Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 77


__ADS_3

Dion menarik tangan Karin keluar dari apartemen.


" Lepaskan aku'" kata Karin sambil melepas paksa tangannya dari genggaman Dion.


" Dengarkan aku sayang, aku mohon berhenti lah membuat masalah"


" Apa membuat masalah??, jadi kamu lebih memilih wanita penggoda itu dari pada aku, dia pasti sudah menggunakan tubuhnya untuk menggodamu"


" Tutup mulut mu bagaimanapun dia adalah istri ku dan sekarang dia sedang mengandung Anakku" nada bicara Dionpun langsung naik satu oktaf, kesabaran benar benar sudah habis.


Mendengar kemarahan Dion Karin menjadi agak takut, dia tau betul jika Dion benar benar marah.


" Honey bukan begitu aku cemburu jika dia dekat dekat denganmu. Aku tak ingin dia merebut mu dari aku" nada bicara Karin tiba tiba menjadi lembut.


Karin pun menggenggam tangan Dion


" Honey aku tidak suka kalau dia tinggal denganmu" kata Karin dengan nada manja.Dionpun luluh dengan kata kata Karin.


" Dia akan tinggal bersamaku selama satu bulan, itu adalah permintaan terakhir nya"


" Satu bulan!! kalau begitu aku juga akan tinggal disini"


" Tidak mungkin, kamu harus bersabar dulu tunggu satu bulan lagi"

__ADS_1


" Tapi setelah satu bulan kamu akan meninggalkan wanita itu dan segera menikahi aku kan Honey??"


" Hmmm kita lihat nanti saja" kata Dion yang tidak memberikan kepastian kepada Karin, hal ini tentu saja membuat Karin geram. Karin tidak menyangka hanya dalam satu hari Dion sudah berubah apalagi dalam waktu satu bulan bisa bisa Dion kembali pada Ana.


**********


Karin dan Dion akhirnya kembali ke apartemen, tampaklah Ana sedang menyiapkan sarapan untuk Dion.


" Ayo mas sarapan dulu" kata Ana pada Dion, seolah-oleh Karin tidak ada diantara mereka.


Dion dan Karin pun duduk di meja makan dan mulai menyantap makanan yang disuguhkan Ana.Dion tampak begitu lahap menyantap masakan Ana, lidah Dion begitu menyukai apapun yang disajikan oleh Ana sedangkan Karin hanya menatap Ana dengan tatapan kebencian.


Ana yang melihat suaminya lahap menyantap makanannya begitu bahagia setidaknya ia merasa dapat poin plus dimata Dion.


" Mau nambah mas" tanya Ana


"Ga usah sa,,,,," kata Dion keceplosan, dia tak menyadari ada Karin diantara mereka.


" Ga usah" kata Dion akhirnya meralat ucapannya, dia melirik wajah Karin sekilas dan hatinya bergidik ngeri.


Selesai sarapan Dionpun akhirnya berangkat ke kantor namun lagi-lagi masalah baru timbul.


" Mas aku ikut ke kantor ya" kata Karin dengan gaya nya yang sok imut ( maaf ya Karin abisnya authornya kesal 😄😄😄😄)

__ADS_1


" Iya boleh "


" Mas aku ada jadwal kontrol ke dokter kandungan pagi ini, mas maukan temani aku" kata Ana


" Ya ga bisalah mas Dionkan mau berangkat kerja, kamu jadi istri gimana sih"


" Aku tanya mas Dion bukannya kamu"


" Emangnya ngakk bisa nanti sore??"


" Tapi aku janjian pagi ini mas, ayolah temani Ana ya semenjak mas sakit aku belum pernah cek sama sekali"


" Kamu cek aja sendiri, ngapain ngajak ngajak Dion" kata Kari dengan ketusnya, dia sangat kesal dengan Ana yang sangat pandai mencari kesempatan.


" Apa kamu ngakk bisa sendiri soalnya mas banyak kerjaan"


" Ya udah ga apa apa mas,cuman aku bisa ngabulin keinginan anak kita dia ingin ditemani ayahnya hari ini" kata Ana dengan nada sedih.


Pandai sekali wanita penggoda ini bersandiwara kalau begini aku akan kehilangan mas Dion.


Ini author kasih visual orang ketiga dalam rumah tangga Ana dan Dion


Ini dia Karina vitri Wijaya

__ADS_1



__ADS_2