Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Firasat Sean...


__ADS_3

" Dia bukan wanita biasa!! " kata Sean, ia kemudian mengambil sebatang rokok yang terletak di meja menyulutnya dan menghisap nya dengan perlahan.


" Hentikan ini Sean" kata Key sahabat Sean yang paling dekat diantara teman teman Sean lainnya. Wanita bernama Keyla itu mencoba melarang Sean agar tidak mengulangi masa lalunya.


Tapi sayangnya Sean tidak perduli ia bahkan memesan bir dengan alkohol sedang dan meneguk dengan cepat.


" Sean... hentikan"kata Keyla lagi


" Santai saja Key Kau hanya tidak ingin aku frustasi kerena Bian,kau tahu ternyata calon istrinya itu bukanlah wanita biasa"


" Dia wonder woman?? " tanya Keyla dengan polosnya


" Bukan Key, maksudku dia bukan wanita sembarangan bahkan di pertemuan pertama kami dia sama sekali tidak terintimidasi walaupun aku mencoba mengancamnya"


" Aku masih belum paham"


" Dasar bodoh kamu Key... maksudnya dia wanita yang cerdas dan seperti nya dia ingin merebut Bian dari ku"


" Ya sudahlah kamu bisa mencari lelaki lain daripada harus menjadi orang ketiga dalam hubungan orang lain. Mereka akan menikah Sean!!!" kata Keyla yang ingin menyadarkan sahabat nya itu


" Tidak mungkin Bian hanya milikku" kata Sean bersikeras, ia tidak mungkin bisa meninggalkan Bian.

__ADS_1


Kisah cinta yang begitu indah bagi Sean, Bian adalah lelaki terbaik yang pernah singgah di hati Sean. Bukan hanya pengertian dalam perasaan nya tapi Bian juga memenuhi segala yang ia inginkan bahkan Bian lah yang membiayai pendidikan Sean hingga ia mendapat kan gelar master di Singapura.


" Lalu bagaimana?? apa kamu akan menunggu nya?? sampai kapan??"


" Entahlah" jawab Sean yang juga menyerah dengan pertanyaan itu.


Keyla akhirnya memaksa Sean untuk kembali sebelum ia akan mabuk berat dan tak sadarkan diri, itu akan membuat Keyla dalam posisi yang sangat sulit.


" Jangan minum dan merokok lagi" kata Keyla sebelum ia meninggal kan Apartemen Sean


" Tinggallah lebih lama aku butuh teman ngobrol" bujuk Sean sambil menahan tangan Keyla


" Aku tidak bisa Sean ada beberapa urusan yang harus aku selesaikan" kata Keyla


Bian yang sedang berada di kantor nya langsung bergegas menyusul Sean ketika ia mendapat kan pesan itu. Ia tahu Sean wanita yang cukup nekat jika ia berada dalam tekanan.


" Pasti ia minum lagi" keluh Bian dalam hatinya


Benar saja saja begitu sampai di apartemen Sean ia melihat wanita itu tergeletak di atas sofa dengan wajah yang sudah tidak karuan.


" Sayang apa kamu mabuk??" kata Bian sambil menghampiri Sean

__ADS_1


" Bian??...eh...aku tidak mabuk sayang aku hanya merindukan mu" kata Sean sambil melingkarkan tangannya di leher Bian


" Ya ampun .....kamu benar benar!!!" kata Bian


Bian pun berusaha untuk membawa Sean ke kamarnya begitu sampai di atas kasur Sean langsung memeluk sang kekasih dengan gumaman yang tidak jelas.


" Peluk aku sayang!! Cium aku!!" kata Sean


" Sadarlah Sean..."


" Aku sadar bahkan terlalu sadar"


Sean yang berada di posisi bawah menatap Bian dengan tatapan setengah sadar, dengan kekuatan sempoyongan ia mencoba untuk mencium Bian


" Cium aku ..... please" kata Sean dengan suara serak


Akhirnya Bian tidak kuasa untuk menolak Permintaan Sean, ia mencium Sean yang sudah beraroma alkohol.


" Cukup" kata Bian, ia kemudian mengambil segelas air putih agar kondisi Sean bisa membaik


" Minumlah" perintah Bian

__ADS_1


"A... aku tidak mau . aku ..." Belum selesai berbicara akhirnya Sean terlelap, karena pengaruh alkohol membuat mata Sean begitu berat hingga ia benar benar tidak bisa menahan kantuknya


__ADS_2