Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 42 murka


__ADS_3

Jangan lupa like komen dan vote author ya..


Happy reading ya...para readers sekalian ..


Love u all❤️❤️❤️❤️❤️


" Mas Ana minta maaf, Ana ngakk bermaksud gitu, Ana hanya ingin kalau ana sama mas Anthony....


" Bersama lagi" Dion memutus kata kata Ana


" Bukan mas bukan begitu maksud Ana" Ana mencoba menjelaskan.


" Mas kecewa sama kamu An," Dion pun keluar dari kamar,


" Mas dengarkan Ana mas,,,Ana tau Ana salah....Ana menarik tangan Dion untuk mencegah pergi namun dengan kasar menepis tangan Ana


" Beri waktu aku untuk memikirkan hal ini, apa hubungan ini masih bisa dilanjutkan" Dion pun berlalu pergi.

__ADS_1


Lutut Ana seketika lemas, dia tak menyangka tindakannya menemui Anthoni kini berujung petaka bagi rumah tangganya.


" Tuhan apa yang harus aku lakukan, aku memang bersalah telah bertemu laki-laki tanpa sepengetahuan suamiku,Dion pasti akan marah besar, aku harus apa..


Ana beringsut dan meringkuk di ranjang besar itu, air mata tak henti-hentinya membasahi wajahnya. Bagaimana kalau Dion sampai menceraikan nya??.


Begitu sampai di kantor Dion meluapkan emosinya,dia menjatuhkan semua barang barang yang ada di atas meja kerjanya. Dia memukul meja itu berulang ulang sampai tangan nya mengeluarkan darah. Jhoni yang melihat hal tersebut langsung mengambil tindakan.


" Tuan, jangan seperti ini anda sama saja melukai diri anda, semua masalah pasti ada jalan keluarnya bicarakan lah dengan nyonya muda"


" Jangan ikut campur pak Jhoni, jangan membela wanita murahan itu" kata Dion dengan nada emosi


Dion pun terdiam mendengar perkataan Jhoni apa yang dikatakan supir nya ini memang benar adanya namun tetap saja hatinya tidak bisa menerima kenyataan.


" Sudahlah kamu keluar saja saya ingin sendiri". Jhoni pun segera beranjak keluar dan meninggalkan tuan muda itu sendirian.


Dion mencoba mengatur nafasnya dan mulai berpikir tenang namun ia tetap tidak bisa lalu ia mengambil telfonnya dan menelfon seseorang.

__ADS_1


" Hallo boss"


" Halo Harry aku ada tugas penting buat kamu, aku ingin kamu mengawasi istriku selama 24 jam dan lapor kan apa saja yang ia lakukan".


" Beres bosss,serahkan pada saya"


" Baiklah saya tutup dulu nanti masalah pembayaran kita bicarakan"


" Boss ini kaya baru kenal saya aja, pokoknya apapun yang boss perintahkan saya siap melaksanakan". Dion pun menutup panggilannya.


Dion mencoba menutup mata di sofa ruang kerjanya, dia benar benar lelah dengan kejadian hari ini, dia bahkan tak merasakan lagi luka yang ada ditangannya.


Ana terbangun dari tidurnya melirik jam dinding yang ada di kamar nya jam sudah menunjukkan pukul 06. 30. Ana yang dari tadi menangis menjadi ketiduran, ia pun segera beranjak dan memasak makan malam, dia berharap setelah Dion pergi dia bisa menenangkan pikiran nya.


Jam sudah menunjuk pukul 21.00 namun Dion tidak pulang juga, Ana sengaja menunggu Dion untuk makan malam, dia berharap suaminya dapat memaafkannya.


Sementara di kantor Dion

__ADS_1


Jhoni dengan setia menunggu tuan mudanya, dia tak mungkin meninggalkan Dion sendiri an dalam keadaan yang sedang terpuruk, Jhoni jadi teringat saat Karin meninggal kan tuan mudanya ini untuk pergi ke Paris Dion sama terpuruknya.


Seperti nya tuan muda ini tidak beruntung dengan masalah percintaan.Walaupun dia adalah seorang bisnisman yang berjaya namun kalau hal menyangkut cinta dia adalah pria lemah.Saat hatinya mulai meneriman keberadaan Ana, lagi lagi ia kecewa.


__ADS_2