Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 67


__ADS_3

Ana langsung menuju ruangan Dion dengan pelan ia membuka pintu ruangan tersebut. Ana termangu melihat wanita yang sedang menangis di pelukan suaminya dan Dion pun membalas pelukan wanita tersebut.


Ana tertegun sampai sampai rantang makanan yang dibawanya lepas begitu saja dari tangannya.


PRANG


Suara rantang itu terjatuh begitu keras sampai semua makanan yang didalamnya tumpah begitu saja. Dion yang mendengar hal tersebut segera melihat ke arah sumber suara, dia kaget bukan main melihat Ana yang berdiri bagai patung melihat mereka berpelukan.


Dion segera melepas pelukannya dan menghampiri Ana.


" Sayang mas bisa jelasin semua" kata Dion sambil memegang tangan Ana. Ana tidak mengatakan apa apa tiba tiba saja pandangan menjadi berkunang-kunang dan seterusnya ia tidak mengingat apa apa.


" Sayang!!" seru Dion panik melihat tubuh Ana ambruk begitu saja untung Dion segera sigap menangkap tubuh istrinya itu.


Dion pun segera membawa Ana ke rumah sakit dengan kecepatan penuh Dion segera memerintahkan Jhoni untuk mengebut, dia sangat takut terjadi apa apa dengan istrinya.


Setelah sampai di rumah sakit Ana pun segera diperiksa oleh dokter Tia.


" Bagaimana keadaan istri saya Dok " kata Dion yang terlihat panik.

__ADS_1


" Ibu Ana tidak apa apa pak, mungkin dia kurang asupan makanan mambuat tubuhnya lemah"


" Bagaimana keadaan kandungannya dok"


" Kandungan tidak bermasalah dan saran saya agar ibu hamil tidak boleh terlalu capek dan banyak pikiran. Usahakan agar dia merasa nyaman dan bahagia agar tumbuh kembang bayi maksimal".


" Baiklah Dok" kata Dion.


Sedang asyik mengobrol dengan dokter tiba tiba saja Karin muncul di hadapan mereka.Dion syok melihat kedatangan Karin, Dion pun langsung menarik tangan Karin dan membawanya keluar.


" Kamu ngapain kesini??" kata Dion


" Kamu bilang apa?? gara gara kamu nemuin aku istriku jadi dirawat dirumah sakit?? kata Dion yang seketika emosi.


" Biar aja deh mas palingan itu cuman akting dia aja!" kata Karin masih dengan tidak punya perasaan bersalah.


" Kamu!!" kata Dion marah. Dion tak tahu lagi mau berkata apa kepada Karin.


Ana yang sudah sadar dari pingsannya melihat dirinya di ruangan rumah sakit, kepalanya masih terasa berat namun dia berusaha untuk bangkit. Melihat Ana yang sudah sadar dokter Tia langsung menghampiri Ana.

__ADS_1


" Ibu jangan terlalu dipaksa, ibu istirahat aja dulu sepertinya kondisi fisik ibu masih lemah"


" Dokter, suami saya mana??" tanya Ana yang tidak melihat keberadaan suaminya.


" O suami ibu lagi keluar tadi dia keluar bersama seorang wanita" kata dokter Tia menjelaskan.


"Wanita" apa mungkin itu mbak Karin"


" Ibu saya permisi dulu, saya mau memeriksa pasien yang lain nanti saya kembali lagi untuk memeriksa keadaan ibu" kata Dokter Tia.


Ana pun mengangguk tanda setuju, dokter tersebut pun langsun meninggalkan Ana.Ana bergegas keluar dan mencari keberadaan suaminya dan tak jauh dari ruangan Ana dirawat ternyata Dion sedang berbincang dengan Karin.


Lagi lagi hati Ana hancur lebur, air mata pun kembali membasahi pipinya, apalagi Karin saat Karin menggenggam tangan Dion dan Dion tidak menolaknya.


" Ya Tuhan cobaan apalagi yang datang di dalam rumah tanggaku, kemarin Anthoni dan Sekarang Karin".


Anapun meninggal rumah sakit tersebut tamapa sepengetahuan Dion, hatinya merasa sakit.


AYO LIKE KOMEN DAN VOTE AUHTOR YA.

__ADS_1


AUTHOR MOHON DUKUNGAN DARI PARA READERS SEMUA. MAAF BARU UP SEKARANG.


__ADS_2