
Semangat Dion kembali bangkit,dia segera bergegas untuk menjemput Ana. Begitu sampai di apartemen dia langsung menemui Ana.
Ana tampil mempesona dengan dress putih bunga bunga dengan sedikit riasan natural di wajahnya, senyuman Ana mengambang saat melihat kedatangan Dion.
" Kamu udah siap sayang"
" Iya mas, bener mas ngakk sibuk??"
" Enggak kok sayang, ayo kita berangkat" kata Dion sambil menggenggam tangan Ana.
Mereka pun berjalan menuju parkiran dan segera meluncur.
" Sayang kamu makan apa??"
" Mas Ana pengen makan bakso di pinggir jalan"kata Ana dengan begitu antusias.
" Sayang kita makan bakso restauran aja jangan yang pinggir jalan"
" Tapi dedek bayinya mau yang di pinggir jalan" kata Ana sambil mengelus perutnya.
" Sekarang kamu dah pintar ya, bawa bawa dedek bayi padahal kamunya yang pengen"
" Ngakk kok mas memang dedek bayinya yang pengen" kata Ana sambil tersenyum senyum malu.
" Mas kita makan disitu aja" kata Ana sambil menunjuk penjual bakso di pinggir jalan.
Dion segera menurunkan laju mobilnya.
" Benar kamu mau makan disini???"
" Iya mas ayo kita turun" kata Ana dengan semangat nya.
__ADS_1
Dion dan Ana pun turun dari dalam mobil, Dion menatap warung bakso itu segera menarik tangan Ana.
" Sayang kita makan di tempat lain aja ya, kayaknya tempatnya ngakk layak"
" Ngakk apa apa kok mas, tempat bersih kok,ayolah mas Ana pengen sekali makan disini" kata Ana sambil merengek.
Dion tak mampu menolak permintaan Ana dengan langkah berat ia terpaksa menuruti Ana.
" Bang baksonya dua ya"kata Ana pada penjual bakso.
" Baik neng"
" Ayo mas kita duduk disitu" kata Ana sambil manarik tangan Dion untuk duduk di kursi kayu panjang.
Tak lama kemudian bakso pesanan Ana datang.
" Terimakasih ya bang" kata Ana sambil tersenyum manis, melihat Ana tersenyum Dion merasa cemburu
" Ngapain sih kamu tersenyum sama tukang bakso itu, malah kamu panggil di Abang lagi" kata Dion sedikit cemberut.
"Ha....ha... kamu cemburu???" ledek Ana
" Ngakk cuman mas ngakk suka"
" Masa cemburu sama tukang bakso" kata
Ana.
" Ayo kita makan, kelihatan nya ini enak" kata sambil menyendok kuah bakso ke mulutnya.
" Wah...enak mas coba deh" kata Ana menyodorkan sendok yang berisi bakso ke mulut Dion.
__ADS_1
Dion mencicipi bakso yang disodorkan Ana.
" Wah enak juga"
" Gimana mas enakkan??"
" Biasa aja tapi kalau kamu yang suapin rasanya jadi enak" kata Dion sambil mengelus rambut Ana.
" Jadi mas mau disuapin??"
Maka terjadilah acara suap suapan di warung bakso, beberapa orang yang ada disitu hanya tersenyum melihat dua sejoli itu.
__________________
Selesai makan bakso Ana dan Dion memilih langsung pulang.
" Benar kamu ngakk mau kemana mana lagi, ayo kita jalan jalan ke tempat yang kamu suka"kata Dion yang ingin menghabiskan waktu dengan Ana.
" Ga mas, lebih baik mas balik kekantor cari uang yang banyak untuk anak kita. Jalan jalannya kan bisa akhir pekan"
Dion tersenyum mendengar perkataan istrinya, sungguh ia kagum pada wanita ini.Tak lama mereka pun sampai di apartemen.
" Makasih ya mas" kata Ana handak keluar dari mobil namun Dion segera menarik tangannya.
" Ada apa mas??"
Dion tak mengatakan apa apa namun ia menyodorkan pipi nya ke arah Ana.
Ana yang mengerti maksud Dion segera mendarat kan satu kecupan di pipi Dion
" Nah sekarang mas cepat kekantor " kata Ana dan segera keluar dari mobil sebelum Dion meminta lebih darinya.
__ADS_1
Ayo like komen dan vote author ya biar authornya semangat 😄😄😄😄😄