Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 210


__ADS_3

Setelah mendapat informasi dari Bram, Andra, Dion , Ray Miko serta Lia sepakat untuk saling membagi tugas kedua tempat yang paling sering ditempati Anthoni.Daerah x Dan daerah Y yang menjadi tempat yang ditempati oleh Antoni


Melihat kedua alamat kedua lokasi tersebut,Dion,Ray serta Miko mencari di salah satu lokasi daerah x yang ia anggap daerah terlalu jauh dari pusat kota sedangkan Andra dan Lia melihat dilokasi Y yang tidak terlalu jauh dari pusat kota.


" Saya, Dion dan Ray akan kedaerah X karena lokasi ini lumayan jauh dari pusat kota sedangkan Andra dan Lia ke daerah Y saya yakin Andra sudah cukup mengenal daerah ini" kata Miko


" Sebaiknya selain pengawal kita membawa anggota kepolisian agar mereka segera menindak Anthoni"kata Ray memberikan saran


" Apa hal itu tidak terlalu berbahaya untuk keselamatan Ana!!" tanya Andra


" Tidak, aku yakin Anthoni tidak akan menyakiti Ana" kata Dion


" Lagi pula kita melakukan penyelidikan dengan sangat baik, Anthoni menyangka bahwa kita telah mengkambing hitamkan Andra dalam kejadian ini"


" Baiklah ayo kita bergerak sekarang, semakin cepat saya rasa lebih baik" kata Sion


" Iya apa yang dikatakan Dion memang benar, aku akan segera menghubungi pihak kepolisian agar ikut mengawal kita, kebetulan aku ada kenalan dari kepolisian saya rasa dia bisa membantu kita"


Saat mereka hendak pergi tiba tiba saja Sely datang entah darimana


" Mas Andra aku ingin ikut" kata Sely yang sudah muncul di tengah tengah mereka.


Semua orang yang ada disana tentu saja sangat terkejut melihat keberadaan Sely.


" Sayang ini terlalu berbahaya" kata Andra


" Tapi mas aku ingin ikut" kata Sely ngotot


Karena tidak enak berdebat ditengah tengah mereka, Andra segera menarik Sely menuju kamar mereka.


" Sayang aku mohon, kamu di rumah aja ini terlalu berbahaya apalagi saat ini kamu sedang hamil"


"Ngakk apa apa mas, aku ingi ikut dengan mu mencari Ana"


" Dengar.." kata Andra sambil menatap Sely


" Aku takut kamu kenapa kenapa napa!!" kata Andra sambil menatap Ana seolah memberikan perhatian pada dirinya bahwa ia sangat mengkhawatirkan keadaan Sely.

__ADS_1


" Jangan bilang kalau kamu cemburu" tebal tebak Andra


" Apakah aku salah???" kata Sely


" Aku merasa semenjak kehilangan Ana, kamu terlihat gelisah dan kamu sudah kehilangan perhatian kepadaku, kamu selalu sibuk pergi kesana sini untuk mencari informasi bahkan kamu tidak bertanya mengenai hasil pemeriksaan dokter tentang anak kita! Sely mencoba menuangkan semua uneg unegnya.


" Apa pemeriksaan kemarin ada masalah??"


" Tidak....aku hanya butuh sedikit perhatian mu, aku benar benar terabaikan" kata Sely dengan nada sedih, kepalanya menunduk dan ia mulai menghapus air mata yang mulai menggenang di matanya.


Hati Andra terasa hancur melihat Sely mendengar keluh kesah istrinya bahkan hatinya terasa tercabik cabik melihat Sely mengeluarkan airmata.


" Aku minta maaf sayang" kata Andra sambil menarik Sely ke dalam pelukannya.


" Aku salah..aku minta maaf" kata Andra


" Hikkssss..." Sely terus saja menangis dipelukan suami nya, sudah dua hari Andra tidak memperhatikan nya, saat itu Sely merasa sangat sakit.


" Sudahlah sayang, aku janji setelah masalah ini selesai aku akan mengajakmu kemanapun aku mau" kata Andra


" Aku hanya kasihan pada Dion sayang, lihatlah betapa hancurnya perasaan seorang suami jika kehilangan Istrinya" lanjut Andra


" Tapi bukan mas penculiknya kan??" tanya Sely


" Ha...ha..aku sudah memiliki mu, saat ini kau adalah wanita yang paling berharga di hidupku dan untuk apa aku menculik Ana, Kau...kau lebih berharga dari segala yang kupunya"kata Andra sedikit memberi gombalan, dan seketika Sely langsung tersipu malu.


" Benarkah???Apa aku lebih berharga dari pada mama???"


Andra menggaruk kepalanya, ia menjadi bingung dengan pertanyaan Sely.


" Kalian sama berharga nya, tapi tentu dalam versi yang berbeda.


Sementara semua yang ada dibawah tampak begitu tidak sabar menunggu kedatangan Andra.


" wah Andra lama sekali mengobrol nya..apa apa jangan jangan dia dan Sely sedang bertem.."belum lagi Miko menerus kan katanya Lia sudah mencubit pinggang nya.


" Kamu itu apaan sih!!" kata Lia dengan sewot

__ADS_1


" Hei...lebih baik kamu tidak ikut, kamu lebih baik temani Sely saja" saran Miko


" Tapi aku mengkhawatirkan Ana, bagaimana pun juga dia adalah sahabat terbaik ku"


" Tapi aku begitu penasaran dengan sosok Ana, dia begitu primadona di kalangan para pria seperti Andra, Dion dan Anthoni"


" Ana itu orang yang baik hati dan cantik, semuanya orang yang mengenalnya pasti akan menyukainya"


" Oh ya?? berarti dia tidak cerewet sepertimu ya??" ejek Miko


" Kamu itu..." kata Lia mendengus kesal


" Nah akhirnya mereka turun juga" kata Ray yang melihat Andra turun dengan memeluk pinggang Sely.


" Wah ini ceritanya bikin ngiri nih" kata Miko


" Iya nih apalagi buat yang kehilangan istri" kata Ray yang mencoba bercanda.


Seketika mata Dion melotot pada adiknya


" Maaf kak... lebih baik kita segera berangkat"kata Kata Ray sebelum kakaknya lebih marah lagi.


" Aku pergi dulu ya sayang, sebentar lagi mama akan pulang dan akan mengajakmu pergi keluar, kamu baik baik ya" kata Andra dan iapun menciptakan kening di depan semua orang.


" Hmm.....apa kita sudah boleh pergi??" tanya Miko


" Iya..apa semua pengawal yang kita sewa sudah semua datang??"


" Sudah...mereka sudah siap dan menunggu didepan".


" Bagaimana dengan pihak kepolisian kak Miko, apa mereka siap membantu??"


" Saya sudah hubungi dan katanya mereka akan datang dibelakang kita, kalian tenang saja semua sudah saya siapkan"


" Terima kasih ya Miko" kata Dion dengan tulus


" Semoga kita akan bertemu lagi sayang, kamu pasti akan menemukan mu"

__ADS_1


Terima kasih sudah mampir dan membaca novel ini. Author sangat mengharapkan Like, komen dan vote serta Follow karya ini ya...


__ADS_2