
" Aku ingin pulang, aku sudah merasa baikan sekarang"pinta Sely, ia sungguh merasa mulai di ruangan VVIP tempat ia dirawat
"Kamu yakin sudah benar benar pulih???" Tanya Andra dengan penuh rasa khawatir.
" Iya lagian aku harus segera kembali ke cafe, aku takut mereka akan mencari ku"
" Kamu baru dirawat selama 3 jam, aku rasa kamu belum benar benar pulih, kalau masalah cafe aku akan bicara langsung dengan pak Stefen. Mulai hari ini kamu tidak boleh lagi bekerja, aku ingin setelah kita menikah kamu hanya fokus mengurus anak yang ada dalam kandungan mu " kata Andra menenangkan.
" Tapi aku ingin pergi dari sini, tampaknya ruangan ini sangat mahal" kata Sely
"Ya ampun kamu ini, kamu tidak usah memikirkan masalah biayanya, aku sudah bersedia menanggung nya. Kamu tidak usah khawatir lagi ya"
" Ah memang enak jadi orang kaya, mau ngapain aja bebas"batin Sely
" Aku akan panggilkan dokter untuk memeriksa mu, aku ingin kamu benar benar pulih dan ingat kamu jangan pernah pergi kemana mana"
Dokter pun segera datang ke ruanga dan mengecek seluruh kondisi yang berhubungan dengan kesehatan Sely.
" Keadaan cukup membaik tapi sebaiknya kita harus menambah satu atau dua botol cairan infus lagi agar stamina pasien benar benar stabil"kata Dokter
" Tapi saya sudah merasa sehat Dokter, saya ingin segera pulang " Pinta Sely
__ADS_1
" Saya mengerti Bu Sely tapi anda juga harus memikirkan kondisi kesehatan janin anda,mungkin besok pagi anda baru bisa pulang"
" Tapi dok...."
" Sudahlah Sely kamu turutin aja apa yang dikatakan dokter, kita pulang besok pagi" kata Andra membuat Sely tak bisa berbuat apa-apa.
" Ya sudah kalau begitu saya permisi, suster akan segera datang untuk mengganti cairan infus anda"
" Terimakasih dokter" kata Andra
" Kamu sudah dengar apa yang dikatakan dokter padamu,kita baru pulang besok pagi.
" Siapapun tak ada yang betah dirumah sakit, tapi demi kesehatan orang orang harus rela dirawat demi kesehatan, bagitu juga denganmu Sely, ini bukan hanya tentang dirimu tapi juga bayi kita" kata Andra sambil mengelus perut Sely.
" Serrrrrrrrt" tiba tiba aliran darah Sely bertambah cepat karena sentuhan Andra, jantungnya berdegup dengan kencang serta wajahnya terasa panas, apalagi saat Andra tersenyum padanya, ingi rasanya Sely terbang bebas ke angkasa.
" Ya ampun apa yang terjadi denganku, mengapa aku merasa kepanasan. Aduh aku tidak tahan menatap mata indahnya. Aku bisa gila melihat senyuman yang begitu menawan"
" Kamu kepanasan ya Sel?? wajahnyamu sedikit memerah?? tanya Andra
" Ti...tidak aku tidak kepanasan. Hanya...hanya Saja...." Sely tak tahu apa yang harus dikatakannya.
__ADS_1
" Hanya apa??? apa ada yang salah??"
" Ti...tidak tentu saja tidak" Kata Sely
" Baiklah...kalau kamu butuh apa apa, kamu jangan segan segan untuk memanggil ku"
" Baiklah" Kata Sely sambil tersenyum tapi hatinya dag dig dug tak karuan.
" Aku akan keluar sebentar, aku akan menelfon mama dan memberitahukab kabar bahagia ini"kata Andra sambil pergi keluar ruangan Sely.
Begitu Andra pergi, Sely tampak bisa bernafas lega, kegugupan nya kini sudah muali hilang
" Apa yang terjadi dengan ku??? mengapa setiap dia tersenyum rasanya jantungku mau copot, apalagi saat dia mengelus perutku, aku hampir terbang ke langit. Ya Tuhan aku tidak tahu apa yang terjadi padaku, sebelumnya aku tidak pernah merasakan hal seperti ini"
Sely melihat jam dinding yang ada diruangan nya, jam masih menunjukkan pukul 4 sore.
" Ya ampun apa yang akan kulakukan di rumah sakit ini? aku akan menginap disini semalaman,apa yang harus kulakukan, aku dam mas Andra akan ada di ruangan ini selama satu malam, apa yang harus kulakukan??"
Terimakasih untuk semua dukungan untuk novel " Menikahimu Takdirku"Author sangat mengucapkan terimakasih.
Sebelum baca jangan lupa like komen dan vote serta follow author ya...
__ADS_1