Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 192


__ADS_3

" Sayang berhentilah cemberut, aku hanya pergi dalam waktu 3-4 hari"


" Itu lama sekali mas, Pokoknya Ana mau ikut mas!!"


Ana tetap mengotot ingin ikut dengan Dion ke Bali.


" Sayang kamu Taukan kejadian kemarin, kita hampir saja kehilangan anak kita!!"


Ana hanya terdiam sambil menatap Dion dengan wajah cemberutnya, sebenarnya Dion tidak tega melihat istrinya seperti itu namun karena insiden yang menimpa Ana waktu mereka ke Bandung membuat Dion memutuskan untuk tidak memperbolehkan Ana ikut dengannya.


" Sayang" kata Dion sambil mendekati Ana yang sedang duduk cemberut di ranjang


" Baiklah mas tidak akan pergi, biar saja mas akan batalkan kontrak kerja sama yang di Bali"


" Jangan mas"


" Tak apa sayang, jika kamu tidak ingin mas pergi tidak apa apa, mas ngakk akan pergi"


" Tidak mas, mas harus tetap pergi" kata Ana sambil mendekati Dion, dia lalu merebahkan kepalanya di dada suaminya itu, ia menghirup aroma yang selalu ia rasakan setiap hari.


" Aku pasti akan sangat merindukan mu" kata Ana


" Aku mengerti sayang, tapi ini semua kulakukan untuk keluarga kecil kita"


" Hmmmm....kamu akan segera pulangkan??"


" Iya sayang, mas akan segera pulang jika urusan pekerjaan mas sudah selesai, kamu kan paling tau kalau mas ngakk bisa jauh dari kamu"


" Tapi ingat mas jangan macam macam selama ada disana, jangan coba menggoda gadis gadis yang ada disana!!"

__ADS_1


" Ha....ha.. apa yang kamu katakan sayang, mana mungkin aku melakukan itu dan satu hal tidak ada gadis yang lebih cantik dan lebih menggoda dari pada dirimu"


" Ya ....aku hanya mengingatkan mu saja, jangan sampai kamu menggoda gadis gadis pantai yang ada disana"


" Iya. iya sayang" kata Dion sambil membungkam kan mulut Ana dengan tangannya, ia lalu menarik tubuh Ana tubuh agar lebih dekat dan ******* bibi seksi itu.


" Aku juga pasti akan sangat merindukan mu, apalagi bibir seksi ini" kata Dion sambil ******* bibir indah itu lagi.


Ciuman Dion kali ini lebih panas hingga membuat Ana menjadi ingin melakukannya dengan Dion. Karena terbakar gairah Ana kemudian membuka kemeja Dion yang sudah terpasang rapi padahal 2 jam lagi Dion akan segera pergi ke bandara.


" Sayang apa kita boleh melakukannya??" kata Dion dengan sedikit khawatir, ia takut kalau kandungan Ana akan bermasalah.


" Tapi kali ini aku benar benar menginginkannya mas" kata Ana


" Sayang mas takut kalau bayi kita"


Ana tidak perduli dengan kata kata Dion, kali ini dia yang pertama ******* bibir suaminya.Dion menjadi lepas kendali apalagi saat Ana menyentuh junior miliknya yang sudah lama tidak masuk ke sarangnya.


" Lakukan dengan pelan pelan" bisik Ana di telinga Dion, dan bisikan itu terdengar seksi dan sangat merdu.


Akhirnya mereka memadu kasih hampir setengah jam, Dion begitu sangat hati hati melakukan nya, sentuhan sentuhan lembut diberikan nya untuk istri yang begitu dicintainya itu.


" Sayang aku mencintaimu" kata Dion dengan nafas terengah-engah, dia terkapar disamping Ana setelah hampir setengah jam bercinta


Dion memiringkan wajahnya dan melihat Ana yang juga kelihatan kelelahan.


" Sayang kamu tidak apa apakan???" Dion menjadi khawatir melihat kondisi Ana dan ia memegang perut Ana yang sudah kelihatan berisi.


" Tidak mas, aku baik baik saja hanya sedikit kelelahan"..

__ADS_1


" Maaf kan aku sayang" kata Dion sambil menarik Ana ke dalam pelukan nya.


" Aku yang menginginkan nya, kamu tidak perlu minta maaf"


" Setelah ini kamu pergi.ke dokter ya, aku takut bayi kita kenapa napa".


" Dia baik baik saja mas, percayalah dia akan jadi anak yang kuat seperti dirimu"


" Oh....aku sungguh bahagia sayang!!!" kata Dion sambil mempererat pelukannya


" Mas ayo cepat siap siap, sebentar lagi mas akan pergi ke bandara kan??".


" Tenang saja sayang, pesawat nya baru akan berangkat satu jam lagi, biarkan aku memeluk mu dulu, aku pasti akan sangat merindukan mu disana"


" Ayolah mas sebelum Gio datang untuk menjemput mu"kata Ana sambil melepaskan pelukannya.


" Baiklah nyonya" kata Dion yang kemudian bangkit dan menuju kamar mandi namun sebelum membuka pintu Dion kembali dan menggendong Ana menuju kamar mandi.


" Mas... apaan sih"


" Kita mandi sebelum mas pergi, dan kamu ikut mengantar mas ke bandara.


" Kamu memang paling pandai mencari kesempatan"


Terimakasih untuk semua dukungan untuk novel " Menikahimu Takdirku"


See u to the next chapter


Terimakasih buat yang sudah like,komen ,vote dan follow AUHTOR ya. Vote yang banyak Agar author semangat up nya.

__ADS_1


Maaf jika ada typo, author Sangat berterimakasih jika ada yang mengingatkan nya******.


__ADS_2