
***Jangan lupa like komen dan vote dan follow author ya biar kita para anthor makin semangat.
Happy reading***
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
Andra benar benar menunjukkan segala perhatian nya kepada, hal ini membuat Ana semakin bersalah.Malam ini Ana sedang mengobrol dengan Ana dikamar mereka, Lia sedang mengintrogasi Ana karena baru saja jalan dengan Andra tadi siang.
" Ana, kalian kemana saja??" tanya Lia penasaran
" Kamu ke pantai yang kemarin"
" Wah sepertinya mas Andra sudah bucin deh An"
" Entahlah Li, aku merasa tidak enak,"kata Ana sedikit gamang
" Kamu ngakk suka sama mas Andra??"
" Bukannya gitu, aku merasa tidak pantas saja"
" An kamu itu pantas kok bersanding dengan mas Andra, kamu itu baik jadi kamu juga pantas dapat yang baik"
" Tapi Li aku masih berstatus istri mas Dion'
" Apa kamu masih mencintainya??"
" Entalah tapi tidak semudah itu melupakan nya"
__ADS_1
" Hmmm itu betul An, saya tau bagaimana posisi kamu sekarang kamu berdoa aja supaya Tuhan menunjukkan jalan yang terbaik untukmu" kata Lia sambil menepuk bahu Ana.
Pembicaraan mereka tiba tiba terhenti ketika Tuti mengetuk kamar dan masuk kedalam.
" Maai non ini titipan dari den Andra untuk kalian berdua"
" Hah?? yang benar ni??Lia langsung beranjak menerima 2 kantong dari tangan Tuti
"Iya, yang merah untuk non Lia dan yang putih untuk non Ana"
" ok makasih ya bi!"
Lia buru buru membuka pamberian dari Andra dan ternyata isinya adalah sebuah gaun berwarna baby pink untuk mereka berdua dalam model yang berbeda.
" Wah cantik ya An!" kata Lia dengan wajah berbinar sedangkan Ana hanya diam saja melihat gaun yang ditunjukkan Lia
" Kamu ngakk suka??"
" Udalah An, kamu jangan terlalu pusing pasti gaun ini untuk pesta besok malam!
" Emang ada acara apa??"
" Besok itu acara ulangtahun Tante Mora jadi kemungkinan mas Andra akan menggelar pesta di rumah ini.
"o..." kata Ana
___________________________________
__ADS_1
Ana tampil menawan denga gaun pink selutut serta rambut yang disanggul modern, Mira sengaja memanggil tukang rias untuk membuat mereka bertiga nampak menawan.
Lia juga tampak luar biasa dengan gaun serta riasan yang menempel di wajahnya membuat dia kelihatan bertambah menawan.Daribtadi pandangan Andra tidak lepas dari Ana, matanya terus saja mengikuti gerakan wanita yang sudah membuatnya tidak fokus.
Andra tersenyum manis saat Ana melihat ke arahnya.
" Aduh dari tadi mas Andra menatapku bikin aku grogi aja"
Daripada terus berpandangan dengan Andra, Ana memilih untuk melayani para tamu. Ana segera membawa baki berisi minuman dan melatakkan di atas meja, ketika Ana mau ke dapur lagi tiba tiba saja Andra segera mencegah nya.
" Kamu ngapain??" tanya Andra.
" Eh mas enggak kok, Ana hanya ingin bantu bantu aja"
" Itu bukan pekerjaan kamu sekarang kamu ikut saya"
" Tapi mas"
Andra segera manarik tangan Ana dan menggandeng nya, tentu saja hal itu mengundang semua perhatian tamu yang ada disitu menjadi ke arah mereka.
" Wah Bu Mora itu calon menantunya ya" tanya salah sahabat Mora.
" Iya nih baru saya lihat Andra mengandeng seorang wanita" kata teman Mora yang satunya.
Mora hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari para sahabat nya.Dalam hati ia juga berharap Andra segera menikah dan memberikan nya cucu.
See u to the next chapter
__ADS_1
***Terimakasih buat yang sudah like,komen ,vote dan follow AUHTOR ya.
Maaf jika ada typo, author Sangat berterimakasih jika ada yang mengingatkan nya***.