
" Sebaiknya kamu jangan terlalu sensitif Lia" kata Ana memberikan nasihat pada Lia,
" Apa menurutmu aku terlalu sensitif, ini kan bukan keinginan ku" kata Lia bersikeras,ia tidak ingin Ana menyalahkan dirinya
" Aku tahu, wanita hamil memang jauh lebar sensitif tapi sebagai calon ibu kamu juga harus melatih diri kamu untuk lebih sabar dan mengerti pada kondisi suami"
Lia terdiam mendengar nasihatnya Ana, ia kemudian mengingat apa saja yang dilakukan nya pada Miko.
" Apa aku terlalu berlebihan" suara Lia mulai melemah
" Seperti nya sih iya, tapi aku maklum dengan hal itu karena karena setiap kehamilan memiliki bawaan yang berbeda beda. Tapi coba kamu pikirkan tentang Miko, dia pasti sangat kelelahan dalam menghadapi semuanya. Urusan kantor yang begitu rumit, setiap hari dia harus bekerja untuk mu dan anak kalian kelak"
Lidah Lia terasa Kelu, sekarang malah rasa bersalah yang menyusup dalam hatinya. Ia sungguh menyesali mengapa ia begitu marah hanya karena Miko tidur dikantor,hal.itu dilakukan karena ia pasti tidak merasa nyama berada di rumah.
" Lia..." kata Ana dari ponselnya
" Eh...iya "
" Apa kamu mendengar aku??" kata Ana yang melihat Lia malah melamun.
" Dengar kok, makasih ya atas segalanya" kata Lia dan Ana hanya tersenyum seperti nya Lia sudah mulai mengerti maksudnya.
" Ya udah, aku mau tidurin Bian dulu lain kali kita bicara ya"Anapun mengakhiri pembicaraan nya dengan Lia.
Setelah berbicara dengan Ana, Lia menjadi sangat gelisah, ia memikirkan tentang Miko suami nya.
" Apa Miko marah padaku?? atau jangan-jangan dia bosan karena aku sudah banyak merepotkan nya"..
__ADS_1
" Ya ampun" Lia kemudian menjambak rambutnya sendiri, sekarang Nia baru menyadari semua yang telah ia lakukan pada Mik
" Kenapa aku begitu bodoh Sampai sampai tidak peka sama suami sendiri, tapi aku juga tidak menginginkan hal ini" kata Lia, ia kemudian berjalan mondar mandir didalam kamar.
" bagaimana caranya agar aku segera baikan dengan mas Miko, bagaimana kalau dia marah dan tidak pulang???"Lia mencari alibi untuk menakuti dirinya sendiri
" Sayang" tiba tiba ia mendengar suara Miko yang sedang membuka pintu kamarnya.
Lia tertegun melihat kehadiran suaminya, hati yang tadinya galau berubah menjadi bahagia.
" Aku minta maaf sayang" kata Miko, ia kemudian memberikan sebuah bunga mawar putih yang ia selipkan di balik jas hitamnya.
" Ternyata ia tidak marah"
Lia pun menerima bunga itu dan tanpa disadari air mata mengalir di pipi Lia.
" Maaf kan Aku mas" Lia menghambur kepelukan suaminya dan tentu saja Miko kaget bercampur bahagia.
" Hiks..." Lia menangis dipelukan Miko
" Sayang... kamu kok nangis??"kata Miko sambil melepaskan pelukannya dan ia menghapus airmata Lia.
" Aku yang salah,,,aku terlalu egois" kata Lia
Miko tersenyum dan iapun kembali memeluk permaisuri hatinya itu.
" Tidak... sayang aku yang salah, aku tidak peka padamu, aku minta maaf" kata Miko
__ADS_1
" Tidak aku yang salah.."
Hal ini menjadi sedikit menggelikan karena bukannya mencari siapa yang salah tapi malah mereka yang saling menyalahkan diri sendiri.
" Kita makan diluar yuk??"
" Tidak..aku tidak mau" kata Lia
" Loh kenapa??" tanya Miko
" Aku tidak mau menolak maksudnya" kata Lia,
" Ha...ha...kamu bisa saja sayang"
" Kita mau makan dimana??"
" Terserah kamu aja" kata Miko memberikan pilihan pada Lia
" Aku ingin sekali makan nasi Padang sama rujak, apa boleh??"
" Tentu saja dong girl, every thing for you"
Lia kembali memeluk Miko dan mencium pipinya berkali kali.
" Thanks.."
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.
__ADS_1
Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u