Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 152


__ADS_3

Sely telah sampai di tempat narunya, hal yang pertama ia lakukan adalah mencari informasi seputar kehamilan di internet. Berkali kali Sely harus Sely harus menelan ludahnya membaca seputar info kehamilan.


Kehamilan terjadi karena adanya pertemuan sel ****** dan sel telur yang terjadi di rahim. Kehamilan bisa terjadi jika dua orang yang berbeda jenis kelamin melakukan hubungan seksual...dan bla....bla......bla....


Mata Sely tak luput dari satu katapun tentang kehamilan yang sedang dibacanya. Sely memang benar benar wanita yang sangat polos, ia tidak pernah berpacaran selam usia nya yang sudah menginjak umur 24 Tahun.


" Hamil.....hamil...." Hanya itu yang ada di otak Sely sekarang, ucapan Vani benar benar telah merubah moodnya. Sely mengela nafas setelah membaca hampir seluruh informasi mengenai seputar kehamilan, ia lalu merebahkan dirinya di ranjang yang tidak terlalu besar.


" Aduh bagaimana jika aku sampai hamil, memikirkan saja sudah membuat hampir gila"


Lamunan Sely terbuyar saat seseorang sedang mengetik kamarnya.


" Sely"Kata seseorang dari luarsana dan Sely segera membukakan pintu kamarnya


" Eh...Fera ngapain kamu disini???" kata Sely terperanjat melihat keberadaan Fera ada disini


" Mulai hari ini aku dimutasi pak bosss untuk kerja disini kata Fera dengan santai


" Aduh...aku tampah pusing melihat wajah pelakor ini ada disini" Batin Sely


" Kita dipanggil oleh pak boss, katanya dia mau memberikan sedikit arahan"


" Hm....baiklah aku akan segera datang" Kata Sely langsung menutup pintu kamarnya

__ADS_1


" Dasar...ngakk Vani.. Sekarang Sely yang bersikap cuek padaku, memangnya apa salahku..jika Vito memang tertarik padaku itu bukan salahku???"


Sely segera bersiap siap untuk menghadap bossnya, dia langsung mengenakan seragam yang diberikan oleh Bossnya beberapa hari yang lalu.


" Ayo Sely kamu harus semangat, kamu tidak perlu lagi memikirkan masalah lega itu lagi, itu tidak akan terjadi padamu, lagipula Andra baru melakukan sekali. Ah... seandainya saja aku tidak pernah bertemu dengan Andra pasti hidup ku tidak akan sekacau ini"


Sely kemudian pergi menemui pak boss dan teman teman kerjanya yang ternyata sudah berkumpul didala cafe.


" Baiklah hari ini kita akan mulai mendekorasi cafe baru kita"kata Stefen yang adalah pemilik cafe tersebut, laki laki yang sudah berumur 42 tahun itu adalah boss dari Sely.


" Kalian siap???" kata Stefen


" Siap pak boss" Kata Sely dan teman teman nya


" Pembukaan resmi cafe ini akan dilaksanakan 1- 2 Minggu lagi jadi Sanga t diharapkan bantuan dari kalian semua agar proses pembukaan cafe baru kita ini bisa secepatnya dilaksanakan"


" Yeyyyyy" Para Karyawan yang ada disitu bersorak kecuali Sely, pikiran nya melayang entah kemana.


Stefen yang dari tadi memperhatikan Sely merasa sedikit aneh, biasa Sely adalah sosok yang periang dan aktif.


" Sely apa kamu baik-baik saja???" kata Stefen namun Sely tidak menjawab nya.


" Sely" kali ini suara Stefen agak mengeras membuat Sely terbuyar lagi dari lamunannya.

__ADS_1


" I...ya...pak"


" Apa ada masalah??? seperti kami tidak baik baik saja"


" Ma...maaf pak saya baik baik saja kok" kata Sely sedikit gugup, selama ia bekerja pada Stefen baru kali ini ia mendapat teguran.


" Baiklah, kalau begitu kalian kembali bekerja dan mulai mengambil pekerjaan yang sudah saya bagikan kemarin"


Akhirnya Sely dan lainnya mulai mengerjakan apa yang dikatakan oleh boss mereka.Kali ini Sely mencoba konsentrasi dengan apa yang dikerjakan, ia tak mau sampai mendapatkan teguran dari Stefen.


___________________________________________


Sely merebahkan tubuhnya karena sudah sangat kelelahan, bekerja di cafe baru itu benar benar sudah sangat menguras tenaganya. Tiba tiba saja Sely kaget dengan suara ponselnya yang berbunyi di kantong celananya. Sely menatap layar ponselnya dan ternyata ibunya yang sedang menghubunginya.


" Halo sayang"kata ibu Sely dari seberang,


" Ah...aku sangat merindukanmu ibu" Kata Sely, tak terasa airmata mulai menggenang dimatanya.


" Halo ibu"


" kamu baik baik saja kan???"


" Iya Bu Sely baik baik saja" kata Sely berusaha menahan airmata nya agar tidak terjatuh.

__ADS_1


*****Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁


See u to the next chapter*****


__ADS_2