
Hari ini Dion memutuskan untuk pergi ke kanada untuk mengurus pabrik tekstil miliknya. Dion terpaksa meninggalkan Ana karena dia takut Ana kelelahan yang bisa mempengaruhi kondisi bayinya.
Ana sedang sibuk mempersiapkan keperluan Dion selama di Kanada, dia merapikan baju baju Dion dan memasukkan nya kedalam koper.
Dion yang baru saja mandi segera menghampiri istrinya yang sedang membereskan segala keperluan nya. Dion segera menghampiri Ana dan memeluknya dari belakang.
" Mas bikin kaget aja"
" Hmmm" kata Dion sambil mengecup leher belakangnya Ana.
"Mas geli kebiasaan deh"
" Biarkan mas melakukan sayang soalnya mas pasti rindu padamu"
" Emangnya mas berapa hari disana??"
" Mungkin dua Minggu sayang, mas akan usahakan cepat pulang"
Ana mengela nafas, berarti dua minggu ini dia akan tidur sendiri dan pasti ia akan sangat merindukan Dion.
" Kamu baik baik ya sayang, nanti kamu nginap di rumah mama biar ada yang temanin"kata Dion sambil mengelus rambut Ana.
Ana memeluk Dion,tak terasa air matanya mengalir, ini adalah kali pertama Dion meninggalkan nya dalam waktu yang lumayan lama.
__ADS_1
" Udah sayang jangan menangis, mas janji selama mas di Kanada mas akan rajin hubungi kamu"
Ana mengangguk sambil menyeka air matanya, Dion sebenarnya sangat sedih meninggalkan Ana apalagi saat ini Ana dalam keadaan hamil.
" Jangan nangis lagi nanti mas ngakk jadi pergi" kata Dion sambil menghapus sisa air mata Ana.
Dengan disupiri Jhoni akhirnya Ana pun mengantar Dion sampai di bandara. Begitu sampai di bandara Jhoni segera menghentikan mobil yang dikemudikan nya.
" Pak Jhoni bisa keluar sebentar" pinta Dion setelah mereka tiba di Bandara.
" Baik Tuan" kata Jhoni sambil keluar dari dalam mobil
" Sayang mas berangkat jaga diri baik-baik, doain mas biar semua kerjaannya lancar"
" Mas juga baik baik disana jangan lupa makan dan jaga kesehatan"
" Iya sayang"
Dionpun melepaskan dekapannya dan memandang wajah Ana dengan tatapan mesra, Dion kemudian mendekatkan wajahnya dan menggesekkan hidung nya ke wajah Ana dengan lembut. Dion kemudian mencium bibir Indah Ana dengan lembut sebagai tanda perpisahan.Setelah puas mencium Ana akhirnya Dionpun berangkat, Ana melambaikan tangannya sebelum Dion masuk ke bandara.
Jhoni segera membawa Ana pergi menuju kediaman Shanty mertuanya, selama Dion di Kanada Ana akan tinggal disana agar dia tidak kesepian.Setelah hampir 30 menit Ana pun sampai di rumah Shanty, dan tentu saja Shanty menyambut nya dengan bahagia.
" Sayang kamu udah datang" kata Shanty sambil memeluk Ana.
__ADS_1
" Ayo kita masuk sayang" kata Shanty sambil menuntun Ana masuk ke dalam rumah.
" Ma, papa dan Ray kemana??tanya Ana yang tidak melihat keberadaan papa mertuanya dan adik iparnya yang kocak itu.
" Biasalah sayang mereka pada sibuk dengan urusan masing-masing"
" Bagaimana keadaan kandunganmu sayang" kata Shanty sambil mengelus peri Ana yang sudah kelihatan padat.
" Sejauh ini semuanya baik baik aja ma,doain ya ma semoga lancar sampai lahiran"
" Pasti sayang mama akan selalu berdoa untuk kebahagiaan kalian"
" Oh ya kamu pasti lapar, ayo kita makan bi Ina sudah masak hidangan spesial untuk kamu"
" Mama ngakk usah repot-repot"
" Ngakk kok sayang, ayo " kata Ana sambil mengajak Ana ke meja makan.
Mata Ana membelak saat melihat hidangan yang tersaji di meja makan. makan.Semua hidangan ada di meja tersebut mulai dari menu ayam, ikan ,seafood yang dimasak dengan menu beragam
" Ma, kok makanannya banyak bangat yah"
" Ngakk apa apa sayang, ayo kita makan"
__ADS_1
Ayo like komen dan vote author ya biar authornya semangat