Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 247


__ADS_3

Hari ini Ana dan dedek Bian akan keluar dari rumah sakit, setelah hampir 48 jam dirawat di rumah sakit Ana diperbolehkan pulang lebih cepat mengingat Ana melahirkan secara normal dan kondisi nya sudah lumayan membaik.


Kebetulan hari ini juga hati Sabtu jadi Dion bisa menemani Ana seharian dan jelas kelihatan Dion sangat bersemangat membawa Ana pulang kediaman Wiradmaja.


Begitu selesai dengan urusan rumahsakit, Dioan segera membawa Ana dan Bian menuju rumah keluarga besar Wiradmaja, sebenarnya Dion sudah ingin pindah dari sana kerumah yang sudah dipersiapkan Dion sebelumnya ia bangun untuk keluarga kecilnya tapi karena permintaan Shanty dan Aldi, Dion akhirnya memilih untuk tetap tinggal di rumah besar itu agar Ana dan Bian juga tidak kesepian kalau dirinya sibuk kerja.


Bian begitu nyaman dipelukan Ana, dia begitu tidur lelap selama diperjalanan menuju rumah keluarga mereka.


" Sayang bentar lagi kita sampai nih" kata Dion sambil melihat kearah Bian yang ada dalam gendongan Ana.


" Aku senang papa.." kata Ana menirukan suara anak kecil


" Terimakasih ya sayang" kata Dion sambil mengelus rambut Ana dengan tangan kirinya sementara tangan kanannya sibuk menyetir


" Iya mas.. sekarang kita sudah jadi orang tua.. rasanya seperti mimpi" kata Ana sambil menatap Bian dan mencium pipi nya.


" Iya sayang akhirnya Tuhan memberikan kita kesempatan untuk menjadi orang tua dan aku berjanji akan selalu menjaga kalian berdua" kata Dion sambil tersenyum dan Anapun membalas Dion dengan senyuman.


Begitu sampai dirumah ternyata Shanty, Aldi , Ray bahkan keluarga dari pihak Ana pun hadir termasuk Lita, Fika dan Johan.

__ADS_1


Begitu melihat kehadiran paman, Bibi dan sepupunya Ana terharu sekali terlebih ia sudah sangat rindu pada Johan sang paman. Ana pun turun dibantu oleh Dion dan denga perlahan Ana langsung menghampiri Joha


" Selamat ya sayang" kata Johan sambil memeluk Ana


" Paman Ana rindu sekali" kata Ana sambil menangis di pelukan Johan


" Paman juga..dan sekarang semua baik baik saja, paman bahagia melihat kamu bahagia" kata Johan


" Selamat ya Ana" kata Lita dengan basa basi, sesungguhnya ia tidak ingin datang tapi karena Dion yang memintanya terpaksa Lita menurutinya karena kalau tidak bisa bisa Dion menghentikan jatah bulanan mereka.


Walaupun Ana jarang berhubungan dengan paman dan bibinya tapi Dion selalu memperhatikan mereka, setiap bulan Dion memberikan uang 10 juta setiap bulannya dan hal itu membuat Lita dan Fika putri nya begitu iri dengan nasib baik yang dimiliki oleh Ana.


Mendapatkan ucapan selamat dari bibinya, Ana begitu bahagia meskipun Ana tau Lita tidak tulus melakukan nya.


"Bibi ingin kamu mentransfer uang sebesar 20 juta ke rekening bibi dan ingat jangan beritahu suamimu" kata Lita sambil berbisik namun dengan gaya yang cukup anggun


" Ayo lebih baik kita segera masuk saja" kata Shanty sambil membuka pintu rumah mereka dan lagi lagi Ana terkejut melihat semua kejutan yang sudah dipersiapkan oleh orang orang yang menyayangi nya.


" Wellcome to Home mommya Ana dan dedek Bian" kata mereka secara bersamaan

__ADS_1


Ruang tamu yang cukup luas disulap menjadi sebuah ruangan yang berdesain segala yang berhubungan dengan bayi dan Ibu. Mulai darj spanduk dan balon yang bertuliskan " Welcome baby Bian" , pernak pernik bayi serta sebuah gaun putih yang sengaja dipesan Ana untuk Dion dan tak lupa segala makanan kesukaan Ana juga tersedia disana.


" Benar benar kejutan yang menyenangkan" kata Ana dengan bahagia


" Sekarang biar mama yang gendong Bian sebaiknya kamu segera ganti baju dan merias diri supaya kalian berpose dengan Bian" kata Shanty sambil mengambil Bian dari pangkuan Ana


" Sekarang ma??" tanya Ana


" Iya dong sayang, Dion ingin mewujudkan semua impian kamu, katanya kamu suka menonton video YouTube mengenai hal itu"


" Ya ampun sampai segitunya mas Dion memperhatikan aku!!" kata Ana dengan penuh haru


" Aku tidak ingin kamu merasa diabaikan setelah kehadiran Bian kalian sama berharga nya dalam hidupnya" kata Dion


Ana tak bisa lagi berkata apa-apa yang ia lakukan adalah memeluk laki laki yang memberikan dia kebahagiaan yang bahkan ia tidak pernah harapkan.


" Terimakasih sayang" kata Ana sambil memandang Dion di pelukannya


Sedangkan Fika dan Lita yang melihat Ana diperlakukan bek putri raja hanya bisa menggigit jari mereka. Ana memang benar benar wanita yang beruntung bisa memiliki keluarga yang begitu menghargai dan menyayangi nya.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan vote novel ini ya... karena dukungan kalian akan sangat berguna sekali bagi author.


Jangan lupa mampir ke novel author yang 2 yang berjudul prince for an ice princess ya...udah up sampai episode 17 loh dan akan up setiap hari loh..


__ADS_2