
Semua orang yang ada disana berteriak saat Miko yang mendapat Bungan pengantin milik Sely.Dengan berani dan percaya diri Miko melangkah ke arah Lia dan ya...Miko memberikan bunga mawar putih tersebut tepat dihadapan Lia.
Wajah Lia langsung berubah warna, wajahnya seperti kepiting yang baru saja kena rebus.Dia tidak menyangka Miko akan berani melakukan hal tersebut di depan semua orang.
" Trima....trima...." kata Semua orang yang sedang menyaksikan Miko memberikan bunga kepada Lia, mereka sedang menunggu bunganya diterima oleh Lia
" Kamu apa apa sih" kata Lia dengan pelan.Wajah Lia tapak tersenyum namun senyuman itu adalah senyum palsu untuk tidak mempermalukan Miko dan dengan terpaksa Lia menerima buket bunga tersebut.
" Aku tidak main main girl jika kamu bersedia aku akan serius" kata Miko dengan senyum kebanggaan nya.
Miko langsung menarik tangan Lia diiringi teriak orang orang disana. Andra yang melihat adegan itu tampak begitu emosional.
" Sialan cecunguk itu benar benar sedang mendekati Lia lihat saja kalau sampai dia menyakitinya aku tidak akan membiarkan dirinya hidup"
" Mas sepertinya Miko serius deh sama Lia" kata Sely
" Awas saja kalau sampai dia berani mendekati Lia" kata Andra sambil mengepalkan tangannya.
" Emangnya kenapa mas??" tanya Sely,
" Bukankah hal wajar jika Miko mendekati Lia, apanya yang salah seharusnya kamu berbahagia semoga Lia segera mendapatkan jodohnya"
" Bu.. bukannya begitu sayang aku hanya khawatir jika Miko hanya menjadikan sebagai penghibur nya seperti wanita wanita nya"
" Itu tidak mungkin mas...dia tidak mungkin menyakiti Lia secara dia adalah sepupumu, dia bahkan harus berpikir ribuan kali untuk melakukan nya"
__ADS_1
" Tapi aku tidak yakin, dia selalu membuat para wanita menangis dan mengemis cinta padanya" kata Andra dengan ragu
" Kenapa begitu mas???"
" Miko juga adalah korban cinta di masa lalu,dan itu membuat nya menjadi laki laki yang suka mempermainkan para wanita, jika ia sudah memberikan wanita jatuh cinta dia akan membuangnya begitu"
" Percaya lah mas, setiap cinta sejati pasti menemukan jalannya"
" Aku takut sekali jika dia sampai menyakiti Lia, gadis sebaik dia jangan sampai tersakiti"
" Percaya lah pada cinta dia mampu mengubahmu menjadi lebih baik atau sebaliknya" kata Sely sambil memegang pundak Andra untuk menghilangkan kekhawatiran. Bagaimanapun Sely bisa mengerti perasaan Andra, tentu saja Andra tidak mau Lia terluka seperti dirinya.
Andra begitu damai mendengar kata kata Sely, ia meraih tangan Sely yang ada di pundak nya dan mencium nya beberapa kali.
" Rupanya kamu sekarang ahli dalam cinta ya, dalam waktu singkat kamu bisa merubah menjadi sosok yang ahli dalam cinta goda Andra yang masih meremas remas tangan Sely, tatapan nya begitu tajam membuat dada Sely bergemuruh hebat lagi.
" Tapi kamu benar cinta memang menemukan jalannya sayang buktinya kamu....aku menemukan karena kejadian malam itu sungguh aku tidak menyangka bahwa kamu adalah jodohku"
Andra dan Sely saling menatap sejenak, pandangan mereka saling terkunci dan hendak menjelaskan suasana hati mereka saat ini.
" Apakah benar mas kamu sudah mencintai ku seutuhnya, terkadang aku ragu karena kamu masih sering mengingat sosok Ana tapi kamu benar sekarang aku harus melakukan tugasku,,,aku disini sebagai takdir mu, aku disini untuk menghapus semua kenangan itu"
" Sayang apa kamu tidak kelelahan??" tanya Andra.
" Tidak, seperti nya aku dan bayi kita sangat menikmati suasana pesta"
__ADS_1
" Apa dia baik baik saja" Kata Andra sambil memegang perut Sely dengan lembut dan penuh cinta.
" Seperti nya begitu"
" Syukurlah tak lama lagi semua akan selesai dan kamu bisa segera beristirahat"
Sely menelan ludahnya, di bayangan sudah muncul pikiran yang tidak tidak karena malam ini adalah malam pertama nya. Memang sebelumnya dia sudah melakukan denga Andra tapi hal tersebut tidak didasarkan oleh kemauan dari keduanya dan momen itu meninggal kesan yang cukup buruk buat Sely.
" Kita mau kemana, berani beraninya kamu membawaku aku kasih tau mas Andra baru tau rasa kamu" ancam Lia.
Setelah menerima buket bunga Miko langsung membawa Lia kedalam mobil dan segera melaju menjauh dari kerumunan orang orang yang sedang menikmati pesta.
" Kamu jangan ge- er ya gara gara aku terima buket bunga tadi,aku hanya ingin kamu merasa malumalu" kata Lia yang tetap saja menjaga harga dirinya.
" Ok girl itu tidak masalah, aku berterima kasih tapi itu menurutku sudah lampu kuning dan aku sebentar lagi akan mendapatkan lampu hijau" kata Miko dengan percaya diri tingkat dewa.
" Cih...dasar PD amat kamu" kata Lia
" Kita mau kemana?? jangan sampai kamu berbuat macam macam"
" Slow girl ..aku tidak akan membuat kamu tidak aman justru aku akan mengajak mu ke suatu tempat yang membuat mu nyaman dan rileks"
Terimakasih untuk semua dukungan untuk novel " Menikahimu Takdirku
__ADS_1
See u to the next chapter