Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 24 pindah


__ADS_3

Hari ini, Ana sibuk untuk membereskan barang barang untuk dibawa ke rumah baru, malai dari pakaian, berkas berkas Dion dan benda benda kesayangan mereka. Dion yang sedari tadi membantu Ana, tiba tiba mendapat telfon.


" Ada apa Gio, " kata Dion.


" Begini pak, klien kita yang dari Surabaya datang untu bertemu dengan bapak" kata Gio.


" Loh, bukannya jadwal saya ketemu dia Minggu depan ya??? tanya Dion.


" Iya tapi kata beliau dia ada urusan ke luar negeri Minggu depan jadi beliau ingin ketemu sekarang pak" kata Gio menjelaskan.


" Baiklah saya akan segera kesana" kata Dion dengan berat hati.


" Hmmm Ana, tiba tiba akau ada kerjaan mendadak kamu nanti duluan ya ke rumah baru kita,nanti saya suruh Joni untuk mangantar kamu dan mama." kata Dion.


" Emangnya kamu ga bisa cuti satu hari saja" omel Shanty yang sedari tadi turut untuk membantu.


" Ma, ini penting bukannya Dion ga mau bantuin tapi ini klien penting ma" kata Dion menjelaskan.

__ADS_1


" Baiklah kamu harus cepat kembali, mama cuma bisa nemanin Ana sebentar saja, karena mama harus antarin Ayahmu cek up bulanan.


" Iya ma , nanti Dion usahakan pulang cepat " jawab Dion.


Selesai semua barang di packing, Ana dan Shanty serta beberapa asisten rumah tangga mereka pun bergegas untuk menuju rumah yang akan ditempati Dion dan Ana.


Setelah berkendara hampir 30 menit,mereka pun sampai di sebuah rumah yang tidak terlalu besar namun tampak mewah dan elegan.


Sesampainya disana Ana dan para asisten rumah tangga pun segera merapikan semua barang yang mereka bawa


" Ana ibu pasti akan sangat merindukanmu" kata Shanty dengan raut wajah yang sangat sedih.


" Hmmm, baiklah sayang, mama harap bisa segera mendapatkan cucu dari kalian" kata mama Shanty yang membuat Ana seketika terkejut, dia menjadi salah tingkah.


Shanty yang melihat sikap Ana tahu bahwa mereka belum pernah melakukan hubungan suami istri.


" Sayang,,, mama tau kok kamu dan Dion belum pernah hmmm" Shanty tidak melanjutkan kata-katanya, Ana hanya tertunduk diam dan malu.

__ADS_1


" Mama tau mungkin karena kalian dijodohkan jadi perlu waktu untuk saling mengenal,tapi mama yakin kalian akan melewati masa-masa itu nak, mama percaya kamu bisa buat Dion jatuh cinta padamu" kata Shanty.


Ana pun mengangguk kan kepalanya,.


" Ana akan berusaha ma, doain Ana dan mas Dion agar dapat menjadi pasangan yang bahagia" kata Ana


Shanty tersenyum mendengar jawaban Ana


" Ya udah sayang, mama pulang dulu ya sayang nanti mama kapan kapan mama datang lagi.


Shanty dan para asisten rumah tangga itu pun pulang, Shanty sengaja tidak meninggalkan salah seorang pelayan di rumah itu, dia berharap agar kedua pasangan itu lebih leluasa untuk saling mengenal.


Dion segera menyelesaikan pekerjaanya, entah kenapa ia ingin cepat bertemu dengan Ana di rumah yang akan mereka tempati.


Dalam perjalanan pulang Dion menyempatkan membeli bunga mawar putih untuk Ana.


***Mungkin kita tidak ditakdirkan untuk masa lalu, namun masa depan telah memilih kita untuk bersama,

__ADS_1


Kita berusaha untuk menjadi mekar atau layu, waktu akan menjawab dan aku bersedia mencobanya.


Dion***.


__ADS_2