
Sebelum baca Author ingatkan ya beb...
Jangan lupa like komen vote dan follow author ya...
Happy reading.....
Ana kembali setelah ia berhasil menenangkan perutnya yang dari tadi meronta ronta minta di isi. Setelah perutnya kenyang, Anapun merasa lebih lega setelah mendengar penjelasan dari Violin.
Ana kembali ke kamarnya dan ternyata Dion masih tidur dengan posisi duduk.Ana menjadi sedikit kasihan kepada Dion, seharusnya mereka menikmati momen romantis berdua namun gara gara insiden ketemu adik kelas suasana jadi berubah.
Ana mendekati Dion yang masih terlelap, dia terus mengamati wajahDion dengan seksama.
" Mas kamu begitu tampan wajar saja jika banyak yang menggandrungi mu. Apakah aku salah jika begitu mencemburuimu, aku takut jika harus kehilangan kamu lagi...Aku takut jika masa lalu terulang lagi.."
Ana kemudian mengelus pipi Dion dengan lembut, ia menyusuri setiap inci wajah suaminya yang menurutnya sangat kharismatik.Tanpa sadar jari telunjuk Ana menyusuri bibir suaminya..
" Seksi" kata Ana tanpa sadar.
Dion yang sebenarnya sudah bangun karena sentuhan Ana menikmati momen yang tidak pernah ia rasakan dari istrinya. Ana terus menyusuri wajah Dion, dia tidak menyadari bahwa Dion sudah bangun dan tengah menikmati aksinya. Perlahan dengan berani Ana mendekat kan bibir merah ke bibir Dion yang menurutnya Sangat seksi.
Saat bibir itu bertemu, Dion langsung memeluk Ana.
" Mas" kata Ana sambil menepuk dada Dion namun dia tidak melepaskan Ana dia malah balik langsung mencium Ana.
" Mas apaan sih" kata Ana langsung melepaskan ciuman Dion.
__ADS_1
" Loh sayang bukannya kamu mau mencium ku tadi!!"
Seketika wajah Ana langsung merah bak kepiting rebus.
" Kamu ngakk usah malu sayang, aku suka kok!!"
" Jadi mas daritadi udah bangun?" kata Ana dengan kesal.
" Iya habisnya kamu pegang pegang wajah mas jadi mas bangu deh, btw ayo kita lanjutkan ciumannya" kata Dion menggoda
" Ih...dasar mesummm"
" Kamu ngakk ngambek lagi kan sayang??" kata Dion dengan wajah memelas.
" Gimana ya??" kata Ana pura pura berpikir.
" Jadi sekarang apa??" tanya Dion sambil memeluk Ana di pangkuan nya. Sungguh ia merasa sangat senang jika Ana bersikap manja terhadapnya.
" Apa ya??" Ana mendekatkan hidungnya ke hidung Dion sehingga tatapan mereka saling bertemu. Rasa cinta mengalir begitu saja tanpa dijelaskan kedua insan larut dalam rasa cinta yang begitu dalam. Hanya dengan tatapan saja mereka saling mengerti.
" Terimakasih sayang" kata Dion seraya mengelus pipi Ana.
" Untuk apa??"
" Untuk semuanya"
__ADS_1
Dion menarik dagu Ana dan mencium bibir nya dengan lembut dan perlahan. Ana yang menerima ciuman Dion hanya bisa membalasnya dengan gairah yang tak kalah.
Dengan sigap tangan Dion menyusuri setiap lekuk tubuh Ana. Dion menyusupkan tanganya kedalam dada Ana dan meremas payudara Ana dengan lembut. Dion yang mulai terbakar gairah segera melucuti pakaian Ana yang tersisa hanyalah bra dan celana dalam Ana.
Dion terus menyusuri tubuh Ana dengan lidahnya, dia mencium, menghisap tubuh mulus yang sangat membuat nya ketagihan untuk menikmati nya.
Ana yang berada duduk diatas tubuh Dion tak tinggal diam, dia membuka kaos dan mulai meraba dada Dion begitu sixpack. Tentu saja gairah Dion semakin membara, dia lalu merebahkan tubuh Ana diatas sofa dan mulai membuka bra dan celana dalam Ana dan melemparkan begitu saja.
Ia menyusuri tubuh Ana mulai dari leher hingga ke perut Ana. Ana mulai mendesah dengan kerasnya, ia merasa tubuhnya terbang untuk kesekian kalinya.
" Ah...ah..." Ana berteriak saat lidah Dion menari nari di liang miliknya. Dion begitu lihai bermain disana membuta Ana merasa tubuhnya bergetar hebat.
" Mas...a..aku "nafas Ana tersengal-sengal karena ulah Dion yang tidak mau beranjak dari liang miliknya.
" I...ini.... nikmat sekali...oh... sungguh aku..tidak kuat" kata Ana sambil menggoyang goyangkan pinggangnya.
Akhirnya Ana tidak dapat lagi menahan untuk tidak mengeluarkan cairan hangat miliknya, dengan tubuh yang bergetar, Ana mengangkat tubuhnya ke atas. Dia bener benar sudah diambang batas kenikmatan yang tiada tara
" Arghhh..ah...." Ana mendesah begitu panjang seiring cairan keluar dari liang miliknya.
Mau lagi.... wkwwwww 😁😁😁😁😁
Udah ah.... Author nya takut dosa...( becanda )
*****Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian.Yang udah like,komen dan vote author terimakasih banyak ya beb..😁😁😁😁😁😁
__ADS_1
See u to the next chapter*****