
Setelah setengah jam Dion berkutat di dapur akhiry dia datang ke kamar membawa hasil masakannya.
" Tara"... Dion berteriak senang ketika nasi goreng buatan nya selesai. Ana yang sedari tadi menunggunya tampak antusias dengan masakan Dion. Mata Ana tampak berbinar melihat nasi goreng buatan suaminya.Itu kelihatan menggoda dan menggiurkan sehingga membangkitkan selera makannya apalagi sekarang perutnya dalam keadaan keroncongan.
" Ayo silahkan dimakan, pasti dedek bayinya sudah kelaparan" kata Dion dengan senyum mengembang.
" Terimakasih mas" kata Ana mulai melahap masakan Dion.
" Enak mas"kata Ana sambil mengacungkan kedua jempolnya.
" Coba deh mas coba juga" kata Ana sambil menyodorkan sendok kepada Dion, dengan semangat Dionpun memakan hasil masakannya.
" Rasanya hambar deh" kata Dion yang merasakan masakannya kurang garam.
" Enggak mas enak kok" kata Ana sambil terus menyendok nasi goreng ke dalam mulutnya sedangkan Dion hanya menggeleng gelengkan kepalanya.
Dion hanya memandang Ana yang begitu lahap memakan masakan, ada sejumlah pertanyaan yang muncul dalam benaknya.
" Ana boleh mas tanya sesuatu??" kata Dion dengan wajah yang begitu serius.
" Apa mas??" kata Ana yang terus saja mengunyah makanan nya.
__ADS_1
" Apa makanannya benar benar enak??"
" Iya mas Ana suka" kata Ana walaupun sebenarnya Ana merasa bahwa masakan Dion kurang garam.
Selesai makan Ana pun kembali merebahkan tubuhnya, dia merasa tenang kerena perutnya sudah terisi penuh.
" Kamu sudah kenyang? " tanya Dion yang juga merebahkan tubuhnya di samping Ana dia memiringkan posisinya sehingga posisi mereka saling berhadapan.
" Udah mas, makasih ya Dede bayinya suka"
Dion tersenyum melihat Ana, dia memandang wajah bahagia Ana
" Ana mas boleh nanya sesuatu??" kata Dion dengan mimik wajah yang cukup serius.
" Apa aku begitu mencintaimu di masa lalu" kata Dion sambil menatap mata indah Ana.
Ana tersetak mendengar pertanyaan Dion, dia menarik tangan Dion dan menggenggam nya dengan erat.
" Mas aku ngakk bisa bilang mas cinta atau ngakk padaku di masa lalu kerena aku ngakk ada hak untuk mengatakannya"
" Maksud kamu" kata Dion yang sedikit bingung dengan jawaban Ana.
__ADS_1
" Jawabannya ada Disini" kata Ana sambil memegang jantung Dion.
" Jika aku bilang iya tapi hati mas berkata tidak maka semua akan percuma, hanya mas sendiri yang tahu apakah menyayangi ku atau tidak"
Dion tak mampu berkata apa apa, Sekarang dia tahu bahwa wanita ini adalah bagian penting dalam hidupnya.
Dion yakin bahwa Ana seorang wanita berhati
baik yang begitu dicintai nya di masa lalu meskipun saat ini dia tidak mengingat masa masa bersama Ana tapi Dion yakin itu indah.
Dion menarik tubuh Ana dan membawanya dalam dekapannya, hatinya merasa nyaman ada getaran indah yang mengisi kekosongan hatinya.
" Terimakasih kasih sayang walaupun saat ini aku tidak mampu mengingat semua tapi aku yakin kau adalah bagian penting dalam hidup ku"
Ana menangis,,,,,kali ini air mata bahagia keluar dari mata indahnya, Ana sudah sangat merindukan Dion memanggilnya dengan sebutan sayang
"Terimakasih mas, Aku bahagia aku benar-benar bahagia"
" Love u mas" kata Ana dengan air mata bahagia yang membanjiri wajahnya.
Dion menghapus air mata Ana, dia mencium bibir Ana sekilas dan membelai rambutnya. Kini ia tahu mengapa mamanya manjodohkan dirinya dengan Ana.
__ADS_1
" Sayang " kata Dion dengan mesra tampak senyum bahagia tersungging dari bibir Dion.Dia memeluk Ana dengan erat dan mendekapnya dengan penuh kahangatan.
AYO BUDAYA LIKE UNTUK MENDUKUNG PARA AUTHOR. JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AUHTOR YA...VOTE YANG BANYAK AGAR KAMI PARA AUTHOR SEMANGAT UP NYA.