Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 214


__ADS_3

Dion terus saja memeluk Ana dan mencium pipi dan keningnya beberapa kali.


" Bangunlah sayang" kata Dion dengan lembut ditelinga Ana


" Mengapa dia belum bangun juga??" kata Dion dengan sedih melihat Ana dengan mata tertutup dengan bibir dan wajah yang pucat.


" Terus saja panggil namanya" saran Andra


" Sayang bangunlah" kata Dion


Perlahan mata Ana mulai bergerak,


" sayang bangunlah" kata Dion lagi


" Jangan jangan bangunkan aku dari mimpi ini" rintih Ana dengan suara yang sangat pelan


" Sayang ini bukan mimpi, kau sudah aman bersamaku"kata Dion sambil mencium kedua pipi Ana.


" A...ku dimana??" tanya Ana dengan suara serak.


" Kau sudah aman bersama dengan kami" kata Andra


" Lebih baik kita keluar saja, biarkan mereka berdua didalam" ajak Andra sambil keluar dari mobil.


Perlahan mata Ana mulai terbuka dan ia melihat sosok yang begitu dirindukannya, Dion tampak tersenyum melihat suaminya sedang merangkul dirinya dan ia merasa ini semua hanya mimpi.


" Aku tidak ingin bangun, aku ingin terus seperti ini" batin Ana, ia mendekatkan tubuhnya sambil memeluk suaminya dan ia mencium aroma tubuh Dion.


" Apakah ini nyata??" kata Ana sambil menengadah kan kepalanya dan menatap Dion yang sudah banjir dengan air mata.


" Sayang ini bukan mimpi, kau sudah bersama ku sekarang"


Airmata Ana tidak terbendung lagi, ia menangis di pelukan Dion dan keduanya saling berpelukan erat.


" Mas..aku takut sekali" rintih Ana disela sela tangisnya


" Maaf kan mas sayang tidak bisa menjaganya dengan baik"


"Aku begitu.. begitu merindukan mu" kata Ana dengan tubuh uang bergetar, ia benar benar meluapkan seluruh perasaannya.

__ADS_1


" Benarkah???" kata Dion sambil melepaskan pelukannya dan menatap wajah sayu Ana.


Ana mengangguk dengan pelan.


" Oh.... akhirnya aku bertemu denganmu!!"


Ana kembali memeluk Dion dan menikmatinya kebersamaan mereka saat itu.


" Kamu pucat sekali sayang, apa kamu baik baik saja??"


" Aku tidak baik baik saja kalau tidak berada di dekatmu!' kata Ana


" Maaf kan aku sayang mulai hari ini aku tidak akan membiarkanmu sendiri!!"


Untuk sesaat mereka saling berpandangan untuk melepaskan rindu, tanpa aba aba Dion mendekatkan bibirnya ke bibir Ana. Untuk sesaat mereka saling mencium dan ******* sampai mereka lupa bahwa Ray, Lia dan Miko sedang menunggu mereka.


Mereka saling melepas ketika mereka sama sama telah kehabisan nafas.


" Mas aku kedinginan" kata Ana karena gaun yang dipakai nya sedikit terbuka, Dion lalu melepaskan sweater yang dipakainya dan memakaikannya kepada Ana dan ia kembali menarik Ana ke pangkuannya.


" Apa kamu masih kedinginan??" tanya Dion


Dion tersenyum dan mendekatkan hidungnya ke pipi Ana.


" Ahh..aku begitu merindukan mu sayang, syukurlah aku menemukan mu di waktu yang tepat jika tidak bajingan itu sudah pasti menikahimu".


" Aku juga tidak mengerti mengapa Anthoni melakukan itu, tapi satu hal yang pasti itu ia lakukan karena tekanan di masa lalu"


" Aku pastikan dia akan menerima ganjaran yang sesuai karena telah memisahkan kita"


" Tapi...." kata Ana sambil tertunduk


" Kamu tidak usah menuntut nya"


" Apa???"


" Setelah kejadian ini aku tidak akan membiarkannya bebas"kata Dion dengan geram.


" Tapi ini karena perbuatanmu di masa lalu,dia begitu mendapat begitu banyak tekanan setelah kejadian di mall itu"

__ADS_1


Dion menarik nafasnya, ia tahu Anthoni membalas dendam pada Ana karena kesalahan yang ia lakukan di masa lalu.


" Aku ingin kamu membebaskan dia dari segala tuntutan anggap saja itu bentuk maaf darimu untuk masa lalunya"kata Ana.


" Bisakah kita membicarakan nya lain kali, aku sedang tidak ingin membicarakan hal itu sekarang"


" Baiklah... kalau begitu aku hanya akan memeluk mu sekarang" kata Ana sambil melingkarkan kedua tangannya di leher Dion dan sekali lagi mereka kembali berpangutan.


Saat mereka berciuman tiba tiba saja Miko mengetuk pintu mobil sehingga mereka saling melepas kan ciuman nya.


" Apa sekarang kita sudah boleh pulang, aktivitas selanjutnya bisa dilanjutkan dirumah sebelum hari belum terlalu malam"


Ana menyembunyikan kepalanya dibalik dada Dion, sungguh ia sangat malu karena Miko melihat mereka berciuman.


" Kamu ini Mik, mengganggu kesenangan saja" rutuk Dion


" Oh...ayolah kalian masih punya waktu yang sangat banyak untuk melakukan hal hal yang perlu" goda Miko.


Lia dan Andra pun mendekati mobil Dion, begitu melihat Ana sudah sadar Lia langsung merasa lega.


" Syukurlah kamu baik baik saja"kata Lia


Melihat sahabatnya itu ia turun dari pangkuan Dion dan memeluk sahabatnya itu.


" Lia.. terimakasih ya" kata Ana sambil terus memeluk Lia


" Aku minta maaf jika aku sudah membuat mu kecewa di masa lalu"


" Tak apa lagian mas Andra sudah dapat jodoh!!"


" Oh ya.. sekarang tinggal giliran kamu Li, semoga kamu segera mendapat jodoh yang terbaik"


" Tenang saja dia sudah menemukan diriku" canda Miko


" Apa benar itu??" tanya Ana penasaran tapi Lia hanya tersenyum menanggapi ucapan Miko.


Saat mereka sedang berbincang tiba tiba saja Andra dikejutkan oleh kabar dari ibunya bahwa Sely sedang tidak ada dirumah dari tadi pagi.


Jangan lupa untuk like, komen, vote dan follow author ya...

__ADS_1


__ADS_2