Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 183


__ADS_3

Emosi Lia benar benar memuncak apalagi saat mendengar Tante seksi itu mengatakan Lia adalah mainan baru untuk Miko.Lia segera beranjak dari parkiran melihat taksi online pesanannya datang.


Lia ingin secepat kilat pergi dari tempat yang tidak menyenangkan itu.


" Lia wait..." kata Miko mengikuti Lia


" Aku antar kamu pulang... please" kata Miko mencoba menghentikan Lia.


" Lebih baik aku jalan kaki dari pada pergi denganmu dan aku pastikan ini pertemuan kita yang terakhir"


Lia langsung masuk ke dalam taksi dan dengan segera taksi tersebut meninggal kan Miko yang berdiri mematung disana.


" Dasar laki laki sialan" kata Lia didalam taksi, ia menghapus airmatanya yang jatuh begitu saja.


" Mengapa aku bisa begitu bodoh mau saja pergi dengan setan sialan itu. Dasar laki laki brengsek ternyata apa yang dikatakan mas Andra benar. Miko adalah laki laki malam yang memiliki pergaulan bebas dan bodohnya aku bisa mau pergi dengannya"


Lia terus saja mengutuk Miko dalam hatinya, kekesalan nya sungguh tidak terbendung lagi.


" Bisa bisanya dia mengajakku ke tempat hina seperti itu, ya baginya tempat itu memang biasa tapi bagiku itu adalah tempat yang paling menyeramkan yang pernah aku jalani bahkan dalam mimpi saja aku tidak menginginkan pergi kesana"


" Apa ibu baik baik saja " kata supir yang mengendarai taksi yang membawamu Lia


" Iya saya ngakk apa apa pak, bapak fokus nyetir aja"


" Maaf jika saya terlalu lancang, tapi saya lihat dari tadi ibu terus saja menangis"

__ADS_1


" Ga apa apa kok bapak" kata Lia mencoba untuk menangis lagi.


Akhirnya Lia sampai di rumah, ternyata rumah tersebut masih sepi, hanya ada ni Tutidan yang lainnya tentu saja masih di gedung pernikahan.


" Loh non kok udah pulang??" tanya bi Tuti keheranan apalagi saat melihat mata Lia tampak sembab


"Ga apa apa kok Bi, Lia hanya kecepean aja dan ingin langsung istirahat" kata Lia langsung menuju kamar nya yang ada dilantai atas.


Begitu sampai Lia langsung merebahkan tubuhnya dikasur empuk miliknya.


" Ah. seharusnya aku masih di gedung sekarang tapi karena setan sialan itu aku jadi begini"


Ingatan akan kejadian di club' itu kembali muncul di benak Lia, Miko tampak begitu populer ditempat itu terlebih saat mereka masuk begitu banyak wanita yang melambaikan tangan kepada nya. Itu artinya Miko tak asing bagi mereka dan hal itu membuat Lia bergidik.


" Ah.... lebih baik aku mandi dan langsung tidur, untuk apa aku membayangkan hal menjijikkan itu" kata Lia sambil beranjak ke kamar mandi.


" Non ada Miko yang sedang menunggu non"


" Ya Tuhan bagaimana aku bisa lupa, Miko kan tinggal disini, ah seandainya dulu Tante Mora tidak menyuruh nya tinggal disini pasti tidak akan ada kejadian seperti ini"


"Bilang saja saya sudah tidur dan bilang padanya jangan coba coba datang ke kamar saya" kata Lia.


Lia segera mengunci kamar nya dan segera bergegas mandi.


 

__ADS_1


Sely kini ada dikamar pengantin yang dengan dekorasi begitu cantik nya. Andra sengaja memilih menginap di hotel yang berada tak jauh dari tempat resepsi diadakan.


Kamar suite room dengan dekorasi serba putih dan lilin lilin besar sebagai penerang kamar menambah kesan Romantis kamar tersebut.Hiasan bunga tabur yang menghiasi ranjang menegaskan bahwa pasangan yang menempati kamar tersebut sedang dilanda cinta.


Sely tampak tertegun ketika memasuki kamar tersebut, dia tidak menyangka Andra sampai menyiapkan semua ini untuk mereka berdua.Andra terus menuntun Sely memasuki kamar tersebut, Kali ini Andra benar benar memperlakukan Sely sebagai orang yang benar benar dicintainya.


" Sekarang kamu mandi ya sayang,kamu pasti sudah kecapean"


" Ta. tapi aku tidak membawa baju ganti"


" Semua sudah disiapkan sayang" Andra lalu membuka lemari dan mengambil ligrei hitam yang sangat tipis, tentu saja Sely sangat terkejut melihat pakaian seksi tersebut.


" Ba... bagaimana mungkin aku pakai ini, bajunya kurang bahan gini, kalau dilihat orang kan aku malu" kata Sely


" Ha... ha. .... tidak ada yang melihat nya sayang, hanya ada aku dan kamu dalam kamar ini" kata Andra


" Pakailah....itung itung menyenangkan suami"


" A...ku tidak terbiasa menggunakan baju seperti itu, apa tidak ada baju lain???"


" Tidak ada.. besok akan kubelikan baju yang lebih pantas lagi, untuk malam ini kamu pakai ini saja"


Akhirnya dengan berat hati Sely menerima ligrei tersebut, sambil menelan ludahnya ia memandang baju transparan itu dengan pikiran yang sudah tidak dapat dikendalikan.


"Semoga malam ini tidak terjadi apa apa, aku masih belum siap untuk melakukan hal itu"

__ADS_1


^^^*Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁^^^


See u to the next chapter*


__ADS_2