
Sebulan kemudian....
Setelah menunggu cukup lama akhirnya Lia dan Miko melangsungkan pernikahan. Memilih Bali sebagai tempat untuk mengikrarkan janji sehidup dan semati.
Begitu banyak kesibukan yang dilakukan dihotel pagi dengan menggandeng makeup artist yang cukup ternama, Lia dihias dengan begitu natural sehingga membuat Lia menjadi sangat cantik.
Ana dan Dion juga berada disana, Ana tidak ingin melewatkan momen sakral sahabatnya tersebut.
" Sayang cocoknya aku pakai baju apa ya??'" kata Dion yang kebingungan memilih antara putih dan hitam
" Yang mana saja, yang menikahkan Miko bukannya kamu" kata Ana ya h sibuk mempersiapkan Bian
" Sayang...jangan bicara seperti itu, aku juga ingin kelihatan gagah" kata Dion
" Pakai yang hitam saja" kata Ana
" Baiklah.."
Begitu selesai berpakaian Dion benar benar gagah dengan tuxedo hitam,
" bagaimana sayang??" kata Dion meminta pendapat Ana
" Bagusss"
" Nah sekarang kamu jagain Bian ya, aku mau siap siap dulu" kata Ana sambil menyerahkan Bian ketangan Dion
Bian begini menggemaskan dengan usianya yang masih satu bulan Bian sudah naik hampir 1 kg membuat pipinya semakin tembem dan wajahnya semakin menggemaskan
__ADS_1
" Sayang tunggu mama ya...nanti kita sama sama pergi ke pernikahan om Miko" kata Dion sambil menggendong Bian yang terlelap tidur.
Setelah selesai mandi Ana kemudian keluar dengan menggunakan handuk, jelas saja punggung dan setengah paha mulus terpampang nyata di mata Dion. Ingin sekali Dion memakan Ana saat itu juga, ia sudah begitu tersiksa karena tidak menyentuh tubuh itu selama lebih satu bulan.
Ana kemudian memakai gaun berwarna pink dengan payet full yang begitu pas ditubuh rampingnya ditambah dengan high heels hitam yang memperlihatkan kaki jenjangnya yang mulus membuat Dion semakin menelan salivanya kemudian Ana merias dirinya sendiri dengan makeup yang cukup natural ditambah warna lipstick merah membuat Ana semakin menantang Dimata Dion.
" Sayang dandan nya jangan terlalu cantik nanti perhatian bukannya pada Lia tapi sama kamu" kaya Dion yang terus memperhatikan Ana
" Apa sih mas" kata Ana yang menambah sedikit lipstick pink ke bibir nya agar bibir nya tidak terlalu menyala
" Sayang kalau kau begitu terus maka aku tidak akan bisa menahan ini lagi, bisa bisa kita terlambat ke acara pernikahan" kata Dion
" Ya ampun kau membuat kujadi salah tingkah" kata Ana sambil mengoleskan blush on ke pipinua sebagai sentuhan terakhir diwajahnya.
" Sudah... sekarang kita pergi" kata Ana sambil mengambil alih Bian
" Cuppp" Dion benar benar tidak tahan untuk mencium kening istrinya dan Ana hanya tersenyum melihat tingkah suaminya
" Baik nyonya sekarang kita pergi" kata Dion sambil menggandeng Ana
_________________________________________
Pernikahan dengan tema outdoor dengan memilih pantai sebagai latar belakang seperti nya sedang trending bagi pernikahan saat ini. Dengan tema internasional dengan sedikit adat sunda menjadi tema pilihan Lia, entah kenapa jika melihat pernikahan dengan mengusung tema Adat Lia benar benar senang dan untuk pernikahan nya ia juga memilih dengan sentuhan adat.
Ana dan Dion akhirnya sampai ditempat acara disana sudah ada Sely dan Andra dengan putri cantik mereka, Sely juga tampak cantik dengan gaun soft pink yang membalut tubuhnya, Ana dan Sely memang sengaja memilih gaun dengan warna sama tapi dengan model yang sedikit berbeda.
Ana segera menghampiri Sely yang duduk dibagian paling depan kebetulan kursi disamping Sely masih kosong sedang kan Andra dan Dion duduk dibelakang mereka.
__ADS_1
" Hai ibu muda" sala Ana dan begitu melihat Ana tampak keceriaan di wajah Sely
" Kak Ana, kamu cantik sekali" kata Sely
" Hei...kamu juga cantik"kata Ana dan kemudian merekapun saling cipika cipiki.
" Dasar wanita" kata Andra
" Btw selamat untuk kita berdua karena sudah menjadi ayah" kata Andra sambil menjabat tangan Dion
" Wah... selamat juga.. menjadi ayah itu luar biasa ya"
" Iya bahkan sekarang aku sering begadang jagain si dedek" kata Andra
" Ha...ha...ha .. sepertinya semua ayah mengalahkan nya, aku bahkan jarang ke kantor karena merasa betah dirumah sampai kadang kadang Ana sering marah marah"
Andra dan Dion tertawa cekikikan karena kini mereka tahu bagaimana rasanya jadi seorang ayah.
" Tapi ngomong ngomong kok pengantinnya belum muncul??" kata Dion yang melihat jam Sudan menunjukkan pukul 09.00 pagi
" Mungkin sebentar lagi" kata Andra
" Itu mereka" kata Andra yang melihat Lia dan Miko yang sudah datang diiringi keluarga mereka
" Hei...Miko tampan juga pakai blangko begitu kayak bule kesasar" kata Dion bercanda
" Akhirnya Lia menikah juga, semoga dia bahagia dengan pilihan hatinya" kata Andra
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan vote novel ini ya... karena dukungan kalian akan sangat berguna sekali bagi author.
Jangan lupa mampir ke novel author yang 2 yang berjudul prince for an ice princess ya...udah up sampai episode 21