Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 55


__ADS_3

Setelah satu minggu mendapatkan perawatan intensif, kondisi Ana barangsur angsur manbaik, Dion beserta keluarganya merawat Ana dengan penuh perhatian. Dion dengan penuh kasih sayang merawat istrinya hingga keadaan fisik dan hatinya benar-benar membaik


Hari ini Aldi, Shanty dan Ray sedang ada di rumah sakit untuk menjaga Ana sedangkan Dion ada di kantor kerena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkannya. Dokter Tian pun datang untuk memeriksa Ana hari ini, seperti biasa dokter tersebut akan memeriksa tekanan darah dan denyut jantungnya serta memberikan suntikan vitamin dan mengganti perban luka Ana.


" Bagaimana keadaan menantu saya Tian" tanya Aldi.


" Keadaan sudah membaik, tekanan darah nya sudah normal dan lukanya sudah mulai mengering "


" Kapan menantu saya boleh pulang dok" tanya Shanty.


" Mungkin nanti sore pasien sudah boleh pulang, tapi ingat pasien tidak boleh terlalu banyak bergerak agar lukanya cepat sembuh dan usahakan tidak terjadi gesekan pada lukanya dan sangat disarankan untuk pasien tidur sendiri agar tidak terjadi gesekan pada lukanya"


" Wah kasihan kakak saya dong Dok bakal tidur sendiri" celoteh Ray.


" Kamu ini Ray" sungut Aldi


Dokter Tian hanya tersenyum mendengar gurauan Ray. Ana begitu bahagia sebentar lagi dia akan keluar dari rumah sakit. Dirinya sungguh sangat bosan untungnya dia selalu ditemani oleh keluarga yang Sangat menyayangi nya.


Shanty yang begitu senang segera mengirim pesan pada Dion.

__ADS_1


" Nak, istrimu akan keluar dari rumah sakit mama harap kamu bisa pulang lebih cepat"


Dion yang membaca pesan tersebut langsung merasa bahagia dengan secepatnya dia menyelesaikan semua pekerjaan dengan cepat, dia sungguh tidak sabar untuk menjemput istrinya dari rumah sakit.


Jam 5 tepat Dion sampai dirumah sakit, dengan sedikit berlari di menuju ruangan Ana.Setelah sampai dia melihat Ibunya sudah membereskan semua barang barang Ana selama dirumah sakit. Ana pun sudah mengganti pakaiannya dan bersiap siap untuk pulang.Ray yang melihat kakaknya datang kembali menggodanya.


" Cie...ada yang yang ngakk sabar bawa kakak ipar pulang" kata Ray. Shanti , Aldi dan Ana pun melihat ke arah Dion yang wajah sedikit memerah karena sindiran Ray.


" Kamu ini Ray hanya hanya bisa menggoda kakak mu saja" kata Shanty sedangkan Aldi hanya menggeleng kepala karena tingkah kocak anak bungsunya tersebut.


" Ayo nak, bantu istri kamu kita pulang sekarang" kata Shanty


Dion pun memepah istrinya dengan hati hati, dia pun membawanya ke dalam mobil.Setelah sampai dirumah keluarga Wiradmadja kedatangan Ana disambut dengan senang oleh para ART dirumah tersebut bahkan mereka menyediakan makanan makanan istimewa untuk menyambut kedatangan nyonya muda itu.


" Ma, ini terlalu berlebihan deh" sahut Ana


" Apanya yang berlebihan sayang, mama sangat bersyukur kamu baik baik saja"kata Shanty sambil mengelus rambut Ana.


" Dion antarkan istri mu ke kamar tamu, untuk saat ini kata Dokter dia akan lebih baik tidur sendiri sampai lukanya benar benar sembuh" kata Shanty membuat Dion seketika lemas.

__ADS_1


Sungguh dia snagt merindukanmu gadis ini selama 2 minggu ini Dion tidur terpisah dari Ana membuat tersiksa.


" Hmmm sendiri ni ye..." kata Ray yang lagi lagi menggoda kakaknya. Mata Dion menukik tajam ke arah Ray, sungguh dia sangat geram dengan tingkah adik bungsunya.


" Udah kamu antar Ana ke kamar biar dia istirahat" kata Shanty.


Sesampai di kamar Dion segera merebahkan Ana di tempat tidur, Ana sedikit kesulitan karena luka di perutnya masih sedikit nyeri.


" Apa masih sakit sayang" tanya Dion sbil mengelus bagian perut Ana yang sakit.


" Hanya sedikit kok mas, mas ngakk usah khawatir"


" Maafin mas ya, udah buat kamu terluka begini" kata Dion sambil mengelus rambut Ana dengan rasa cinta.


" Mas ngakk salah kok, Ana malah bersyukur mas jadi ngakk marah lagi sama Ana. Ana sangat sedih waktu mas marah kemarin"


" Maafin mas ya" kata Dion sambil memeluk Ana. Ada kehangatan mengalir di hati Ana, dia merasa menjadi orang paling bahagia di dunia.


***Maaf ya jika ceritanya tidak sesuai harapan.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AUHTOR YA...


KOMEN JUGA BIAR NOVEL INI RAME***


__ADS_2