Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 110


__ADS_3

Ana yang bersiap sipa untuk mengantarkan kue ke tempat ker Andra dibuat pusing oleh tingkah Lia yang memang Diyang makan.


" Ayolah Lia nanti kita terlambat,bisa bisa mas Andra marah"


" Ih yang udah kangen sama mas Andra" kata Lia sambil meledek dengan mulut yang penuh dengan makanan.


" Ya udah biar aku pergi sendiri sendiri saja lagian ada pak Midun yang akan bantuin saya" Anaberlalu dengan membawa kotak kotak kue ditangannya.


" Iya deh" kata Lia akhirnya menyudahi makannya dengan berat hati ia meninggal kan meja makan.


Akhirnya tak butuh waktu lama merekapun sampai di kantor Andra dan dengan terburu buru Ana segera membawa kotak kue tersebut ke lantai tiga.


Cepatan Lia kita udah terlambat nih" kata Ana sambil buru buru ke lantai tiga"


" Aduh tungguin dong An , berat nih" kata Lia yang ngos ngosan sambil membawa kotak kue yang lumayan berat.


" Aduh kamu ini kalau kamu ngakk kelamaan makannya kita ngakk bakalan terlambat" kata Ana dengan sedikit kesal


" Udah tenang aja Andra ngakk bakal marahin kita, apalagi sama kamu"


" Kamu ini"


Akhirnya mereka sampai di lantai tiga tempat biasa Andra melakukan jamuan makan bersama rekan bisnisnya dan ia selalu memesan kue sebagai makanan penutupnya.


" Maaf kami terlambat" kata Lia dengan perasaan yang tidak bersalah.

__ADS_1


Mata Ana membelak kaget melihat sosok yang ada dihadapannya, jantung Ana berdegup kencang saat sosok itu melihat nya dengan mata yang masih sama.


" Sayang" Sosok yang bernama Dion sekaligus suaminya memanggilnya dengan sebutan yang sudah lama tidak didengarnya.


Dion memeluknya dengan erat membuat Ana hanya dapat berdiri mematung dengan airmata yang mulai membanjiri wajahnya. Ana menatap wajah Andra yang kelihatan memancarkan emosi dengan cepat Andra menarik Ana dari pelukan Dion, hatinya benar-benar dibakar rasa cemburu


Terjadilah perkelahian yang memperebutkan Ana, Ana meresa seperti barang berang yang diperebutkan oleh dua orang yang memiliki arti dalam hidupnya.


Ana berlari dengan air mata yang membanjiri wajahnya, disusul oleh Lia yang juga ikutan panik.


" Ana" Andra dan Dion bersamaan memanggil nama Ana namun Ana tidak menggubrisnya. Ana berlari ke luar dari kantor Ana, dia tidak perduli dengan tatapan karyawan yang sedang mengarah padanya.


Begitu sampai di luar kantor Andra mata Ana memandang sekeliling dia bingung hendak kemana, ia tidak mungkin ke rumah Andra dalam posisi begini.


" Kamu mau kemana??" tanya Lia yang begitu iba melihat Ana dengan air mata yang masih membasahi pipinya.


" Ngakk tau Li, aku bingung mau kemana!"


" Kita pulang aja"Lia memberi saran namun Ana menggelengkan kepalanya.


" Ngakk mau Li, aku segan sama Andra untuk saat ini aku ngakk mau bertemu mereka berdua" kata Ana


" Ya udah sekarang kita ke kafe sana" Kata Lia sambil menunjuk Cafe yang ada diseberang kantor Andra.


Begitu sampai Lia segera memesan minuman dingin untuk mereka berdua.

__ADS_1


" Minumlah An, agar kamu lebih tenang" Kata Lia sambil menyodorkan minuman.


Ana meneguk minuman dingin itu, ia merasa lebih baik dari sebelumnya.


" Li, gimana ini??" kata Ana kebingungan


" Ana kamu harus buat keputusan jangan biarkan mereka berdua sama sama mengharapkanmu"


Ana menarik nafas dalam, sungguh hatinya masih sangat terkejut melihat Dion ada dihadapannya.


" Apa kamu masih mencintai Dion??" Pertanyaan Lia benar benar menusuk kedalam hati Ana yang paling dalam.


" Entahlah Li" kata Ana menjawab sekedarnya


" An segera mungkin kamu harus memutuskan antara Andra dan Dion"


Ana terdiam mendengar perkataan sahabatnya itu, dia tak bisa membohongi hatinya bahwa dalam hatinya nama seorang yang ada dimasa lalunya masih terukir indah.


" Bagaiman dengan Andra, apa yang harus ku katakan padanya, apakah aku terlalu bodoh dan egois jika kembali pada Dion"


Seribu pertanyaan muncul di benak Ana membuat dirinya benar benar dalam posisi yang salah.


***Terimakasih buat yang sudah like,komen ,vote dan follow AUHTOR ya. Vote yang banyak Agar author semangat up nya.


Maaf jika ada typo, author Sangat berterimakasih jika ada yang mengingatkan nya******.

__ADS_1


__ADS_2