Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 114


__ADS_3

Jangan lupa like komen dan vote serta follow author ya para readers sekalian.


Happy reading...


_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _


Andra tidur dengan perasaan gelisah, dari tadi ia hanya menggeser posisi tubuhnya, murung kanan,murung kiri duduk, bangun dan tidur lagi. Andra benar benar gelisah menanti kepastian dari Ana.


" Bagaimana jika Ana lebih memilih Dion, apakan aku benar benar ikhlas??"


Andra melangkah keluar dan pergi menuju taman yang ada dibelakang rumahnya. Dia lalu duduk di kursi kayu, ingatannya kembali saat ia duduk disana bersama Ana.


" Sungguh menyenangkan mengingat hal yang berkaitan dengan Ana. Mendengar nama saja membuat hatiku merasa bahagia. Mungkinkah dia jadi milikku, jika memang Tuhan mengizinkan aku akan membuatnya menjadi wanita paling bahagia"


Andra termenung sambil memandang bintang yang begitu banyak malam itu.


" Seandainya Ana ada disini pasti malam ini akan jadi sempurna. Ah mungkin dia sudah tidur bersama mimpi mimpinya"


_________________________________________


Sementara Dion juga merasa gelisah keputusan Ana membuat dia benar benar menjadi seperti orang gila. Dia berjalan mondar mandir dikamar hotel VVIP yang tak jauh dari lokasi kantor Andra.

__ADS_1


" Bagaimana secepat itu kamu melupakan aku Ana, bagaimana dia bisa menggeser posisiku di hatimu, Ana apakah kamu akan meninggalkan aku begitu saja"


Dion lalu terduduk di atas kasur empuk kamarnya dengan wajah yang terlihat sangat frustasi. Lalu ia mengambil ponselnya dan segera memanggil Gio ke kamar nya. Tak butuh waktu lama Gio segera datang menghampiri Dion di kamar hotelnya.


" Ada apa pak??"


" Tolong kamu cari informasi dimana Ana tinggal sekarang??"


" Baiklah pak, besok saya akan langsung selidiki" Kata Gio dengan sigap.


" Apa tidak bisakah sekarang kamu selidiki??" desak Dion


"Maaf pak, ini sudah terlalu malam. Mungkin besok saja kalau bapak tidak keberatan" kata Gio yang begitu lelah seharian, apalagi karena sikap tuannya yang begitu labil seharian ini.


" Baiklah saya permisi pak"


Sekuat apapun Dion berusaha memejamkan matanya namun ia tidak berhasil, ia tidak sabar menunggu hari esok untuk dapat mencari keberadaan Ana dan mencoba berbicara padanya.


______________________________________


Pagi itu Andra terbangun agak terlambat, dia segera membersihkan tubuhnya dan segera menuju meja makan. Andra menatap sekelilingnya mencari keberadaan Ana namun ia tidak menemukannya. Matanya celingak celinguk mencari keberadaan Ana. Mora dan Lia hanya tersenyum melihat tingkah Andra, Lia mengedipkan matanya ke arah Tante nya.

__ADS_1


" Hmmm... cari siapa sih mas???" kata Lia santai sambil menyantap roti bakarnya.


" Hmm Lia, Ana dimana???"


" Pergi mas??" Jawab Lia enteng.


" Kemana??" tanya Andra dari suaranya jelas ia sangat khawatir.


" Tadi pagi dia pamit mau pergi karena ada urusan dan katanya lagi mungkin dalam waktu yang lama" kata Mora yang juga ikut mengerjai putranya.


Seketika Andra lemas dan tidak bersemangat, dia lalu beranjak keluar.


" Andra hari ini kamu pulang cepat, nanti ibu ada acara bersama anak yatim piatu di panti asuhan disini"


" Hmmm,,,,,kayaknya Andra ga bisa deh ma, Andra banyak pekerjaan" Kata Andra menolak permintaan mamanya.


" Pokoknya mama ngakk mau tau kamu harus datang, acaranya dimulai jam 3 sore"


Andra hanya terdiam dia meneruskan langkahnya dan melewatkan sarapannya, dia benar benar kehilangan selera makannya mendengar Ana pergi.


See u to the next chapter

__ADS_1


Terimakasih buat yang sudah like,komen ,vote dan follow AUHTOR ya. Vote yang banyak Agar author semangat up nya.


Maaf jika ada typo, author Sangat berterimakasih jika ada yang mengingatkan nya******.


__ADS_2