Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 53


__ADS_3

" Itu tidak penting sekarang, Ana sedang membutuhkannya darah O agar kondisi segera membaik" .


" Kak saya golongan darah saya O, saya siap jadi donor untuk kakak ipar" kata Ray


" Baiklah ayo kita temui dokter" kata Dion


Mereka pun menuju ruangan dokter Tian untuk melakukan serangkaian tes untuk donor darah. Saat bertemu dokter Tian, Aldi sangat terkejut.


" Tian??" kata Aldi dengan kagetnya.


" Aldi?" Kata Dokter Tian tak kalah kagetnya, dia tak menyangka dia akan bertemu dengan teman semasa kuliah dulu.


" Ya ampun ternyata kamu sekarang jadi dokter" kata Aldi.


"Iya Al, saya sudah bertugas disini selama 10 tahun sebelumnya saya berada di Bogor" kata Tian


"O ya kami disini untuk mendonorkan darah untuk menantu saya, kebetulan anak saya Ray adalah golongan darah O"


" Baiklah kita akan periksa dan segera lakukan pengambilan darah"


" Lakukan yang terbaik untuk menantu saya Tian " kata Aldi memohon.


" Pasti di" kata Dokter Tian meyakinkan seluruh keluarga.

__ADS_1


Setelah melakukan pemeriksaan Ray pun ternyata cocok sebagai donor untuk Ana.Tak lama kemudian Giopun juga detang membawa 2 kantong darah untuk Ana.


Sudah hampir 6 jam Ana di ruang UGD setelah mendapat donor Ana pun dipindahkan ke ruangan rawat VIP.


" Kondisi pasien sekarang sudah melewati masa kritis, dia sudah dipindahkan ke ruang rawat" kata Dokter Tian menjelaskan kondisi Ana.


" Kanapa istri saya belum sadar juga Dok" tanya Dion


" Dia akan akan sadar jika kondisi tubuhnya sudah stabil, tidak perlu kuatir tubuhnya masih Sangat lemah karena banyak kehilangan darah"


" Terimakasih Dok" kata Dion


Tak sedetikpun Dion meninggalkan Ana, dia setia menemani istri nya tersebut.


" Dion apa yang sebenarnya terjadi, kenapa Ana bisa sampai seperti ini?? tanya Aldi


Dion menceritakan kejadian yang terjadi di supermarket dan menceritakan Bagaimana Ana rela berkorban untuk dirinya.


" Jadi sekarang pelakunya dimana??tanya Shanty.


" Dia sudah diserahkan ke kantor polisi ma, Gio sudah mengurusnya dia harus dihukum seberat-beratnya atas perbuatannya" Kata Dion dengan nada berapi api. Shanty dan Aldi hanya terdiam mendengar penjelasan Dion.


" Mulai sekarang kamu harus extra menjaga istrimu? kata Shanty

__ADS_1


" Iya ma"


"Dan papa minta setelah pulang dari rumah sakit kamu kembali tinggal sama papa dan mama agar Ana ada yang mengawasi"


" Bagaimana keadaan kakak ipar" Kata Ray yang tiba tiba saja muncul, wajahnya kelihatan sedikit pucat.


" Ya ampun nak sebaiknya kamu istirahat saja kamukan habis donor darah" kata Shanty.


" Ray ga apa apa kok ma, hanya sedikit pusing" kata Ray


" Ya udah ma, pa kalian sama Ray pulang saja biar Dion yang menjaga Ana, nanti kalau Ana sudah sadar Dion akan kabari kalian" kata Dion.


" Tapi nak mama masih pengen disini"


" Besok kan mama bisa kesini lagi, biar Dion aja yang jagain Ana"


" Baiklah nak kalau ada apa apa kamu hubungi mama ya, nanti mama akan suruh pak Jhoni untuk membawakan makanan dan baju ganti untuk kamu.


" Jaga kakak ipar baik baik ya kak, apalagi darahku sudah mengalir di tubuh kakak ipar sekarang" Kata Ray yang masih mencoba bercanda.


" Kamu ini,,,ayo kita pulang" kata Shanty yang geram dengan kelakuan putra bungsunya.


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE AUHTOR YA

__ADS_1


__ADS_2