir dan membaca novel ini. Author sangat mengharapkan Like, komen dan vote serta Follow karya ini ya...


__ADS_2