Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 274


__ADS_3

Akhirnya Miko memenuhi janjinya lagi pada Lia, pagi pagi sekali Miko dan Lia menuju desa dimana Lia sempat tinggal. Setelah menempuh perjalanan hampir 45 menit akhirnya Lia dan Mikopun sampai disebuah rumah tua yang sudah cukup rusak parah.


Lia yang melihat rumah kedua orang nya sudah reot dan tidak terurus membuat Lia sedih, ia sedih melihat kondisi rumah yang sudah rusak parah bahkan pintu masuknya sudah terbuka begitu saja.


" Ini benar rumah kamu??" tanya Miko, ia tidak bisa membayangkan kalau dirinya yang tinggal dirumah super sederhana itu.


" Iya mas, ayo kita masuk" kata Lia namun Miko segera menahannya


" Jangan sayang, mas takut kalau kita masuk rumah itu kan roboh, lihat saja atapnya sudah hampir jatuh"


Liapun hanya bisa menarik nafas dan memandang rumah tersebut karena itu adalah peninggalan satu satunya ayah dan ibunya.


" Sayang bagaimana kalau mas bangun rumah ini??" tanya Miko, karena ia sampai tidak hati melihat Lia begitu bersedih melihat Lia.


" Yang benar mas??" tanya Lia


Mikopun menganggukkan kepalanya


" Iya, kebetulan mas punya teman bisnis disini dan mas akan minta tolong untuk segera membangun rumah ini kembali dan kalau kita datang kesini kita tidak perlu lagi menginap di hotel atau di vila"


Lia tidak bisa menahan keharuannya, Miko begitu peka dengan apa ia rasakan. Lia langsung saja memeluk Miko dengan erat.


" terima kasih Mas, aku bahagia karena bisa memperbaiki warisan yang ditinggalkan oleh kedua orang tuaku"


" Iya sayang, ayo lebih baik kita balik ke Vila, atau kamu ingin jalan jalan di pagi ini??"


" Iya mas kebetulan aku sudah lapar dan aku tau dimana tempat makanan yang enak disekitar sini"

__ADS_1


Belum lagi mereka masuk ke mobil tiba tiba saja ada laki laki muda yang menghampiri mereka.


" Lia!!" panggil laki laki itu


Liapun menoleh dan melihat teman kecilnya sedang menuju kearahnya dan tanpa sadar Lia segera menghampiri laki laki itu dan memeluknya.


" Mas Juna" kata Lia dan begitu Lia sadar ia segera melepaskan pelukannya dari Arjuna yang biasa dipanggil Juna oleh Lia.


" Lia kamu baik baik saja??"kata Juna


" Baik"


Liapun menoleh kearah Miko dan dugaannya benar Miko sudah memasang wajah cemberut.


" Oh ya kenalin ini Miko suami aku" kata Lia sambil memperkenalkan Miko pada Arjuna


" Arjuna"


" Miko" kata Miko dingin dan hal ini membuat Lia sedikit agak malu dan kecewa dengan sikap Miko.


" Apa mas Juna sudah menikah??" tanya Lia


" Sudah Lia, tapi istri ku meninggal setelah beberapa bulan kami menikah"


Wajah Arjuna terlihat begitu sedih dan Lia bisa melihat ada pukulan yang begitu berat di wajah Arjuna'.


"Maaf mas, Aku turut berdukacita ya, aku yakin aku mas bisa menemukan jodoh yang terbaik"

__ADS_1


" Amin" kata Arjuna sambil tersenyum, namun saat ia melihat ke arah Miko Arjuna tahu kalau Miko sedang cemburu terhadap nya


" Baiklah Lia, aku harus pergi dulu ya, soalnya aku ada urusan kedepan sana"


Lia mengangguk kan kepalanya dan melambaikan tangan pada Arjuna. Begitu Arjuna pergi, Lia benar benar menunjukkan wajah yang marah pada Miko.


" Mas kok kamu gitu sih?? ngakk sopan sekali" kata Lia


" Aku ngakk apa apa, aku biasa saja" kata Miko mencoba bersikap santai.


" Mas sebaiknya jangan cemburu berlebihan, Arjuna itu adalah teman masa kecilku" kata Lia


" Iya aku tahu, dan karena itu kamu begitu memeluk nya dengan erat. Kamu tidak ingat kalau kamu sudah punya suami dan perlu kamu aku ngakk akan pernah cemburu dengan laki laki desa seperti itu"kata Miko


Lia yang mendengar kata kata Miko merasa marah dan kesal, ia akhirnya memilih untuk masuk ke mobil .


Mikopun masuk kedalam mobil, dan begitu ia masuk ia melihat pemandangan yang begitu menyayat hati nya. Lia menangis sampai ia sesegukan dan Miko langsung dihinggapi rasa bersalah.


" Sayang.."kata Miko Sambil memberikan tissue kepada Lia namun Lia tidak menerima ia malah berbalik arah memunggungi Miko.


" Aku yang salah...aku minta maaf" kata Miko namun Lia tidak meresponnya, Lia semakin menangis.


" Kamu keterlaluan sekali mas, kamu tidak tahu kalau Arjuna adalah dewa penolong didalam keluarga kami" kata Lia


" Aduh...makin runyam nih, mengapa aku bisa begitu emosional saat Lia memeluk laki laki itu"


" Maaf sayang , Akukan ngakk tau" kata Miko membela dirinya

__ADS_1


" Sudahlah laki laki egois seperti kamu memang selalu mengambil kesimpulan tanpa bertanya dulu"


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.


__ADS_2