Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 234


__ADS_3

" Untuk apa sih aku pakai hau beginian??" kata Lia dengan risih


" Wah kamu cantik sekali loh pakai gaun ini"


Gaun merah selutut begitu sempurna membungkus tubuh seksi Lia, dia tampak begitu cantik dengan sedikit riasan wajah yang dipoles oleh Ana di wajahnya.


" Ah...aku tidak nyaman gaun ini terlalu pendek" keluh Lia


" Udah sesekali tampil cantik Li"


" Ini ada acara apaan sih, kok aku ikut dibawa bawa" kata Lia sambil terus memperhatikan dirinya di cermin dan walaupun ia mengakui ia terlihat berbeda namun ia tetap saja merasa tidak nyaman


" Ini acara pertemuan dengan mitra kerja sekalian ada acara makan siang dengan keluarga karena itu kamu harus tampil menawan, siapa tau ada yang kecantol sama kamu" kata Sely sambil tersenyum senyum sambil melihat Ana


" Ih...kita kesini mau liburan atau kerja sih" kata Lia dengan sewot


" Kan tadi kak udah bilang, siapa tau ada laki-laki pengganti Miko" kata Sely sambil mengelus elus pipi Lia


" Ih.. apaan sih" kata Lia


" Udah ayo kita berangkat, nanti mereka karatan nunggu kita"


" Ya ampun bisa tidak aku disini saja"


" No...no.. kamu harus ikut ya sayang"kata Ana sambil mendorong tubuh Lia ke luar


Akhirnya mereka tiba ditempat acara, sebuah restauran yang tepat dipinggir pantai yang dekat dengan hotel tempat mereka menginap dan sudah didekorasi cukup cantik lengkap dengan beberapa pasang kursi yang sudah dihias dengan bunga mawar merah dan putih.


Lia sedikit berpikir apakah ini benar teman untuk bertemu dengan teman kerja.

__ADS_1


" Loh kok beginian tempat nya??" tanya Lia sedikit kebingungan


" Memangnya kenapa??" tanya Ana


" Ina mah terlalu romantis" kata Lia


" Kan tadi udah kita bilang siapa tau kamu dapat jodoh disini jadi kita butuh kesan romantis" kata Sely


" Ih... kalian ini benar benar" kata Lia yang hendak menerkam dua wanita yang kini sudah jadi sahabat nya itu


Tak lama kemudian Dion dan Andra pun datang menghampiri mereka, kedua nya dengan senyuman yang menawan membuat Lia hanya bisa menelan ludah.


" Bagaimana dia ada dimana??" tanya Ana berbisik kepada Dion


" Dia masih siap siap katanya ia sangat grogi" kata Dion tepat ditelinga Ana seolah mereka kelihatan mesra dan begitu juga dengan Sely dan Andra yang juga saling berbisik.


" Jangan gitu dong sayang, kamu jangan marah"


Tiba tiba saja datang seorang gadis yang datang membawa sebuket bunga putih dan berjalan tersenyum ke arah mereka. Lia begitu terkejut karena wanita itu adalah orang yang dilihatnya bersama dengan Miko.


" Wanita itu?? kenapa dia ada disini??" pikir Lia dan ia segera memalingkan wajahnya dari wanita itu.


Tak lama kemudian terdengar alunan lagu yang begitu romantis, A thousand Year by Christina Perri mengalun begitu merdu. Wanita cantik itu datang menghampiri Lia dan memberikan sebuket bunga itu untuk Lia.


Jantung Lia berdegup kencang dan tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Karena merasa tidak enak Lia menerima buket bunga padahal ia sama sekali tidak tahu apa arti dari semua yang terjadi.


Lia memandang kearah Ana dan Sely yang sedari tadi senyum senyum menatap Sely. Belum selesai keterkejutan Lia tiba tiba sekelompok penari dengan baju balerina datang dan mulai menari dan mengelilingi Lia dan salah seorang dari mereka meletakkan sebuah mahkota bunga dan memakaikannya di kepala Lia.


Jantung Lia semakin berdenyut kencang dan ia mulai kelihatan bingung, ia ingin bertanya pada Ana dan Sely tapi kerena para penari itu masih mengelilingi Lia, Lia hanya bisa diam dan sambil celingukan melihat sekeliling.

__ADS_1


" Apa yang sedang terjadi, apa mereka sedang mengerjai aku"


Belum hilang keterkejutan Lia, tiba tiba sejumlah balon warna warni entah darimana asalnya tiba tiba lepas dan berterbangan di udara.


Pemandangan itu membuat Lia seketika takjub melihat hatinya sedang bertanya tanya


" Indah sekali" kata Lia dengan spontan


" Sebenarnya ingin ada apa??"


Lia mencoba mengingat apakah ini adalah bulan kelahiran nya tapi ia yakin bahwa ia tidak ulang tahun dihari ini.


Tak lama kemudian akhirnya sang pangeran yaitu Miko akhirnya datang dengan tampilan yang begitu menawan. Dibalut tuxedo biru serta tataran rambut yang sudah dirapikan membuat ia kelihatan beda dari biasanya.


Lia terkesima melihat Miko yang berdiri dan tersenyum kerahnya. Dengan perlahan selangkah demi selangkah Miko datang menghampiri Lia yang masih dikelilingi oleh para penari itu.


" Apa maksud dari semua ini??"


Akhirnya Miko semakin dekat dengan Lia dan Lia merasa jantungnya hampir copot dan bertanya tanya apa yang akan dilakukan Miko pada nya.


" Apakah dia ingin minta maaf?? ah...aku rasa ini sangat berlebihan"


Miko akhirnya tepat dihadapan Lia dan para penari penari Indah itu aku menepi dan mempersilahkan Miko mendekati Lia yang masih kelihatan bingung.


Kini Miko tepat dihadapan Lia, Miko tersenyum melihat Lia yang tampak begitu menawan, ia bangga karena gaun yang ia pilihkan begitu pas dan cocok untuk pujaan hatinya.


Lama Miko menatap Lia membuat yang ditatapnya menjadi salah tingkah.


Terima kasih sudah mampir dan membaca novel ini. Author sangat mengharapkan Like, komen dan vote serta Follow karya ini ya

__ADS_1


__ADS_2