Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 31 make over


__ADS_3

" Selamat pagi Jeng Shanty, akhirnya jeng datang juga " kata Jeni yang dari tadi menunggu pelanggan setia nya itu.


" Eh iya nih jeng Jeni, kenalin ini Ana menantu saya!" kata Shanty memperkenalkan Ana.


" Ana,, Tante" kata Ana dengan sopan sambil menyodorkan tangannya.


" Oh...panggil saya Tante Jeni" kata Jeni menyambut uluran tangan Ana.


" Gimana gaun yang saya pesan kemarin sudah jadi?? kata Shanty pada Jeni.


" Udah dong jeng, ayo kita coba sekarang"


" Ayo sayang, kita coba gaun yang mama pesan untukmu! kata Shanty pada Ana.


" Loh kapan mama pesan gaun untuk Ana,?? tanya Ana keheranan.


" Sudahlah sayang kamu coba aja gaunnya"


Gaun panjang berwana putih perak, dengan belahan paha tersebut sangat cocok dipakai Ana, gaun dengan atasan dan punggung yang agak sedikit terbuka memperlihatkan kemolekan tubuh Ana.

__ADS_1


" Kamu luar biasa Jeni, saya suka gaunnya" kata Shanty terseyum puas dengan hasil rancangan Jeni, tapi Ana tampak tidak nyaman dengan gaun tersebut.


" Ma, kayaknya baju ini ngakk cocok buat Ana ini terlalu terbuka" kata Ana risih sambil memandang dirinya di cermin.


" Sayang, ini bagus loh kamu cantik sekali, dan harus kamu tau kamu harus membiasakan diri untuk memakai baju yang seperti ini, karena kamu ini adalah menantu dan Wiradmadja sayang".


Ana pun menuruti perintah Shanty, dia tidak mungkin untuk membantahnya.Setelah mereka selesai dengan baju, lalu Shanty membawa mereka ke salon.


Di salon Ana dan Shanty menjalani serangkaian perawatan mulai dari perawatan wajah, tubuh dan kuku dan rambut semua dijalani Ana. Seumur-umur baru kali ini dirinya melakukan perawatan.Selesai melakukan serangkaian perawatan, nampaklah hasilnya,dimana wajahnya tampak lebih cerah( glowing), kulitnya terasa lebih kencang dan halus, serta kuku kaki dan tangannya dihias dengan begitu indah serta rambutnya yang tampak lebih sehat dan berkilau. Selesai perawatan Ana pun kembali di make up.


Dioni yang adalah make up artist yang lumayan terkenal di Ibu kota dia hanya merias para artis dan kalangan atas saja. Ana yang beberapakali melihatnya di Chanel YouTube terkejut.


" Iya sayang, saya yang akan merias kamu, saya adalah perias langganan keluarga Wiradmadja" kata Dioni dengan ramah. Dioni pun segera me meke over wajah Ana dan Shanty, tak butuh waktu lama Dioni melakukannya akhirnya Ana dan Shanty dirias.


Ana tampak cantik sekali dengan make up natural dan bibir glossy serta rambut yang sedikit di blow dan tubuh Ana tampak sempurna di balut oleh gaun putih perak serta high heels hitam dan beberapa perhiasan mahal yang membuat Ana seperti wanita dari kalangan atas.


" Kamu cantik sekali sayang, " puji Shanty yang puas dengan penampilan Ana yang sangat cantik. Ana yang mendengar pujian ibu mertuanya hanya malu dan tersenyum senang.


" Mama juga cantik kok" kata Ana yang juga takjub melihat Shanty yang cantik dengan gaun merah maroon yang dikenakan mertuanya.

__ADS_1


" Ayo sayang, kita berangkat ke tempat acaranya, nanti kita terlambat" kata Shanty sambil menggandeng Ana. Mereka pun berjalan ke luar salon tersebut dan disana sudah ada pak Jhoni yang setia menunggu mereka. Jhoni begitu terkejut melihat Ana yang begitu cantik, sampai sampai matanya tak berkedip memendangnya.


" Ayo Jhoni kita berangkat sekarang! kata Shanty yang membuat Jhoni berhenti menatap Ana.


" Baa..baik. nyonya " kata Jhoni dengan cepat.


Ana tampak begitu tidak nyaman dengan penampilannya, dia merasa tidak percaya diri.


" Ma, Ana kurang nyaman deh dengan penampilan yang seperti ini" kata Ana ketika mereka di dalam mobil.


" Sayang, kamu cantik banget seperti ini, kamu harus percaya diri sayang, mama ngakk ingin orang orang melihatmu dengan sebelah mata, sekarang kamu ini adalah bagian dari keluarga Wiradmadja jadi kamu harus menjadi wanita yang berkelas, mama nggak ingin mereka menganggap kamu kampungan" kata Shanty yang memang begitu menyayangi Ana.


Ana langsung memeluk Shanty, dia sangat terharu dengan perhatian ibu mertuanya itu.


" Makasih ya ma, udah sayang dan perhatian sama Ana, ana beruntung punya ibu mertua yang menyayangi dan peduli sama Ana" kata Ana yang berusaha menahan air matanya.


" Iya sayang, itu sudah tugas mama karena kamu sudah mama anggap sebagai putri sendiri, udah dong jangan mewek nanti cantiknya putri mama hilang" kata Shanty membuat Ana pun tersenyum.


.

__ADS_1


__ADS_2