Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 126


__ADS_3

Sebelum baca Author ingatkan jangan lupa like komen vote dan follow author ya beb...


Happy reading....


Bibir mereka saling menyatu saling melepas rindu, Dion yang sudah tak mampu menguasai dirinya benar benar meluapkan semua kerinduannya lewat ciuman panas yang bagitu membara sampai sampai Ana kewalahan bernafas.


Ana melepaskan ciumannya kerena tidak bisa bernafas, sedangkan Dion menatapnya dengan tatapan memburu.


" Sayang aku...aku begitu merindukanmu" kata Dion sambil terus menusuri dari telinga sampai ke leher Ana


" Sayang tapi ini di kantor nanti tiba tiba Gio datang"


" Aku akan membunuhnya jika berani masuk"


" Sayang dia ngakk mungkin tau apa yang kita lakukan disini, ayolah mas jangan begini" kata Ana berusaha menghindar dari Dion.


" Baiklah sayang kita ke hotel x sekarang"

__ADS_1


" Tapi ini kan jam kantor mas"elak Ana


" Kamu tenang saja, biar semua kerjaan Gio yang urus" kata Dion sambul mengedipkan mata.


Akhirnya dengan terpaksa Anapun menuruti kehendak suaminya tersebut, mereka pun segera menuju hotel x salah satu hotel kepunyaan Wiradmadja group.


Akhirnya mereka tiba di salah satu kamar yang dikhususkan untuk keluarga Wiradmadja jika berkunjung, semua fasilitas disana kelihatan sangat istimewa dan berkelas. Begitu sampai di hotel tersebut, Dion yang sudah tidak sabaran langsung hendak memburu bibir merah Ana namun dengan sigap Ana segera menghindar.


" Dasar tuan mesum, tidak sabaran"kata Ana sambil mencubit perut Dion, dia lalu berlari kebarah luar kamar namun dengan sigap Dion menangkap nya.


"Sayang kamu membuat ku frustasi maka dari itu kamu harus menerima hukumannya" kata Dion sambil menggendong Ana menuju ranjang besar tersebut. Dengan hati hati Dion merebahkan tubuh Ana di atas ranjang begitu empuk.Dion yang sudah menahan hasrat nya begitu lama langsung hendak menyerang bibir merah Ana namun lagi lagi dia menolaknya.Ia lalu membisikkan sesuatu di telinga Dion


" Sesuai permintaan tuan putri" kata Dion sambil tersenyum, dia kemudian menyusuri bibir Ana dengan jarinya, dengan lembut ia menarik dagu Ana dan mulai mendekatkan bibirnya ke bibir merah yang sudah membuat Dion tergila gila.


Ana memejamkan matanya , dia begitu menikmati ciuman lembut suaminya. Dion meraih tangan Ana dan mengalungkannya ke lehernya. Tangannya mulai bergerilya di semua lekuk tubuh indah Ana.


Ana mengeluarkan desahan yang begitu indah saat lidah Dion menari nari diatas put1n9nya, desahan itu terdengar sangat seksi di telinga Dion membuat dia bertambah semangat.

__ADS_1


" Ah.....ah...." Ana mendesah hebat saat milik Dion menyatu dengan miliknya, ada alunan cinta yang mengalir begitu indah di antaranya keduanya.


Kamar hotel yang begitu indah tampak semakin hangat dengan desahan desahan cinta yang mengalun diantara dua insan. Mata Dion tampak berbinar saat melihat wanita yang dicintainya begitu menikmati setiap sentuhan lembut yang diberikan nya.


"I love u sayang" kata Dion desela sela aktivitas nya, keringat mulai mengalir membasahi keduanya. Mereka begitu terbuai dengan kenikmatan dunia.


Tubuh Ana bergetar hebat, tubuhnya menggeliat saat puncak hasrat nya akan segera datang, melihat hal tersebut Dion mempercepat ritme gerakan nya.


" Ahhhhhh........" Ana merasakan tubuhnya ada dibatas ambang kenikmatan yang tiada batasnya,tubuhnya menggelinjang hebat disertai cairan hangat yang keluar dari bagian paling sensitif nya.


Dion tersenyum menatap wanita nya telah mencapai batas klimaksnya dan tak lama kemudian Dionpun mengerang menandakan dirinya telah mencapai batasnya.


Dion tergeletak di samping Ana, nafas mereka masih memburu menandakan betapa panjangnya perjalanan yang mereka tempuh untuk sama sama mencapai kenikmatan yang tiada batasnya.Diob memiringkan tubuhnya dan menatap Ana yang juga tergolek lemas, dia meraih tubuh itu dan memeluknya dalam pelukannya.


" Terimakasih sayang, " kata Dion sambil mengelus rambut Ana dengan lembut, dia mencium pipi Ana sekilas.


Tak ada ragu dalam hati Dion saat ini, dia yakin Ana akan selalu ada disampingnya sampai maut akan memisahkan mereka.

__ADS_1


Terimakasih atas dukungan yang telah kalian berikan untuk Author ya beb,,,,,


See u to the next chapter


__ADS_2