Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 236


__ADS_3

Lia terkesima melihat laki laki dan wanita paruh baya yang ada dalam Vidio itu, dan tampaknya mereka adalah orang yang sangat berarti dalam hidup Miko.


Wanita itu tampak anggun dan menunjukkan kemiripan lebih banyak dengan Miko.


" Hi... semua yang ada disana, eh... sebenarnya saya tidak biasa membuat Vidio tapi anak semata wayangnya saya membujuk saya untuk berbicara di Vidio ini. Saya adalah papa dan ini adalah mama dari Miko dan kami berbicara disini karena menyangkut masa depan Miko"


Sejenak laki laki dalam Vidio itu berhenti dan kembali melanjutkan kata kata nya.


" Lia.. yah itulah yang membuat saya berani berbicara disini sebenarnya lebih baik saya bekerja dari pagi sampai malam dari pada harus begini.. benar ngakk ma??" kata laki laki itu sambil menoleh ke arah istrinya.


" Ya betul sekali ma, dulu mama selalu bermimpi untuk punya anak perempuan namun ternyata Tuhan berkehendak lain ketika Miko lahir rahim mama harus segera diangkat karena ada semacam kista yang berkembang disana beruntung Miko lahir dengan selamat" kata mama Miko dengan wajah yang sendu


" Dan doa kami akan terkabul jika wanita yang bernama Lia mau menerima keluarga kita ya ma"


" Betul sekali, saat pertama kali kami melihat fotomu nak Lia kami langsung setuju. Kami juga tidak tahu tapi hati kami berkata kau adalah orang yang baik dan sangat tepat untuk Miko karena selama beberapa bulan terakhir Miko sudah banyak berubah, kami sangat bersyukur Miko dipertemukan dengan orang seperti mu. Kami sangat menunggu kedatangan mu disini dan jadilah bagian dari keluarga ini"


Seketika dada Lia seperti mendapat pukulan,dia tidak menyangka Miko sampai melibatkan kedua orangtuanya. Lia tidak mampu membendung air mata nya antara bahagia terharu menjadi bercampur aduk didalam hatinya.


Ia segera mendekat ke arah Miko dan tak perduli dengan semua orang yang disana, ia memeluk Miko dengan eratnya, kini ia tahu Miko benar benar sangat mencintai dirinya.


Selama beberapa menit mereka berpelukan, diselimuti keharuan dan kebahagiaan mereka menyatu dan hanyut dnegan perasaan masing masing.


Ana, Sely dan semua yang ada disana juga tampak terharu dan bahkan Ana sampai menitikkan air mata melihat sahabatnya itu mendapat kebahagiaan.


" Sampai kapan nih pelukan terus" celoteh Andra membuka Lia seketika melepaskan pelukannya. Lia tampak malu malu hingga tampak merona merah dikedua pipi chubby nya.

__ADS_1


Miko pun berlutut dan mengeluarkan sebuah kotak kecil dari dalam sakunya.Ia berlutut dihadapan Lia dan sambil tersenyum.


" Lia aku tahu aku bukanlah laki laki sempurna tapi dengan kamu ada disampingku aku akan menjadi sempurna. Kau adalah satu satunya wanita yang bisa melakukannya hal ini, aku ingin kita menua bersama karena aku ingin menghabiskan sisa hidupku denganmu dan anak anak kita"


Miko membuka kotak kecil itu dan tampaklah sebuah cincin indah dikelilingi oleh berlian dan Ruby berbentuk pink ditengahnya.


" Lia Will u marry me??" kata Miko sambil menatap Lia dengan penuh harap


" Hu...u... say yes" kata beberapa orang yang menyaksikan prosesi lamaran itu.


Lia serasa bermimpi, Lia tidak pernah menyangka Lia akan dilamar ditempat indah dan terasa begitu istimewa. Lagi lagi Lia tidak bisa membendung air matanya, dengan senyuman indah akhirnya Lia mengangguk kepalanya.


" Yes..yes...i do" kata Lia


"Terimakasih ya girl" kata Miko sambil memeluk Lia


" Hmm....hmm mentang mentang sudah resmi jadi lupa nih sama kita" kata Andra dengan nada menggoda, mereka pun mendekat dan memberikan selamat kepada Miko dan Lia


" Selamat ya.. akhirnya kalian akan menikah juga" kata Andra sambil menjabat tangan Miko dengan erat


" Selamat ya Lia" kata Ana sambil memeluk Lia dengan erat


" Makasih ya untuk semua nya, aku sama sekali tidak menyangka kalian ternyata sudah mempersiapkan ini semua..kalian jahat sekali" sungut Lia namun tampak jelas rona kebahagiaan memancar di wajahnya


" Tapi kamu senang kan???" goda Sely s

__ADS_1


" I..iya sih" kata Lia sambil tergagap


" Kamu beruntung Lia, Miko begitu mencintai mu dan kamu merasakan sensasi dilamar ditempat romantis seperti ini" kata Sely lagi


" Iya Li, kamu beruntung"


" Iya...iya kalian juga beruntung kok bisa mendapatkan suami yang luar biasa"


" Jadi Miko kapan kalian akan menikah??" tanya Sely


" Terserah Lia saja, kapan saja saya siap" kata Miko sambil menatap gadisnya dengan rasa cinta. Lia berpikir sejenak dan sambil tersenyum ia berkata


" Bagaimana kalau tahun depan??"


Seketika Miko langsung berubah ekspresi dan dengan tatapan memohon ia meminta agar Lia tidak terlalu lama membuat nya menunggu


" Ya sudah kalau kamu tidak sabar" kata Lia sambil melipat kedua tangannya


" Baiklah bagaimana kalau 2 bulan lagi, aku sudah tidak sabar untuk menikahimu dan papa dan mama juga tidak sabar untuk menimang cucu" kata Miko dengan nada memohon


" Pokoknya tidak, kalau tidak mau ya sudah" kata Lia bersikeras


Sementara yang lainnya hanya bisa tersenyum dan tertawa melihat wajah kecewa Miko


" Ya ampun Miko,buru buru melamar eh... nikahnya masih lama" ledek Andra sementara Lia hanya tersenyum melihat Miko dengan wajah cemberut nya

__ADS_1


__ADS_2