
Secepat kilat Miko langsung mengendarai mobilku dan menembus jalanan untuk sampai ke Apartemen nya.Miko mengendarai mobilnya diatas kecelakaan rata rata agar ia bisa langsung bertemu dengan Lia.
Begitu sampai dan memakirkan mobilnya, ia langsung berlari kelantai dua menuju Apartemen nya.
Pintu langsung terbuka ketika Miko menggesek kan Key card miliknya, Apartemen itu tampak sepi dan seperti nya Mina juga sudah pulang ketika sudah menyelesaikan semua pekerja nya.
Miko langsung menuju kamar mereka, ia melihat Lia yang sedang tertidur diatas ranjang besar milik mereka berdua.
Miko kemudian melihat dua buah taspack yang terletak diatas meja yang ada disamping kasur mereka. Mata Miko langsung berlinang melihat dua garis biru yang ada di taspack tersebut.
" Terima kasih Tuhan" kata Miko yang dipenuhi oleh keharuan
Iapun mendekat kerah Lia dan mengelus rambut nya dengan perlahan,tanpa terasa airmata Miko jatuh membasahi pipi Lia yang sedang tertidur.
Lia yang merasa sesuatu membasahi pipinya, perlahan mulai membuka matanya. Samar samar ia bisa melihat Miko yang sedang memandang wajahnya.
" Mas..apa itu kamu??" kata Lia
" Iya sayang...Ini mas"
Setelah mengumpulkan semua kesadarannya Lia akhirnya duduk dengan bantuan Miko.
" Sayang. " kata Miko sambil memeluk Lia
"Mas kok nangis ada apa??" tanya Lia penasaran
__ADS_1
" Terima kasih ya" kata Miko sambil mencium kening Lia dengan mesra..
" Untuk apa??"
" Untuk ini!!" kata Miko sambil mengelus perut Lia yang masih rata.
" Mas udah tau, kok bisa??" tanya Lia keheranan karena ia belum memberi tahu Miko sama sekali
" Aku tahu dari mama, kamu keterlaluan sayang masak mama tau duluan dari pada aku?? kata Miko memprotes Lia yang sama sekali tidak memberitahukan kehamilan nya.
" Habisnya mas selalu sibuk, sampai sampai ngakk ada waktu buat aku"
" Maaf sayang.. mulai hari ini aku akan usahakan pulangnya tidak kemalaman" kata Miko sambil membuat jari tangannya membentuk huruf V
" Janji" kata Lia meminta kesungguhan dari Miko dan Miko menganggukkan kepalanya
" Apa ini??" tanya Lia penasaran
Mikopun memberikan sebuah kotak kecil yang sengaja ia persiapkan dihari Anniversary mereka namun karena Lia keburu marah dan tidak mau berbicara dengannya maka Miko menunda memberikan hadiah tersebut sampai kondisi hati Lia benar benar membaik
Lia membuka sebuah kotak kecil yang diberikan oleh Miko dan begitu membuka kotak itu ternyata isinya adalah sebuah kalung dengan Liontin ML.
" Ini indah sekali" kata Lia dengan nada bahagia
" Maaf ya sayang kalau hadiah anniversary kita terlambat, habisnya kamu ngambek melulu jadi aku terlambat deh ngasihnya.."
__ADS_1
" Sini aku pakaikan" Mikopun mengambil kalung berinisial nama mereka berdua dan memakaikan nya dileher indah Lia.
" Cantik sekali" kata Lia sambil tersenyum, tidak terasa airmata Lia keluar dari kedua bola matanya.
" Kamu suka??" tanya Miko
" Iya.." Liapun langsung memeluk Miko dengan erat,
" Maaf jika aku terlalu egois" kata Lia
" Tidak kok sayang,...aku yang salah karena kurang memperhatikan dirimu, sekarang aku akan lebih bijak dalam menggunakan waktu. Aku tidak ingin kehilangan momen perkembangan anak yang sedang kamu kandung"
" Ah...aku masuk belum percaya kita akan segera menjadi orang tua" kata Lia
" Aku juga....sayang, semoga kamu dan anak kita selalu baik baik saja".
" Iya mas..tapi ngomong ngomong kamu pulang jam segini, apa tidak menggangu pekerjaan kamu??"
" Tidak kok sayang, lagian aku kan CEO nya jadi kamu tidak perlu khawatir"
" Sombong" kata Lia sambil memanyunkan bibirnya dan dengan segera Miko segera menempelkan bibirnya ke bibir Lia
" Manis sekali" kata Miko yang habis mencumbu istrinya sendiri
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.
__ADS_1
Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u