Menikahimu Takdirku

Menikahimu Takdirku
Episode 92


__ADS_3

Begitu pintu kamar Ana terbuka, Dion melihat pemandangan yang menyedihkan. Disana Ana tampak duduk di bibir jendela memandang ke arah luar, Airmata Ana membanjiri wajahnya, kesedihan tampak enggan berlari darinya.


" Sayang" kata Dion sambil mendekat ke arah Ana. Dia bersimpuh di kaki Ana sambil menatap dan memegang tangannya.


" Maafin mas sayang" kata Dion


Ana seolah tak mendengar kata-kata Dion, tatapan Ana kosong, dia tidak memperdulikan Dion yang sedang ada dihadapannya.


Melihat kondisi Ana, Dion menetes kan airmata. Dion tidak menyangka bahwa kondisi Ana akan seburuk ini saat kehilangan bayinya.


" Sayang maafin mas,,Ana mohon maafin mas ,,, maaf" Kata Dion tersedu sedu.


Dion berdiri dan memeluk Ana dengan erat namun Ana tetap tidak merespon nya. Ana seperti mayat hidup yang tidak memiliki jiwa.


Tiba tiba saja Bi Ina datang ke kamar Ana.


" Permisi non, Den Dion ada tamu diluar" kata Bu Ina dari luar kamar tersebut.Dionpun membuka pintu.


" Ada apa Bi"


" Eh itu den ada Karin di bawah, disitu juga ada nyonya"


" Apa??"

__ADS_1


Mata Dion membelak, dia menatap Ana yang raut wajahnya bertambah sedih.


" Tunggu disini ya sayang, kamu tenang aja kali ini mas ngakk akan buat keputusan yang salah"


Dion segera turun ke bawah, ternyata disitu sudah ada Karin dan Shanty yang sedang berdebat.


" Dion kenapa berani beraninya wanita ini menginjak rumah ini, cepat bawa dia keluar".


" Kamu ngapain kesini??" kata Dion sambil menarik tangan Karin keluar namun dengan cepat Karin menepis nya.


" Mas aku ngakk mau pokoknya mas harus tanggung jawab" kata Karin membuat semua orang yang ada disitu terkejut.


" Apa maksud kamu Karin, kamu jangan coba coba merusak rumah tangga anak saya" kata Shanty dengan emosi.


" Saya hamil mas, dan Karin ingin minta tanggung jawab"


" Apa??? kamu hamil??" kata Dion dengan mata membelak.


" Tidak mungkin " kata Ana yang tiba tiba muncul


Dion terkejut dengan kedatangan Ana


" Pokoknya mas harus tanggung jawab" Kata Karin sambil memegang tangan Dion.

__ADS_1


Ana berlari ke kamar nya, kini penderitaannya terasa lengkap. Setelah kehilangan bayinya dia juga harus menerima kenyataan bahwa selingkuhan suaminya hamil.


" Ya Tuhan aku tidak sanggup lagi, aku ngak sanggup dengan semua Kenyataan ini"


Ana menangis sampai sesegukan, dia tidak perduli lagi dengan semua yang ada. Dia lalu mengambil koper dan memasukkan beberapa pakaiannya.


Lalu ia turun ke bawah sambil membawa koper tersebut.Dion yang melihat Ana membawa koper langsung mencegahnya .


"Sayang kamu mau kemana???" kata Dion panik.


" Iya sayang kamu jangan pergi mama mohon" kata Shanty yang juga ikut memohon.


" Ma maafin Ana tapi kalau terus disini Ana vusa gila, Ana mohon tolong biarkan Ana pergi agar Ana bisa dapat ketenangan"


" Sayang jangan tinggalin mas, mas mohon" Kata Ana sambil menggenggam tangan Ana.


Karin yang melihat Dion memohon langsung merasa cemburu, dia langsung menarik Dion.


" Mas biarin aja dia pergi dan kita segera menikah" kata Karin


" Karin benar mas, mas harus tanggung jawab dengan perbuatan mas dan aku juga ngakk mau hidup dengan laki laki yang tidak punya pendirian"


Dion terdiam perkataan Ana, kata kata Ana begitu menusuk hatinya.

__ADS_1


Jangan lupa like komen agar authornya semangat.....


__ADS_2