Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 199


__ADS_3

Dion merasa sangat gelisah selama berada di dalam mobil, hatinya menjadi tidak karuan karuan.


" Ya ampun kak, lokasi yang dipilih Oleh penculik itu sangat jauh sekali"


" Iya Ray pasti di sudah merencanakan ini dengan matang"


" Aku tidak bisa percaya ini akan terjadi pa, aku sangat mengkhawatirkan keadaan anak dan calon anakku"


" Banyak lah berdoa, Tuhan pasti akan menolong mu"


Begitu sampai di restauran yang dimaksud Aldi, Dion dan Ray langsung menemui menajer cafe tersebut, dan bertanya seputar kejadian yang telah terjadi.


Manajer Cafe tersebut segera mempetemukan mereka dengan waiters yang telah melayani Ana dan Anthoni yang sedang melakukan pertemuan di tempat khusus yang telah dipesan seminggu sebelum mereka datang.


" Perkenalkan ini adalah Tomi, waiters yang khusus menanganinya pesanan khusus booking, anda bisa tanyakan padanya"


" Apa yang bisa saya bantu??" kata Waiters yang bernama Tomi tersebut, Dan setelah mendapat penjelasan mengenai apa yang terjadi, Tomi lalu mencek tamu tamu yang telah membooking tempat itu semalam.


Setelah mencek dan mencocokkan waktu yang tepat dengan Ana keluar, Tomi pun segera memberitahukan seputar informasi mengenai siapa saja yang telah membooking tempat khusus di restoran itu.


" Yang memesan tempat itu pada saat jam 05.00 sore atas nama Tuan Andra"kata Tomi membuat semua yang ada disana terkejut


" ANDRA" pekik Dion


" Itu tidak mungkin" kata Dion dengan tangan yang sudah dikepal menandakan dirinya begitu emosional saat itu.


" Apa kami tidak salah dengar, tidak mungkin Andra yang melakukan hal itu" kata Dion dengan nada berapi api.


..." Tapi Tuan itulah nama pemesan sekitar jam 05.00 sore kemarin dan ia juga telah meminta saya untuk memberikan setangkai mawar merah untuk nona Ana dan tempatvitu dibooking seminggu sebelumnya....


" Apa anda punya foto nya??"

__ADS_1


Tomi menggelengkan kepalanya


" Tidak kami hanya punya nama pemesan nya"


" Apa di tempat itu ada CCTV??" tanya Ray


Tomi mengangguk dan segera membawa mereka ke ruang CCTV yang merekam semua kejadian yang ada di restauran itu.


Begitu sampai di ruangan itu, Dion segera memerintahkan untuk membuka rekaman seluruh CCTV pada saat jam 05.00 sore kemarin.


Dion dan semua orang yang ada disana terkejut melihat ada sebuah tempat yang CCTV nya dimatikan pada saat jam tersebut dan menurut keterangan Tomi tempat itulah yang dipesan atas nama Andra.


" Mengapa bisa seperti ini, mengapa hanya tempat itu yang CCTV nya mati" kata Dion


" Jangan jangan kalian sekongkol untuk menculik istri saya"kata Dion sambil menatap Tomi dan seorang petugas CCTV yang ada diruang khusus itu.


" Saya Juga tidak tahu pak" kata Petugas CCTV yang ada disana, begitu juga dengan Tomi ia hanya bisa diam saja


" Kalian pasti sudah sekongkol dengan yang namanya Andra itu, bagaimana mungkin CCTV di tempat itu bisa mati"kata Dion yang hendak melayangkan tinjunya namai lagi lagi Ray dan Aldi segera mencegah nya


" Sudahlah Kak, kakak tidak boleh berbuat seenaknya seperti ini, kalau mereka memang sekongkol kita akan menempuh jalur hukum"


" Tapi aku yakin mereka pasti telah bersekongkol untuk menculik Ana"kata Dion dengan emosi


" Maaf Tuan tapi kamu tidak tau apa apa" kata Tomi dengan wajah ketakutan.


______________________________________________


Dion, Aldi dan Ray akhirnya pulang dari restauran tersebut dengan hanya sedikit informasi yang mereka dapatkan disana.


" Apa yang kita lakukan setelah ini??" tanya Aldi kepada kedua putranya

__ADS_1


" Begini saja sekarang kita akan melaporkan kasus ini ke kantor polisi"kata Ray


" Aku akan segera pergi ke Bandung untuk bertemu Andra"kata Dion dengan bunyi gigi gemeretuk.


" Tapi aku yakin bukan Andra pelaku nya" kata Ray


" Bukankah Andra sudah menikah Dion??"


" Sudah pa bahkan Dion menghadiri pernikahan mereka sekitar sebulan lalu"


" Apa mungkin dia pelaku nya kak??"


"Aku juga tidak bisa berpikir apa apa saat ini Ray, mungkin saja itu terjadi karena dulu ia begitu mencintai Ana"


" Tapi menurut ku kak, tidak mungkin ia menyerahkan identitas pada restauran itu jika dia memang ia pelaku nya pasti dia akan menyembunyikan identitas nya"


" Betul juga" kaya Aldi menimpali


" Sebaiknya kamu hati hati Dion, jangan sampai kamu salah langkah"


" Tapi mungkin saja pa, waktu Dion menghadiri pernikahannya dia langsung mencari keberadaan Ana, jika memang dia pelaku nya aku tidak mengampuni nya"


" Sebaiknya setelah pulang dari kantor polisi kita berunding mengenai masalah ini"


" Tidak pa, Dion mau langsung ke Bandung untuk bertemu Andra"


" Sebaiknya besok pagi aja kak, lebih baik kakak istirahat dulu karena kakak pasti kelelahan sehabis pulang dari Bali"


" Bagaimana aku bisa istirahat sementara aku tidak tahu bagaimana keadaan anak dan istri ku" keluh Dion dengan kepala yang benar benar tertunduk lemas.


****Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁

__ADS_1


See u to the next chapter****


__ADS_2