
Akhirnya Miko dan Lia sampai di gedung pernikahan Sely dan Andra yang akan diadakan esok hari. Lia tampak begitu terpesona melihat dekorasi gedung yang dihias full mawar putih.
Lia berlari sambil membentangkan tangannya seolah olah dia terbang di atas bunga bunga tersebut.
" Ini indah sekali"kata Lia dengan bahagia
Miko yang melihat Lia bahagia tampak tersenyum, entah kenapa ia bahagia melihat Lia dengan tingkah lucunya.Lia tampak narsis berpose diantara bunga bunga tersebut.
Mikopun mengambil ponselnya dan mengambil foto Lia dengan diam diam dan menyimpannya di ponselnya.
" Dia berbeda, hanya dia satu satunya wanita yang bersikap cuek kepadaku. Setiap wanita selalu terpesona dengan kharisma ku, dia berbeda, dia bahkan mengacuhkan ku dan hal itu membuat ku penasaran padanya"
" Wah kau tampak bahagia ya say!!" kata Miko
" Say??? sudah kubilang panggil aku Lia, masih belum ngerti juga"
" Iya.. iya Lia sayang"kata Miko sambil menggaruk kepalanya sekaligus memasang senyuman maut
" Jangan pakai sayang sayang, aduhhh lebih baik kamu pulang saja deh, saya pusing lihat kamu disini"kata Lia
" Ngakk mau aku sudah janji sama Tente Lia untuk menjagamu"
" Hah???tadi saya ngakk dengar apa apa kok, kamu itu"
" Apa kamu tidak suka sama saya"Miko mendekatkan wajahnya ke arah wajah Lia dan seketika wajah Lia memanas dan merona merah.
" Ka....kamu mau apa??"
Miko malah semakin mendekat kan wajahnya sampai hidung mereka bersentuhan dan Lia dengan spontan menjauh dari Miko.
"Kamu sudah tidak waras ya!!!"
" Tidak aku hanya ingin mengambil daun yang menempel di rambut kamu" Kata Miko sambil mengambil daun yang ada diatas rambut Lia.
__ADS_1
" Hayo....apa kamu berharap lebih???" Kata Miko sambil tersenyum senyum menggoda.
" Dasar berandal bisa bisanya dia membuat ku malu."
" Terserah kamu deh mau bilang apa!! bikin pusing kepala aja"kata Lia sambil berlalu melihat sisi yang lain dari gedung tersebut.
Setelah puas melihat semua sisi gedung perut Lia tiba tiba saja tiba tiba berbunyi.
" Aduh aku lapar sekali" kata Lia sambil menekan perutnya yang dari tadi sudah menuntut untuk diisi.Mata Lia celingak celinguk mencari Miko yang tidak dilihatnya dari tadi.
" Syukurlah kalau cecuguk itu sudah pergi, aku bisa makan dengan tenang"
Lia kemudian pergi ke seberang gedung dan memasuki sebuah restoran ayam goreng.Setelah memesan dua porsi besar Lia segera mencari tempat duduk yang pas untuk tempatnya makan.
Belum lama Lia duduk sambil melihat ponselnya, ia kemudian membuka galery dan melihat kembali dekorasi gedung pernikahan.
" Sempurna semoga besok semuanya berjalan dengan lancar"
" Silahkan...ini pesanannya Nona" Kata waiters yang mengantarkan pesanan Lia.
" Ka .. ..ka...mu" kata Lia dengan mata melotot
" Bukannya kamu sudah pulang??"kata Lia
" Jan tadi saya udah bilang aku akan menjaga kamu dengan aman seperti janjiku"kata Miko
" Ayo silahkan dimakan, kamu pasti lapar sekali sampai memesan dua porsi jumbo"
" Iya saya memang Diyang sekali makan" kata Lia sambil mulai memakan makanannya dengan lahap, ia ingin Miko ilfeel melihat nya karena biasanya cowok tidak suka melihat cewek yang rakus.
" Hati hati makannya entah kamu keselek" kata Miko melihat Lia makan dengan rakusnya.
" Aku memang biasa makan seperti ini" kata Lia dengan mulut penuh makanan
__ADS_1
" Lihat bibir kamu penuh saos" kata Miko.Ua kemudian mengambil tisu dan membersihkan bibi Lia yang berlumuran saos.
" Kamu biasanya tidak seperti ini makannya,"
" Aku biasa seperti ini, apalagi kalau sedang lapar, apa kamu tidak makan dari tadi pagi saya tidak melihatmu makan"
" Wah kok kamu tau dari tadi pagi saya belum makan, kamu perhatian sekali" kata Miko dengan senang.
" Apaan sih. . kamu mau makan atau tidak???"
" Melihat kamu banyak makan saya sudah kenyang"
" Huh...mulai lagi deh"
" Mengapa ka"mu berbeda saat semua wanita menjaga image didepan ku berusaha untuk tampil anggun mengapa kamu tidak, saat mata biruku menatap para wanita wanita itu mereka kan tersenyum ramah padaku mengapa kamu tidak. Mengapa kamu berbeda Lia mengapa pesona ku tidak bisa menaklukkan mu"
Miko terus saja memandangi Lia dengan penuh kekaguman, entah apa yang menjadi daya tarik Lia sehingga ia bisa terhipnotis oleh wanita jenaka tersebut.
" Ayo kita pulang" Kata Lia setelah menghabiskan makanannya.
" Kamu sudah selesai??"
"Apa kamu tidak lihat aku sudah menghabiskan semua makanan mu" kata Lia sambil menunjuk ke arah piring kosong.
" Ya ampun wanita seperti mu bisa menghabiskan dua porsi jumbo sekaligus" kata Miko sambil menggelengkan kepala nya
" Kamu hebat sekali"
" Itu mah belum seberapa aku bisa menghabiskan semua isi restauran ini teasuk dirimu juga"
" Awww...apa kamu ingin memakanku??" kata Miko sambil terkekeh kekeh.
***Terimakasih buat yang sudah like,komen ,vote dan follow AUHTOR ya. Vote yang banyak Agar author semangat up nya.
__ADS_1
Maaf jika ada typo, author Sangat berterimakasih jika ada yang mengingatkan nya******.