
Suara tangis bayi laki laki itu adalah suara yang paling indah yang pernah didengar oleh Dion dan Ana. Dion dan Ana begitu bahagia, terharu mendengar anak laki laki pertama mereka lahir dengan selamat dan sehat
" Selamat untuk kalian" kata dokter Elisa sambil meletakkan bayi itu dada Ana.
" Terimakasih ya Tuhan" kata Ana sambil menangis, ia tak mampu membendung airmata yang keluar dari kedua mata indahnya.
" Terimakasih sayang.." kata Dion sambil mencium kening dan pipi Ana terus menerus.
" Dia tampan sekali seperti mu mas" kata Ana sambil mengelus pipi sang bayi
" Aku bahagia...aku bahagia terimakasih ya sayang" kata Dion berulang ulang,
" Selamat sekali lagi untuk ibu Ana dan bapak Dion, sekarang bayinya akan kita timbang dan kita ukur" kata Elisa sambil mengambil bayi itu dari dada Ana.
Ana telah menyesuaikan tugasnya sebagai seorang dan tugas kedepannya akan lebih berat karena dia harus mengurus, menjaga dan mendidik sang bayi dengan baik.
" Sayang kamu Istirahat saja ya, biar dedek bayi aku yang jaga"
" Mana mama??" tanya Ana yang belum melihat keberadaan Shanty diruangan nya.
" Ya ampun aku hampir lupa, pasti mereka sedang ada diluar" Kata Dion lalu beranjak keluar untuk memanggil mamanya
Shanty, Aldi dan bahkan juga Ray masih menunggu diluar ruangan, mereka sempat mendengar suara tangisan bayi tapi belum berani masuk kedalam.
" Ma..." kata Dion sambil memeluk mamanya, sekarang ia tahu betapa beratnya menjadi seorang ibu.
" Bagaimana nak??" tanya Shant
__ADS_1
" Ana sudah melahirkan dengan sehat dan selamat, terima kasih ma" kata Dion
" Laki laki atau perempuan??" tanya Aldi yang juga turut bahagia
" Laki laki pa, dia tampan seperti papa" kata Dion
" Syukurlah nak, istrimu memang luar biasa Dion dia itu wanita kuat . Mama kagum sama semangat nya,dia yang akan melahirkan tapi mama yang ketakutan" kata Shanty
" Iya ma, Dion benar benar beruntung ya,"
" Ingat Dion jangan sampai Kamu kurang memperhatikan istrimu, berikan dia perhatian yang cukup agar dia tetap merasa bahagia. Dan sekarang kamu sudah memiliki tanggung jawab yang lebih besar, papa harap kamu bisa menjadi ayah dan suami yang baik bagi istri dan anakmu"
" Baiklah Dion akan berusaha pa, Dion akan berusaha menjadi seperti papa"Kata Dion sambil mendekat dan memeluk papanya juga
" Jadi kapan nih kita lihat keponakanku, nanti dramanya dirumah aja" kata Ray
" Oh iya... ayo kita lihat cucu papa dan mama" kata Dion sambil membuka pintu ruangan Ana.
" Pa...dia lucu sekali" kata Shanty sambil menggendong bayi Itu dan membawanya kedekat Ana
" Selamat ya sayang, mama bangga sama kamu" kata Shanty
" Terimakasih ma, ini berkat doa mama juga terima kasih sudah menemani Ana dan menjadi ibu untuk Ana juga" kata Ana dengan penuh rasa haru,
" Ia sayang kamu ini bukanlah menantu tapi kau adalah putri keluarga ini, kehadiran mu membawa kebahagiaan bagi keluarga Wiradmaja.Terimakasih ya sayang"kata Shanty yang tak kalah terharu nya
Seketika ruangan itu diliputi rasa haru dan bahagia apalagi setelah melihat bayi yang baru dilahirkan Ana.
__ADS_1
" Papa boleh gendong ngakk??" kata Aldi yang juga ingin sekali menggendong cucu pertamanya itu.
" Boleh dong pa, tapi hati hati" kata Shanty sambil memberikan bayi yang baru lahir itu ketangan suaminya.
" Ya Tuhan rasanya luar biasa" kata Aldi sambil terus memandangi sang bayi
" Tapi ngomong ngomong nama keponakanku siapa nih??" tanya Ray
" Iya ya...kira kira kalian sudah punya nama??" tanya Aldi
" Pa...ma untuk anak pertama kita, saya dan Ana Sud sepakat agar mama dan papa yang akan memberikan nama untuknya" kata Dion
" Iya ma, kami akan merasa bahagia dan terhormat jika mama dan papa memberikan nama untuk anak pertama kita" kata Ana sambil menatap Dion dan keduanya pun tersenyum seolah saling mengerti
Aldi dan Shanty saling memandang, mereka tidak pernah berpikir akan mendapatkan kehormatan dari anak dan menantunya.
" Bagaimana kalau namanya Abian Alexi Wiradmaja yang artinya laki laki bijaksana dan gigih dalan berjuang" kata Aldi
" Wah...nama yang bagus" kata Ray
" Wah... ternyata papa sudah mempersiapkan nama untuk cucunya" kata Shanty
" Jadi nama panggilan nya adalah Bian" kata Ray
" Bagaimana apa kalian suka??" tanya Aldi pada Dion dan Ana
" Tentu saja kami suka pa, apapun nama yang kalian berikan akan dengan senang hati kami terima, dan semoga dedek Bian menjadi seperti namanya menjadi anak yang tangguh dan bijaksana" kata Ana sambil tersenyum
__ADS_1
" Amin..."
Jangan lupa like,komen dan vote novel ini ya... karena dukungan kalian akan sangat berguna sekali bagi author.