
Sely berusaha mengumpulkan semua kesadarannya karena merasakan tempat tidur bergerak gerak. Dengan rasa kantuk yang luar biasa Sely berusaha membuka matanya walaupun sebenarnya ia ingin sekali tidur.Perlahan akhirnya mata Sely terbuka dan samar samar ia melihat Andra yang sedang duduk di tepi ranjang, ia segera tersadar dan ia mengingat ia tertidur sebelum Andra kembali.
" Mas" kata Sely dengan suara serak, Andra menoleh kearahnya
" Sayang kamu kok terbangun??"
" Habisnya tempat tidur nya gerak gerak terus"
" Eh. ....maaf ya mas ngakk bisa tidur!!"
" Kenapa mas???"
Andra menggaruk kepalanya, dalam hati ia tidak mungkin menjelaskan bahwa daritadi juniornya menegang dan tidak mau diajak kompromi.
Mata Andra tiba tiba tertuju boasa buah dada Sely yang kelihatan menggoda apalagi karena ia menggunakan bra berwarna putih membuat bentuknya terlihat nyata.
Merasa diperhatikan tingkah Sely langsung berubah menjadi kikuk, ia menundukkan kepalanya.Andra tersenyum melihat sikap malu malu istrinya itu.
Andra kemudian menarik Sely ke pelukannya dan membelai rambut Sely dengan penuh kasih sayang.
" Mas akan selalu menyayangi mu sayang" kata Andra sambil melepaskan pelukannya, ia memandang lekat ke arah wajah Sely.
Wajah mereka kini sangat berdekatan sehingga Sely dapat mencium aroma nafas Andra yang memberikan kesan jantan.Dada Sely bergemuruh hebat saat Andra mulai mendekatkan bibirnya, Sely menutup matanya karena ia tahu apa yang akan terjadi.
Dengan ciuman lembut itu, Sely seolah melayang didalamnya meskipun ciuman itu tidak agresif tapi menimbulkan kesan yang cukup dalam. Andra kemudian mencoba menjalarkan tangannya ke bagian dada yang dari tadi membuat junior Andra penasaran.
Seketika Sely merasa panik dan segera melepaskan ciuman Andra....
" Yap dia teringat akan kenangan masa lalu yang menyakitkan itu lagi.
"Mas .... maaf tapi aku takut" kata Sely yang mulai dibanjiri keringat di keningnya.Andra langsung paham apa yang dimaksud Sely, ia menarik panjang dan memeluk Sely kembali.
__ADS_1
" Apa karena hal itu???"
Sely mengangguk dengan perlahan, wajahnya tampak ketakutan.
" Maaf tapi...itu... sangat menyakitkan"
" Sayang kamu tidak perlu takut, aku tidak akan menyakitimu, biarkan saja naluri berjalan jangan ada ketakutan agar kita sama sama bisa menikmatinya"
" Ta......ta.....Pi"
" Baiklah kalau kamu belum siap tak apa, lebih baik kita tidur sekarang mas mau ke kamar mandi"
" Mas mau ngapain???"
" Mau nyelsain ini, daripada mas ngakk bisa tidur" kata Andra sambil memegang juniornya yang sudah menegang hebat.
Andra hendak beranjak pergi namun Sely segera menahannya.
" Ta...Pi" kata Andra ragu
" Cepat atau aku akan berubah pikiran" Ancam Sely.
Begitu dapat lampu hijau dari sang istri,Andra langsung melakukan aksinya.
" Aku akan melakukan dengan perlahan jadi kamu tidak usah takut" bisik Andra ditelinga Sely membuat darah Sely tiba tiba saja memanas.
Andra kembali menempelkan bibirnya di bibir Sely, ia melakukan dengan lembut dan penuh cinta agar Sely tidak ketakutan. Sely mencoba melupakan bayangan kelam itu, kali ini ia membayangkan bahwa Andra sekarang sangat mencintai nya, sehingga gelora hatinya mulai bergairah.
Setelah cukup lama berciuman Sely kini sudah mulai bisa membalas ciuman suaminya meskipun masih kaku tapi ia berusaha mencoba.
Tubuh Sely bergetar hebat saat lidah Andra menjulur di leher jenjangnya,rasanya sungguh geli namun gairahnya semakin terbakar sampai sampai bagian bawahnya sudah mulai basah. Andra lalu menyibak ligrie tipis Sely dan melemparkannya begitu saja.
__ADS_1
Lidah Andra terus saja bermain main dengan tubuhnya hingga ludah itu bermain dip4t1ng nya membuat Sely semakin bergetar sampai sampai Sely menggigit bibirnya pertanda ia sudah terangsang hebat.
" Ahhhhh....." satu desahan berhasil Lilis dari mulut Sely karena Andra begitu pandai memainkan P4t1ngnya. Tubuh Sely terus saja menggeliat liat membuat Anda a tidak bisa lagi menahan hasratnya, ia lalu membuka semua atributnya dan juga g string Sely sebagai penutup terakhir.
Andra tampak begitu terhenyak melihat pemandangan luar biasa milik Sely, ia lalu membuka kedua kaki Sely dengan perlahan awalnya Sely menolaknya namun Andra tetap bersikeras membukanya dan pada akhirnya Sely pasrah saja.
Tempat itu sudah tampak basah, Andra kemudian menunjukkan lidahnya kedalam gua yang sempit itu dan sontak saja membuat Sely benar benar terkejut. Sely memejamkan matanya menahan seluruh kenikmatan yang ada di sekujur tubuhnya.
" I...ini ...luar biasa"
" Ah....arghhh...." Sely tidak bisa menahan desahannya, ia merasa seluruh tubuhnya terkena tegangan kenikmatan yang melampaui batas, ia setengah terduduk dan mulai menjambak rambut Andra pertanda dirinya sudah berada si Awang Awang kenikmatan.
" mas aku sudah tidak kuat"kata Sely dan kemudian menghembuskan tubuhnya ke ranjang dan kembali menggeliat, ia merasa denyutan kuat di daerah miliknya seolah ingin keluar
Andra tau kini Sely telah benar benar terlena dengan sentuhan nya, setelah merasa cukup Andra kemudian menancap kan senjata ampuh miliknya.
" Arghhh...." Sely mengerang sangat hebat ketika junior Andra masuk ke liang miliknya.
" Apa kamu merasa kesakitan??"
" Tidak mas...ini luar biasa" kata Sely, Andra dengan perlahan mulai memaju mundur kan tubuhnya.
Sely sudah tidak dapat lagi mengontrol diri nya, semakin Andra bergerak cepat semakin ia merasa kan ada sesuatu yang ingin keluar dari liang miliknya, nafas Sely mulai terputus putus dan ritme jantung nya naik lima kali lipat..
Dan pada saat .Andra semakin mempercepat gerakan nya, Sely tiba tiba saja meneriakkan namanya diiringi cairan hangat yang menyembur dari liang nya.
Maaf author nya kebablasan 😂😂😂😂😂😂😁😁😁
Jangan lupa like komen dan vote serta follow author ya....
See u to the next chapter
__ADS_1