
Miko semakin tidak bisa menahan keharuannya ketika melihat dua orang bayi sekaligus. Dua bayi yang telah dibungkus menggunakan bedong itu diberikan oleh perawat kepada Miko.
" selamat pak, kedua putri bapak lahir dengan selamat dan sehat" kata perawat itu.
Miko tidak bisa lagi membendung air matanya saat menggendong bayi bayi mungil itu.
" Istri saja bagaimana sus??" tanya Miko
" Semua baik baik saja dan sebentar lagi bapak akan bisa melihat istri bapak"
" Terima kasih sus" kata Miko dengan wajah yang masih dengan penuh keharuan.
" Terima kasih Tuhan" kata Miko sambil menengadah ke atas dan ia kembali menatap kedua putri putri cantik nya tersebut.
Akhirnya impian Miko akhirnya terwujud, dari dulu keluarga Miko ingin memiliki anggota anak perempuan dan ternyata sekarang mereka dikaruniai dua anak perempuan sekaligus.
Setelah Miko diperbolehkan masuk oleh sang Dokter, ia dan perawat pun masuk kedalam ruang operasi Lia.
Begitu melihat bayi bayinya, Lia juga tidak kuasa untuk menahan rasa bahagia dan haru. Lia langsung mencium kedua putri nya ya g diletakkan di dadanya secara bergantian.
Mikopun tak hentinya mencium pipi Lia, ia membelai wanita yang sudah memberinya dua anak sekaligus.
" Terima kasih sayang, terima kasih" kata Miko yang juga menetes kan airmata bahagia.
" Kita sudah sah menjadi orang tua" kata Lia
" Iya sayang, mama dan pao pasti senang mendengar kabar ini"
" Apa kau sudah memberikan tahukan kepada mereka??" tanya Lia
" Sudah sayang dan mungkin besok pagi mereka akan langsung datang untuk melihat kedua putri kita"
__ADS_1
Liapun mengangguk kan kepalanya, keluarga kecil itu kini dipenuhi oleh kebijakan yang begitu indah. Dua putri cantik mereka adalah kado terindah untuk pernikahan mereka.
Setelah semua selesai akhirnya Lia dipindahkan keruang perawatan, Mikopun segera menyuruh pihak rumah sakit untuk menyediakan kamar yang terbaik untuk Lia. Miko ingin, Lia , bayi bayi mereka dan keluarga yang akan menjenguk Lia merasa nyaman.
Dan sebelum Lia masuk kedalam ruang perawatan, Miko sudah menyuruh para perawat dan beberapa petugas kebersihan disana untuk menghias kamar tersebut
Begitu Lia masuk kedalam ruang perawatan, dia begitu kaget melihat dekorasi kamar yang indah dan itu lebih mirip kamar bayi.
" Ya ampun mas, lucu sekali" kata Lia dengan raut wajah yang bahagia
Wellcome our beautiful babies... sejumlah balon huruf berwana emas menghiasi dinding kamar serta pernak pernik berwarna pink menambah kesan feminim sehingga setiap orang yang masuk kedalam ruangan tersebut tahu bahwa bayi yang dilahirkan adalah perempuan.
" Kamu suka??" tanya Miko
" Hmmm" kata Lia sambil menganggukkab kepalanya.
"Mas ada satu hadiah lagi buat kamu!!" kata Miko, iapun mengeluarkan sebuah kotak merah kecil dari kantong nya.
Mikopun membuka kotak perhiasan tersebut, sebuah kalung dengan liontin ML dihiasi dengan berlian berlian indah.
" Bagus sekali mas" kata Lia dengan mata berkaca-kaca, ia tidak menyangka mendapatkan hadiah dari suaminya.
Miko pun memakainya pada leher Lia,
" Kamu cantik sekali sayang" kata Miko Sambil mencium kening Lia, entah sudah berapa puluh kali ia cium.
" Makasih ya mas, udah setia nemenin aku dari awal kehamilan sampai lahirnya putri putri cantik kita. Oh ya mas kita kan belum kasih nama untuk bayi bayi cantik kita"
" Kalau boleh aku masih ingin menunggu kedatangan papa dan mama, Sebuah kehormatan bagi mereka jika bisa memberikan nama untuk putri putri kecil kita"
" Kamu setuju kan jika mereka yang memberikan nama" Tanya Miko
__ADS_1
" Ya setuju dong mas" kata Lia
" mereka adalah papa dan mamaku juga" kata Lia
"Oh ya mas mau nunjukin sesuatu pada kamu"
Mikopun mengambil ponselnya dan menunjukkan beberapa gambar pada Lia.
" Ini rumah peninggalan orang tua kita yang ada di Malang"
Lia begitu kagum dengan sebuah rumah besar yang sudah berdiri diatas tanah peninggalan orang tua Lia
" Mas ini beneran??" kata Lia tidak percaya, sebuah rumah dengan design klasik dilengkapi dengan taman kecil didepan rumah tersebut.
" Iya dong sayang"
" Nah yang ini juga udah perbaiki" kata Miko sambil menunjuk kan makam ayah dan ibu Lia yang sudah dikeramik tinggi serta diberi pagar. Makam itu kinii tidak akan ditumbuhi oleh rumput liat lagi karena seluruh makam sudah dikeramik setinggi 1 meter.
" Mas" mata Lia kembali berkaca kaca, ia tidak bisa menahan keharuan yang memenuhi hatinya.
" Peluk" kata Lia dan Mikopun memeluk Lia sambil mencium pipinya
" Terima kasih untuk segala nya mas"
" Iya my girl, aku sudah berjanji dan bersumpah untuk membahagiakan kamu dan anak-anak kita"
Jadi baper ya.... seandainya ada suami begitu di dunia nyata ( 😂😂😂😂😂😂)
Yang punya suami seperti pada tokoh Menikahimu takdirku boleh komen ya(😂😂😂😂😂😂)
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.
__ADS_1
Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u