
Setelah sarapan dengan suasana dingin akhirnya Sely dan Andra kembali ke room suite mereka. Selama sarapan Andra tak lagi mengucapkan sepatah katapun, moodnya benar benar sudah rusak karena perkataan Sely.
Begitu sampai di kamar mereka Andra segera mengunci pintu kamar tersebut.
" Duduk" kata Andra memberikan perintah,
" Sampai kapan kamu bisa percaya padaku???apa selama kita bersama apakah kamu akan terus begini??"
Sely hanya diam saja, dia tak mampu menjawab pertanyaan dari suaminya, Sely duduk tertunduk sambil meremas jari tangannya.
" Sekarang aku mau dengar jawaban kamu???,apa kemauan mu dan mau dibawa pernikahan kita, karena hubungan yang tidak beralaskan kepercayaan pasti tidak akan bertahan!!!"
" Katakanlah aku siap mendengar jawaban dan keputusan mu"
Namun Sely hanya diam saja, bahkan kini airmata mulai menggenang di pelupuk matanya.
" Ak....aku masih ragu mas" kata Sely dengan jujur
Andra mengela nafasnya dengan dalam, sungguh ia tidak menyangka Sely masih meragukan nya bahkan ketika mereka sudah sampai di tahap pernikahan.
" Baiklah jika memang kamu meragukanku, Kita kan bercerai setelah bayi itu lahir"
Bagai petir disiang bolong Mata Sely membelak saat mendengar keputusan suaminya, apa yang ditakutkan nya akan segera terjadi. Sely lalu berdiri dan menatap Andra dengan penuh kesedihan dan air mata.
" Apa maksud mu mas???"
__ADS_1
" Bukankah itu yang kamu selalu katakan bahwa aku akan meninggal mu setelah bayi itu lahir dan kamu bilang aku akan mengambil anak itu darimu,tapi percayalah aku tidak akan mengambilnya. Kamu yang akan merawat bayi itu setidaknya dia akan punya ayah saat dia lahir"
" Mas kenapa kamu tega berkata seperti itu"kata Sely dengan suara yang sudah mulai terisak Isak, hatinya hancur berkeping keping mendengar ucapan Andra.
" Kamu yang membuat nya Sely, kamu telah merusak suasana yang indah ini. Asal kamu tau aku benar benar merancangnya hanya untuk kamu dan anak kita. Aku ingin kamu bahagia itu bukan semata hanya kerena anak yang kamu kandung tapi karena aku memang mencintai dan menyayangi mu"
" Lalu kenapa kamu berkata Cerai mas"
" Karena aku tahu lagi harus berkata apa untuk membuat mu yakin, ternyata usahaku untuk membuat bahagia dan merasa kucintai ternyata gagal"
Perasaan Sely seperti ditusuk ribuan pisau, kata kata Andra membuat nya ditusuk rasa bersalah, Sely sadar telah merusak semua hal hal indah yang seharusnya mereka rasakan saat ini.
Sungguh Sely merasa dirinya wanita terbodoh telah meragukan perasaan Andra padanya, ingin rasanya Sely kembali menarik nkata kata itu kembali agar suasana yang seharusnya indah tidak menjadi hancur seperti saat ini.
"Aku akan keluar dulu, sebaik nya kamu pikirkan masalah ini baik baik"
Sely menekan wajahnya di balik punggung Andra diikuti tangisan yang begitu terdengar memilukan.
" Maaf kan aku mas, Aku minta maaf" kata Sely tambah terisak, mendengar hal itu Andra merasa bersalah karena telah berkata kasar padanya. Andra membalikkan badannya sehingga bisa berhadapan dengan Sely.
" Aku . ...aku tidak ingin berpisah" kata Sely
" Jangan katakan itu mas"
Andra langsung menarik Sely ke pelukannya dan mendekapnya dengan rasa cinta.Sungguh ia merasa menyesal telah mengucapkan kata kata bercerai
__ADS_1
" Mas minta maaf sayang, mas juga ngakk ingin pisah dari kamu" kata Andra sambil mencium pucuk kepala Sely beberapa kali.
Sely menengadahkan kepalanya agar bisa melihat Andra dengan jelas.
" Lihat mataku" kata Andra sambil menatap dalam ke dalam mata Sely
" Apa kamu masih meragukan ku??" Tanya Andra.
Sely menggelengkan kepala sambil mencoba tersenyum disela sela airmatanya.
" Jangan menangis lagi, kamu jelek sekali" kata Andra sambil menghapus airmata Sely.
" Sungguh aku tidak bisa melihat mu menangis, aku selalu ingin melihat senyuman mu "
Selypun tersenyum dan sambil mengangkat sedikit tumit kakinya, Sely menempelkan bibirnya ke bibir Andra. Kali ini Sely mengambil sikap berani untuk mencium Andra duluan.
" I love you mas, aku ingin bersamamu sampai maut memisahkan kita" kata Sely dengan pelan.
Andra kembali mencium bibir Sely dengan gemas, hatinya merasa hangat saat Sely mengatakan jika ia mencintainya.
" Jangan meragukan ku lagi sayang" kata Andra berbisik di telinga Sely
" Tidak akan"
Sebelum baca Author ingatkan ya jangan lupa like komen, fill dan vote Author sebanyak banyaknya ya....
__ADS_1
Happy reading beb....