
Dion segera turun ke dapur dan mulai meracik bumbu untuk membuat nasi goreng. Dengan semangat Dion mulai memotong bawang, cabai dan beberapa bumbu lainnya.
Dengan cekatan Dion mulai memasak untuk istri dan calon anaknya.
Ana yang penasaran dengan masakan Dion turun untuk melihat suaminya memasak.Ana tersenyum melihat suaminya mengaduk aduk kuali, dengan perlahan Ana mendekati Dion, tiba tiba saja Ana memeluk Dion dari belakang.
" Kamu masak apa sayang?? tanya Ana sambil memelukku punggung Dion. Dion pun membalikkan badannya sahingga posisi mereka menjadi berhadapan.
" Mas masak nasi goreng sayang " kata Dion sambil memeluk pinggang Ana. Dion kemudian menarik wajah Ana dan mulai mencium bibir indah nya.
" Mas nanti masakannya gosong loh" Goda Ana sambil melepas ciumannya.
" Habisnya kamu gangguin mas sih" kata Dion sambil mencubit dagu Ana pelan.
" Ya uda kamu duduk sana bentar lagi masakan mas siap"
Ana pun duduk di meja makan sambil memperhatikan Dion memasak, ada kebahagiaan tersendiri dalam hatinya.Selesai Dion pun menyajikan masakannya di hadapan Ana.
" Ini makanannya tuan putri" kata Dion sambil membungkuk.
" Mas apaan sih, lebay deh " kata Ana sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
" Kok lebay sih sayang" kata Dion sambil memanyunkan bibirnya.
" Iya deh tuan tampan jangan ngambek, tuan putrinya makan dulu ya" kata Ana sambil tertawa.Ana pun memasukkan sesendok nasi goreng buatan Dion.
" Gimana sayang, enak ngakk" kata Dion yang harap harap cemas, dia tidak yakin dengan penilaian Ana kerena dalam hal masak Ana memang jagonya.
" Hmmm Lumayan mas" kata Ana sambil terus memakan nasi goreng buatan suaminya tersebut.
"Kamu suka??"
Ana mengangguk namun baru beberapa sendok Ana makan tiba-tiba saja perutnya mulai mual lagi dengan secepat kilat Ana berlari ke kamar mandi yang tak jauh dari dapur. Dion pun segera mengikuti istrinya yang masuk ke kamar mandi.
" Hoekkkk,,,," Ana memuntahkan semua makanan yang dimakan nya.
Selesai muntah Ana merasa lemas namun ia merasa lebih lega. Dengan penuh perhatian Dion pun menuntun istrinya ke meja makan dan memberikan air hangat.
" Kamu masih mual sayang" tanya Dion
" Udah ngakk lagi mas"
" Kamu makan lagi atau ada makanan lain yang ingin kamu makan?? tanya Dion dengan penuh perhatian
__ADS_1
" Ngakk mas Ana ngakk selera makan ,Ana mau tiduran aja"
" Kalau kamu ngakk makan nanti dedek bayi nya kasihan pasti dia kelaparan"
" Jadi mas kasihan cuma sama dedek bayinya" kata Ana sambil cemberut. Dion menjadi salah tingkah dengan sindiran Ana.
" Ya ngakk dong sayang, mas sangat mencintai kalian berdua " kata Dion sambil memeluk Ana.
" Ya udah mas siap siap nanti terlambat ke kantor"
" Tapi mas ngakk tega ninggalin kamu sendirinya apalagi dalam keadaan seperti ini"
" Ana ga papa kok mas"
" Kamu ikut mas ke kantor ya, mas kuatir sama kamu " pinta Dion.
" Ana malas mas, Ana mau di rumah aja"
" Ayolah sayang kamu ikut mas biar mas bisa jagain kamu" kata Dion dengan nada memohon bahkan dia sampai berlulut di hadapan Ana. Ana menjadi tidak tega menolak permintaan suaminya dia pun akhirnya menuruti permintaan Dion.
" Iya deh Ana ikut " kata Ana yang akhirnya mengalah. Dia pun segera bersiap untuk berangkat bersama Dion.
__ADS_1
" Maaf ya authornya up baru jam segini"
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AUHTOR YA.