Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 37 ketemu lagi...


__ADS_3

Ana hanya memandangi Fika dan bibinya memilih barang barang yang mereka sukai.Tiba tiba saja Ana ingin ke kamar mandi.


" Bibi, Ana permisi ke kamar mandi dulu ya" pamit Ana.


" Pergilah, ingat jangan kelamaan"


Ana pun segera pergi ke toilet yang tak jauh dari tempat Fika dan bibinya berada, namun saat ia ke luar dari kamar mandi tiba tiba ada tangan yang menariknya dan membawanya menjauh dari tempat Fika dan bibinya belanja.


" Mas Antoni" kata Ana terkejut


" Iya sayang ini mas"


" Dari mana masa tau Ana disini? Mas ngikutin Ana??"


" Iya sayang ada yang mau mas omongin sama kamu?? kata Antoni serius.


" Mas jangan panggil Ana sayang lagi dan Ana ngakk mau ngomong sama mas lagi,Ana udah punya suami mas,jangan ganggu Ana" kata Ana dengan nada sedikit emosi.


" Mas janji ngakk akan ganggu kamu, tapi kamu harus temui mas di taman xx jam satu siang".


" Ana ngakk mau mas"


" Kalau kamu ngakk mau, mas akan datang dan menuggu kamu didepan rumah sampai kamu keluar" ancam Antoni

__ADS_1


" Mas ngak main main Ana, mas akan tungguin kamu" kata Antoni sambil berlalu meninggalkan Ana.


Ana hanya terpaku menatap kepergian Antoni,lututnya seolah lemas, pikirannya menjadi kacau tak menentu.


Apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus menemuinya?? Bagaimana kalau mas Dion tahu? Aku tidak pantas lagi untuk bertemu dengannya,aku sudah bersuami. agrrhhh


Ana melangkah lunglai ke tempat Fika dan bibinya belanja.


" Kamu lama amat sih, ngapain aja kamu di kamar mandi ? sungut Fika.


"Cepat kamu bayarin barang barang ini ke kasir, abis itu kita pergi ke tempat sepatu!perintah Lita Sik berkuasa.


" Bi, Ana rasa ini sudah cukup banyak"


Lagi lagi Ana tak dapat membantah apa yang dikatakan oleh bibinya. Setelah cukup lama mereka berkeliling, danembeli barang barang yang mereka inginkan akhirnya Lita dan putrinya memilih untuk pulang.


" Sayang kita pulang aja mama udah capek ? kata Lita pada putrinya.


" Iya nih ma, kaki Fika udah pegal nih"


" Ana, bawa semua barang barang belanjaan ke mobil, kamu tunggu di sana, aku sama mama mau beli minuman dulu".


Ana dengan bersusah payah membawa semua barang barang belanjaan Fika dan bibinya, dan tiba tiba saja Dion datang entah darimana muncul di hadapan Ana.

__ADS_1


" Mas,,,,, ngapain disini??" desis Ana yang luar biasa kaget melihat sosok suaminya yang tiba tiba datang.


" Mas ada rapat dengan klien di dekat sini"


Dion yang melihat semua barang belanjaan Ana kaget, dia tahu Ana bukanlah tipe wanita yang suka berbelanja barang barang mahal dan yang ada ditangan Ana adalah barang barang yang terbilang mahal.


Pasti itu milik Fika dan bibi Lita pikir Dion


" Bibi dan Fika mana??" tanya Dion


" Ehhh itu mas.. mereka sedang beli minuman katanya" kata Ana dengan sedikit ketakutan,


" Jadi kamu dijadikan budak untuk membawa barang barang mereka? kata Dion dengan nada sedikit meninggi,dia tidak terima istrinya diperlakukan kasar oleh ibu dan anak itu.


" Bukannya gitu mas...eh...itu..." Ana tidak mampu meneruska kata kata nya.


" Ayo kita samperin Fika dan bibimu itu" kata Dion sambil menarik tangan Ana yang penuh barang belanjaan.


" Ga usah mas,,,Ana ga apa apa kok, mas Ana mo...hon....


Dion tidak menghiraukan perkataan Ana,dia segera menghampiri Lita dan Fika yang sedang duduk santai sambil minum minuman dingin.


Melihat Kedatangan Dion,Lita dan Fika begitu kaget,bagaimana mungkin Dion tiba-tiba ada di mall tersebut. Mereka dengan spontan berdiri dengan tubuh yang gemetaran.

__ADS_1


Dukung AUTHOR dong jangan lupa like komen dan vote dan tambah menjadi favorit ya... LOVE YOU ALL


__ADS_2