Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 141


__ADS_3

Sebelum baca Author ingatkan ya jangan lupa like komen, folow.. dan vote Author sebanyak banyaknya ya....


Happy reading beb....


Dion yang begitu curiga dengan sikap istrinya menyuruh Gio menyelidiki sisi TV yang ada di toilet hotel temapat Violin dan Max menikah. Dan dengan segala konoksi yang dimilikinya Gio serta Wiradmadja Grup dengan cepat Gio segera mendapatkan sisi TV yang diminta Dion.


Begitu Gio sampai di kantor ternyata Dion sudah menunggu rekaman sisi TV tersebut.


" Ini pak Dion rekaman sisi tV yang bapak minta"


" Bagus"


Dengan tidak sabar Dion segera menyalakan rekaman tersebut ke dalam laptopnya.Diom dan Gio begitu seksama memperhatikan Ana saat masuk ke kamar mandi, ternyata Andra sudah mengikutinya dari belakang, dan setelah Ana keluar dari kamar mandi, dia begitu terkejut melihat keberadaan Andra.


Dion begitu serius melihat rekaman sisi TV tersebut dan Untungnya dalam rekaman tersebut tidak ada yang terjadi antara Ana dan Andra, selain hanya beberapa percakapan. Dion menarik nafas lega tapi ia begitu geram dengan Andra.


" Berani beraninya dia mengikuti istri ku, aku harus menyediakan pengawal untuk Ana, supaya Andra tidak bisa macam-macam padanya. Bisa saja Andra menculiknya ketika Ana lengah"


" Gio segera Carikan pengawal yang terbaik untuk istri ku, aku tidak ingin dia kenapa Napa"


" Baik pak, bapak butuh berapa orang??"


" Tiga orang dan pastikan mereka yang terbaik"


"Siap pak"


Begitu Gio mendapat perintah dari Dion, dia segera menghubungi pengawal terbaik dan segera menyuruh untuk berjaga didepan keluarga Wiradmadja.


__________________________________________

__ADS_1


Ana baru saja bangun pagi, padahal jam sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi. pesta semalam membuatnya tenaganya benar benar terkuras. Ana melihat ke sampingnya tempat mas Dion biasa tidur ternyata Dion sudah tidak ada lagi di sampingnya.


Ana segera membersihkan tubuhnya dan segera turun untuk sarapan. Ana pun sarapan seorang diri sementara yang lainnya sudah sarapan duluan.


" Kamu udah bangun sayang??x kata Shanty yang datang dari arah kamarnya.


" Iya ma, maaf ya ma Ana telat bangun nya"


" Emangnya semalam kalian pulang jam berapa??"


" Entahlah ma tapi sudah larut malam dan Ana benar benar capek"


" Nanti sehabis sarapan, kita nge mall yuk udah lama juga kita ngakk shoping bareng"


" Emangnya mama mau beli apa??"


" Itu kado untuk teman mama, anaknya mau nikah minggu depan jadi bantuin mama belu kado yang bagus, sekalian mama mau lihat lihat barang bagus"


Akhirnya setelah selesai sarapan dan ganti bajunya Ana dan Shanty segera keluar untuk berbelanja. Namun alangkah terkejutnya mereka melihat tiga orang berbadan tegap serta berpakaian rapi layaknya seorang boss.


" Loh mereka ini siapa ma??"


" Dari penampilannya sih mereka ini bodyguard"


" Hah?? tapi untuk apa mereka disini???"


" Mama juga ngakk ngerti an, lebih baik kamu hubungin Dion, ini pasti ulah nya.


Anapun segera menghubungi Dion demga. ponsel nya.

__ADS_1


" Hallo" kata Dion dari seberang.


" Mas ini orang bertiga yang didepan rumah mau ngapain sih??"


" Itu bodyguard sayang!!" kata Dion menjelaskan.


" Untuk apa sih sayang?? "


" Sayang itu untuk menjaga kamu"


" Hah??aku?mm ngapain sih mas kok pakek bodyguard segala. Ini ngakk lucu deh mas, Ana ngakk nyaman kalau begini"


" Sayang. .mas khawatir bisa saja Andra tiba tiba menemui kamu,sama waktu di toilet hotel semalam???"


Ana begitu terkejut saat Dion mengetahui pertemuan dirinya dan Andra.


" Ko...kok mas bisa tau??" kata Ana demga nada yang sudah muali takut, ia takut kalau sampai Dion salah paham padanya.


" Kamu ngakk usah takut sayang, mas tau kamu ngakk akan khianatin mas.Mas takut nya jika Andra sampai macam macam sama kamu apalagi kondisinya jiwanya sedang tidak sehat"


" Mas Andra itu ngakk mungkin nyakitin Ana, percayalah mas. Ana ngakk butuh bodyguard ini mas, terlalu berlebihan menurut Ana"


" Pokoknya mas ngakk mau bil resiko, mulai hari ini kamu harus selalu dikawal pengawal. Ini perintah bukan permintaan."


" Ih..ma gitu bangat sih.." kata Ana sambil cemberut"


" Ini mas lakukan demi kamu Dan kamu ngakk bisa keluar tanpa adanya pengawalan"kata Dion sambil menutup telfonnya.


*****Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁

__ADS_1


See u to the next chapter*****


__ADS_2