Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 188


__ADS_3

Lia berlalu saja pergi dengan segala permohonan Miko, namun Miko putus asa ia tetap mengejar Lia.


" Aku mohon"kata Miko


" Apa sih" kata Lia


Miko lalu memegang tangan Lia dan duduk bersimpuh dihadapan mambuat Lia seketika melongo.


" Aku mohon ijinkan aku dekat dan mengenal mu"kata Miko sambil berlutut dengan wajah yang sangat memelas


" Apa yang kau lakukan???"


" Aku akan melakukan apa saja asal kamu mengijinkanku untuk dekat dan lebih mengenal mu"


" Kenapa harus aku, di luar sana masih banyak yang mau yang dekatmu. Kumohon jangan ganggu hidupku"


" Tapi kamu berbeda girl dan aku sangat ingin belajar banyak darimu"


" Tapi aku tidak bisa mengajari mu, aku bukanlah guru atau semacamnya jadi kamu salah orang jika ingin belajar dariku"


" Aku ingin lebih menghargai wanita dan kamu telah mengajarkan ku tidak semua wanita sama. Jujur saja hanya kamu wanita yang pernah memperlakukan aku secara kasar"


"


Oh ya??? jadi kamu keberatan jika aku perlakukan begitu, jika kamu memang laki laki yang hidup dalam ajaran yang baik pasti kamu tau cara menghargai seorang wanita"


" Maka dari itu aku ingin berubah menjadi lebih baik...Aku mohon"kata Miko yang masih dalam keadaan berlutut.


" Baiklah nanti aku pikirkan lagi, sekarang ijinkan aku pergi" kata Lia


" Terima kasih girl, aku harap kamu mau dan satu hal lagi" kata Miko

__ADS_1


" Apalagi???" hardik Lia,


" Ijinkan aku mengantarmu" kata Miko dengan penuh harap


" Kami ini banyak maunya deh"


" Namanya juga perjuangan...kamu mau kan aku yang antarin ke toko sekalian aku mau sarapan roti disana"


" Baiklah tapi ingat kamu harus bisa menjaga sikap dan satu hal lagi"kata Lia


" Katakan girl jangankan satu hal semua hal yang kau katakan akan kulaksanakan"


" Jangan menyentuh ku dengan sembarangan" kata Lia


" Siap girl, averything only for you" kata Miko dengan bersemangat.


" Tapi sepertinya kamu sudah biasa dalam hal memuji wanita ya"


" Baiklah ayo kita pergi" kata Miko sambil berdiri dengan semangatnya


" Apa aku sudah menyetujui pergi denganmu???"tanya Lia


" Anggap saja begitu" kata Miko sambil tersenyum manis..


Lia tidak bisa lagi menolak permintaan Miko, mereka akhirnya pergi bersama menuju toko kue milik Mora


 


Sementara Sely dan Andra sedang ada disebuah taman yang ada dibelakang hotel tersebut. Pagi ini Andra sengaja memesan break fast dengan tema garden. Sely hanya dapat terbengong bengong dengan semua hidangan dan suasana yang ada disana.


" Apa ini tidak berlebihan untuk sekedar sarapan" kata Sely

__ADS_1


" Tidak sayang, aku sudah memesan ini jauh sebelum kita menikah, aku ingin semuanya sempurna"


" Tapi aku rasa ini cukup mahal, kamu tidak perlu melakukan hal yang berlebihan begini"..


"Tenang saja sayang, hotel ini adalah salah satu milik Yahya group company"


" Maksudnya??".


"Artinya ini adalah salah satu milik keluarga kita" kata Andra dengan gemas sambil mencubit hidung Sely.


" o......" kata Sely, dalam benaknya sungguh ia merasa tidak pantas bersanding dengan Andra, karena diri nya adalah wanita dari kalangan bawah sedangkan Andra berasal dari kalangan atas.


" Mas..." kata Sely sambil menatap Andra


" Apa sayang???"


" Apa kamu tidak akan menyesal menikah denganku"


Seketika itu Andra langsung menatap Sely yang kini mendadak menjadi sendu, sungguh ia tidak mengerti apa yang sedang dipikirkan Sely saat ini"..


" Kenapa kamu berkata seperti itu???"tanya Andra, sungguh hatinya merasa miris mendapatkan pertanyaan seperti itu.


" Maaf aku hanya ingin tau...aku ini hanyalah seorang gadis dari kalangan biasa yang sebenarnya tidak pantas bersanding denganmu. Dan aku tau kau terpaksa menikahiku karena bayi ini" kata Sely dengan sedih dan mendadak air mata Sely mengalir dari mata indahnya.


Andra terhenyak, lagi lagi ia mendapat kan pertanyaan yang sama dari bibir Sely, sungguh bisa tidak menyangka sampai sekarang Sely masih meragukannya setelah puluhan kali ia meyakinkan Sely, ada rasa kesal yang timbul didalam hatinya.


" Sekarang habiskan sarapan mu dan kita akan lanjutkan pembicaraan ini dikamar"


Suasana yang indah itu tiba tiba saja berubah menjadi situasi yang tidak nyaman apalagi Andra menyantap sarapan nya tanpa menatap dirinya.


*Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁

__ADS_1


See u to the next chapter*


__ADS_2